<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8876234604453952038</id><updated>2012-02-16T19:11:33.742+07:00</updated><category term='PEPATAH'/><category term='RENUNGAN'/><category term='Pantun'/><category term='PUISI'/><category term='KHUTBAH'/><category term='BINGUNGILOGI'/><category term='SERBA-SERBI'/><category term='ARTIKEL PENDIDIKAN'/><category term='PUSTAKA'/><title type='text'>Wellcome to Effendy Alhajj</title><subtitle type='html'>Be Yet Wisher</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Effendy Alhajj</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10635396318028267105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SiYXZe54YwI/AAAAAAAAABI/nhOkFPDgV6c/S220/KELUARGA2.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>18</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8876234604453952038.post-8248116685652241394</id><published>2009-06-15T15:40:00.000+07:00</published><updated>2009-06-15T15:41:56.259+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KHUTBAH'/><title type='text'>TEKS KHUTBAH</title><content type='html'>Jamaah Rahimakumullah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini pajar Syawal 1428 H memancarkan sinar kemenangan, ditandai dengan takbir, tahmid dan tahlil menghantarkan kita ke penghujung Ramadhan yang menggoreskan seberkas prestasi ibadah puasa kita sebagai pengakuan imani kepada-Nya.&lt;br /&gt;Dan inilah kurikulum kehidupan Ramadhan yang disabdakan Rasul saw ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…barangsiapa yang berpuasa ramadhan dengan “imanan dan ihtisaban”maka Allah hapuskan segala dosanya yang akan datang…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa indah kenangan yang ditinggalkan ramadhan, berulang-ulang ritme peristiwa religius ini melintas di tengah-tengah atmosfir kehidupan kita sesuai dengan dinamika usia kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sayang, kita tidak mampu menyikapi secara relegi dan hakiki. Idulfitri sering kita asosiasikan dan sosialisasikan secara kerdil dan sempit.&lt;br /&gt;Barangkali terlalu rendah nilai Idulfitri, jika hanya kita presentasikan dalam format pakaian baru, ketupat lebaran, tukar-menukar parcel, kiriman sms, kiriman kartu lebaran dan lain sebagainya asesoris hedonisme duniawi.&lt;br /&gt;Sebab Idulfitri lebih tinggi derajatnya dari segala bentuk gegap-gempitanya pesta hura-hura pasca ramadhan.&lt;br /&gt;Simbolisme religius Idulfitri tidak bisa diwakili oleh romantisme kultural forum halal bi halal, karena tidak bersentuhan sama sekali dengan dialektika baik nilai sosial maupun teologis yang sesungguhnya dikandung dan dituntut oleh konteks nilai Idulfitri itu sendiri.&lt;br /&gt;Sehingga Idulfitri bukanlah milik mereka yang berpakaian baru, punya makanan yang lezat, bisa pulang kampung – mudik lebaran atau bukan pula milik mereka yang secara demonstratif larut dalam  ritus ”halal bi halal” ala tradisi kebudayaan kita selama ini.&lt;br /&gt;Idulfitri milik hamba Allah yang tingkat kepatuhan Ilahiyahnya menyubur, mentalitas religiusnya membaik, perspektif dimensi khilafahnya bersifat makruf dan langit-langit rohaninya penuh taburan nuansa takwa plus kebersihan hati dan lingkungannya, terpelihara, adipura ruhi dan jasadinya membentang keteladanan, lulus menjadi manusia sejati – kembali, lahir dari sejarah pengembaraan dalam mencari dan menemukan simpul-simpul kebenaran Ilahi, sehingga jati diri dan etos kemakhlukan insaniyahnya menjadi semakin paripurna.&lt;br /&gt;JAMAAH RAHIMAKUMULLAH,&lt;br /&gt;Sungguh teramat panjang rentang sejarah, realitas wacana keagamaan kita terperangkap dalam sangkaan-sangkaan kerdil tentang kesucian Idulfitri.&lt;br /&gt;Mengapa ketika peta pemahaman agama semakin luas dan gairah keimanan semakin meningkat tetapi Idulfitri masih tetap kita aktualisasikan secara konservatif dan sempit sebagai kelegaan personal dan kegembiraan sosial sesaat, dalam bentuk budaya konsumtivisme ? Bukankah hal ini bermakna bahwa ajaran agama berupa puasa ramadhan terkesan sebagai pengekangan atau keterpaksaan ritus, bukan kepatuhan religius yang ditaruh di atas basis keimanan ?&lt;br /&gt;Kemudian ketika kekangan tersebut dilepaskan, maka kitapun tenggelam dalam euphoria ”balas dendam” ! Tidakkah fenomena seperti ini sangat bertolak belakang  dengan kontekstual ramadhan yang mengajarkan ”imsak” / nilai-nilai menahan dalam berbagai aspek untuk  diimplementasikan di luar bulan suci ramadhan ?.&lt;br /&gt;Sangat disayangkan, justru di Idulfitri ini sering terjadi proses sublimasi nilai-nilai . Gerbang Syawal yang semestinya merupakan langkah awal restorasi jatidiri, untuk menapak hari esok yang lebih religi, tetapi sering kita kotori dengan sangkaan-sangkaan takhayul tantang ajaran agama, melalui prilaku foya-foya dan kemubabadziran yang sangat bersinggungan dengan kekufuran dan prilaku setan.&lt;br /&gt;Al-Qur’an mengingatkan ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...”sesungguhnya mubadzir itu, bersaudara kembar dengan setan dan setan adalah musuh yang nyata”...&lt;br /&gt;Di pentas Idulfitri, kita mempertontonkan kembali sepak terjang kita sebenarnya, wajah bopeng kita sesungguhnya  yang penuh keserakahan, kecurangan, kecongkakan, asosial, asusila, penuh tipu daya dalam melakukan perampokan-perampokan struktural terhadap milik hak-hak orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal Idulfitri menurut filosofi syariat agama adalah hari kemenangan. Kemenangan yang fithri (suci) melalui proses pembasuhan kedekilan masa lalu dengan metode berpuasa di bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;Tetapi melalui sebuah perenungan jujur dan bening, berhakkah kita memperoleh kemenangan tersebut, jika level dan kualitas puasa Ramadhan kita baru pada tingkat elementery, tingkat dasar, sebatas tidak makan dn tidak minum dari imsak hingga berbuka ?&lt;br /&gt;Sementara kita masih belum sanggup melaksanakan puasa sosial, puasa ekonomi dan puasa-puasa lainnya yang tidak menggunakan sewenang-wenang pedang kekuasaan yang kita genggam dan puasa agar tidak menindas antar sesama ?&lt;br /&gt;Kita manusia pada filosofnya adalah anak-anak yang tak pernah dewasa yang dalam dinamikanya dikendalikan dan dikungkung oleh keegoan diri kita, perilaku kanibalisme antar sesama merupakan catatan yang tidak pernah usang dalam prasasti sejarah kehidupan anak manusia.&lt;br /&gt;Kita sering mempertahankan ego pendapat kita dan bahkan kita mengabaikan pendapat orang lain, kita bersikeras dengan satu hujjah dan menganggap remeh hujjah orang lain.&lt;br /&gt;Itulah panggung peradaban kita dalam rivalitas keegoan kita, al-Qur’an mengingatkan kita,  manusia itu ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...” dzalim lagi bodoh ”...&lt;br /&gt;JAMAAH RAHIMAKUMULLAH,&lt;br /&gt;Persoalan kalah – menang, lemah – kuat, menguasai dan dikuasai adalah sejarah peradaban manusia, karena kemenangan dalam peta pemahaman budaya kita adalah bagaimana menciptakan kekalahan terhadap pihak lain.&lt;br /&gt;Kemenangan  sejati (                             ) bukanlah kemenangan atas kekalahan orang lain. Kemenangan sejati adalah kemenangan menghadapi diri sendiri dalam menaklukkan  nafsu keakuan yang berkobar-kobar.&lt;br /&gt;Bukankah sabda popular Rasul saw mengatakan bahwa kemenangan agung itu hanya bisa diperoleh melalui peperangan sengit melawan hawa nafsu sendiri !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musuh utama kita bukanlah siapa-siapa, melainkan nafsu kita sendiri, peperangan tersebut telah kita laksanakan sebulan penuh melalui metode puasa Ramadhan.&lt;br /&gt;Hakikat puasa Ramadhan adalah upaya untuk memerdekan diri dari segala jajahan nafsu sendiri guna memperoleh kembali kefitrian diri yang sejati, karena kefitrian inilah sebenarnya dicari dan diharapkan oleh jiwa manusia yang hakikatnya memang fitri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8876234604453952038-8248116685652241394?l=effendyalhajj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/feeds/8248116685652241394/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/teks-khutbah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/8248116685652241394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/8248116685652241394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/teks-khutbah.html' title='TEKS KHUTBAH'/><author><name>Effendy Alhajj</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10635396318028267105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SiYXZe54YwI/AAAAAAAAABI/nhOkFPDgV6c/S220/KELUARGA2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8876234604453952038.post-9016417307815509849</id><published>2009-06-15T15:24:00.005+07:00</published><updated>2009-06-15T15:38:54.090+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SERBA-SERBI'/><title type='text'>SERBA-SERBI</title><content type='html'>SERBA-SERBI&lt;br /&gt;oleh : Effendy Asmawi Alhajj&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SjYHT9ZG9AI/AAAAAAAAACQ/n_KRqELWsm0/s1600-h/renung.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SjYHT9ZG9AI/AAAAAAAAACQ/n_KRqELWsm0/s320/renung.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347469647027827714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desain Sampul : EA’s Computer&lt;br /&gt;Lay Out  : Mutiara Offset&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak cipta dilindungi undang-undang&lt;br /&gt;All right reserved&lt;br /&gt;@ 2008 EA&lt;br /&gt;http ://www.hmeasmawi.com&lt;br /&gt;e-mail : effendy@hmeasmawi.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cetakan I,  Juli   2008 / Rajab 1429&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diterbitkan oleh :&lt;br /&gt;Yayasan Paramakkiya Batam&lt;br /&gt;PO. Box 1002/BTAMN-Batam 29444&lt;br /&gt;Telp. 0778 – 7020324 HP. 08127002701&lt;br /&gt;Fax, 0778 – 451547&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SjYHuHnqpgI/AAAAAAAAACY/Fsuk4jiqQig/s1600-h/senyum.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 155px; height: 160px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SjYHuHnqpgI/AAAAAAAAACY/Fsuk4jiqQig/s320/senyum.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347470096449840642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;VISIT BATAM 2010&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SjYII4T_EyI/AAAAAAAAACg/z1qzv85zdG0/s1600-h/karikatur.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 207px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SjYII4T_EyI/AAAAAAAAACg/z1qzv85zdG0/s320/karikatur.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347470556197229346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai cara dan langkah dinamis yang dilakukan Pemerintah, khususnya Dinas Pariwisata dalam menyongsong Visit Batam 2010&lt;br /&gt;memberikan pemahaman dan sosialisasi khususnya bagi tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh budaya dan berbagai tokoh-tokoh yang penting tokoh, hahaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari perbincangan dengan tokoh tersebut, bukan saja membicarakan tentang strategi tapi juga berbagai hambatan dalam menyukseskan yang namanya binatang pariwisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari diskusi ke diskusi, bahkan perbincangan yang bukan saja formatif dari suatu produk pariwisata secara komprehensif sampai kepada hal-hal yang setengah syumul sampai nyeleneh sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut teman-teman saya, Pariwisata itu yang bermakna perjalanan yang sempurna dengan keteraturan dan keamanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau objek wisata itu kita sich gudangnya, cuma kita belum mampu mengelola secara lintas proporsional apalagi professional hingga bisa menyaingi Singapura dan Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai teori bahkan strategi telah diatur untuk Visit Batam 2010 dan saya tertarik dengan pendapat teman saya karena kemampuan dan pengalamannya kali, hingga ia berujar ;&lt;br /&gt;…Mas, sempeyan nggak usah pakai teori dan strategi yang jitu yang penting ada komitmen dan kesungguhan saja insya Allah kita sukses.&lt;br /&gt;Tapi bagaimana, kita acara yang seharusnya pukul 08.30 baru dimulai pukul 11.00 ? dimana komitmen kita ? and seorang teman saya yang cukup sepuh ia berujar ; &lt;br /&gt;Budaya lambat atau dilambatkan dalam sebuah acara  itu perlu dan itulah nilai wisata yang tinggi nilainya, hahaha dan on time di negeri ini adalah suatu  hal  yang langka !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu perlu dipelihara acara/event yang semrawut alias aneh-aneh itu juga unsur seni yang cukup tinggi bahkan kebodohan juga perlu dipelihara hingga menjadi jahil muraqqab dan ini unsur budaya dan seni yang termahal harganya, hahahah ! negeriku, negeriku !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Manajemen Dinosauros&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SjYIYqgSNDI/AAAAAAAAACo/AlhTrsjY-gY/s1600-h/dino.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 275px; height: 160px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SjYIYqgSNDI/AAAAAAAAACo/AlhTrsjY-gY/s320/dino.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347470827368625202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara mengenai manajemen sangat asyk dan mengasyikkan, lebih-lebih lagi membicarakan tentang manajemen sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah dengan berbagai aspek dimensinya memberikan gambaran betapa dahsyat dan seru, unik dan komprehensifnya tuntutan dan cabaran, baik pelangi yang membentang di siang hari, kadang sirna di telan mentari kadang tampak ranggi apabila redup ditelan saujana senja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8876234604453952038-9016417307815509849?l=effendyalhajj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/feeds/9016417307815509849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/serba-serbi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/9016417307815509849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/9016417307815509849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/serba-serbi.html' title='SERBA-SERBI'/><author><name>Effendy Alhajj</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10635396318028267105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SiYXZe54YwI/AAAAAAAAABI/nhOkFPDgV6c/S220/KELUARGA2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SjYHT9ZG9AI/AAAAAAAAACQ/n_KRqELWsm0/s72-c/renung.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8876234604453952038.post-3639632168763139103</id><published>2009-06-15T14:43:00.007+07:00</published><updated>2009-06-15T15:14:03.009+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL PENDIDIKAN'/><title type='text'>SAUJANA LAWATAN PENGEMBANGAN WAWASAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SjX_ltqm8gI/AAAAAAAAACI/Isfbr3GEoVg/s1600-h/LOGO+KEPRI.png"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 207px; height: 276px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SjX_ltqm8gI/AAAAAAAAACI/Isfbr3GEoVg/s320/LOGO+KEPRI.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347461155950883330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;SAUJANA LAWATAN&lt;br /&gt;PENGEMBANGAN WAWASAN &lt;br /&gt;PENGELOLAAN PENDIDIKAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU&lt;br /&gt;KE - NEGERI  JIRAN  MALAYSIA  2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA&lt;br /&gt;PROVINSI KEPULAUAN RIAU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGEMBANGAN WAWASAN PENGELOLAAN&lt;br /&gt;PENDIDIKAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KE- MALAYSIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26 – 30  DESEMBER  2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA&lt;br /&gt;PROVINSI KEPULAUAN RIAU&lt;br /&gt;2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DINAMIKA PENDIDIKAN DI NEGERI JIRAN&lt;br /&gt;LAWATAN PENGEMBANGAN WAWASAN PENGELOLA&lt;br /&gt;PENDIDIKAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;A. PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau mengadakan lawatan/kunjungan ke negeri jiran Malaysia.&lt;br /&gt;Kunjungan ini merupakan “studi pengembangan wawasan pengelola pendidikan” sebagai wacana dalam menarik garis komulatif memacu pendidikan di Provinsi Kepualuan Riau yang merupakan provinsi muda setelah pemekaran dengan Provinsi Riau.&lt;br /&gt;Hal ini sangat bermanfaat dalam inovasi proses perbaikan pembelajaran sebagai “comperative” demi kemajuan pendidikan di masa yang akan datang, khususnya di Provinsi Kepulauan Riau ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. MOTTO&lt;br /&gt;“ MEWUJUDKAN PEMERATAAN PENDIDIKAN YANG BERPANCANG AMANAH BERSAUH MARWAH “&lt;br /&gt;“Semangat dan tekad serta azam masyarakat Provinsi Kepulauan Riau dalam menuju cita-cita luhurnya yakni masyarakat sejahtra, cerdas dan berakhlak mulia”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. TUJUAN&lt;br /&gt;Lawatan ini bertujuan untuk ;&lt;br /&gt;- Memberikan motivasi dalam peningkatan mutu pengelolaan pendidikan.&lt;br /&gt;- Mengilhami/inovasi pendidikan dalam proses pembelajaran.&lt;br /&gt;- Refreshing dalam pengembangan  wawasan pengelola pendidikan&lt;br /&gt;- Menggalang ukhuwah ke dua negeri ( Provinsi Kepri dan Negeri Selangor/Malaysia).&lt;br /&gt;- Timbal balik/pengalaman dalam pengelolaan tatanan pendidikan yang kompetitif sesuai tuntutan dan perkembangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. WAKTU DAN TEMPAT KUNJUNGAN&lt;br /&gt;Lawatan Pengembangan Wawasan Pengelola Pendidikan ini dilaksanakan pada tanggal 26 – 30 Desember 2006.&lt;br /&gt;Negara yang dikunjungi Malaysia &amp; Thailand.&lt;br /&gt;a. Malaysia ;&lt;br /&gt;- Putra Jaya, Selangor &amp; Melaka&lt;br /&gt;b. Thailand ;&lt;br /&gt;- Hatyai, Songkhla&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. PESERTA&lt;br /&gt;Lawatan ini terdiri dari ;&lt;br /&gt;1. Drs. H. Risman Backri (Asisten Adm Setda)  Ketua Rombongan&lt;br /&gt;2. Hanafi Ekra (Anggota Komisi E DPRD Provinsi)&lt;br /&gt;3. Drs. H. Ibnu Maja, M.Pd (Kadikpora Provinsi)&lt;br /&gt;4. DR. Nuraida Mokhsen, M.A (Kapeg &amp; Diklat (BKD) Provinsi&lt;br /&gt;5. Drs. Sardison (Kabid Sosbud BAPPEDA) Provinsi&lt;br /&gt;6. Prof.DR.M. Diah, M.Ed  (Konsultan)&lt;br /&gt;7. DR. Eddiwan, M.Sc  (Konsultan)&lt;br /&gt;8. Drs. H.Idris Samad   (Konsultan)&lt;br /&gt;9. H.M.Effendy Asmawi  (Konsultan)&lt;br /&gt;10. Drs. Damsiri,M.Pd (Kabid Dikdas Disdikpora Provinsi)&lt;br /&gt;11. Drs. Atmadinata, M.Pd (Kabid Dikmenjur Disdikpora Provinsi)&lt;br /&gt;12. Drs. H. Yatim Mustafa, M.Pd (Kabid Dikmenum Disdikpora Prov).&lt;br /&gt;13. Gamal Abdul Nasir, M.Pd (Kasi Kurikulum)&lt;br /&gt;14. Helmi Abdurrachman  (BAS Provinsi)&lt;br /&gt;15. Rospan Namu   (Korwas SMK)&lt;br /&gt;16. Hj. Maryami   (Korwas TK)&lt;br /&gt;17. Roma Ardadan Julika  (Ajudan)&lt;br /&gt;18. Syamsul Bahri   (Staf disdikpora Provinsi)&lt;br /&gt;19. Drs. Kaeruddin Said, MM  (PGRI Provinsi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Syuzarlis   (Staf Humas Setda)&lt;br /&gt;21. Arment   (Wartawan Sijori Mandiri)&lt;br /&gt;22. Gustia Benny  (Wartawan Batam Pos)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. MEETING / PERTEMUAN&lt;br /&gt;• Pusat Perkembangan Kurikulum Kementerian Pelajaran Malaysia&lt;br /&gt; Di sini kami diterima oleh Timbalan  bahagian Kurikulum Kementerian Pelajaran Malaysia dan kami juga disuguhi  tayangan  peneraju pendidikan negara dengan berbagai perspektif kemajuan Malaysia di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;Setelah sambutan dari tuan rumah, sambutan berbalas dari Ketua Rombongan  Bapak Drs. H. Risman Backri tentang tujuan dan silaturrahmi demi perbaikan dan kemajuan pendidikan di Provinsi Kepulauan Riau.&lt;br /&gt;Pertemuan berlangsung penuh keakraban dan ukhuwah yang mendalam dan terakhir disuguhi makan bersama dan tukar – menukar candera mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• KBRI  - Malaysia&lt;br /&gt;Setelah pertemuan di PPK (Pusat Perkembangan Kurikulum)  Kementerian Pelajaran Malaysia kami kembali mengadakan pertemuan di KBRI dan di sini kami diterima oleh Kepala Perwakilan KBRI, beliau mengemukakan tentang bagaimana suasana dan problematika peranan KBRI, khususnya dalam menangani TKI &amp; TKW, demikian juga beliau kemukakan tentang dinamika pendidikan di kedua negara serumpun, baik yang bersifat sosial, keagamaan dan politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Jabatan Pelajaran Negeri Selangor (JPS)&lt;br /&gt;Hari berikutnya kunjungan kami   di JPS dan diterima oleh Timbalan Pengarah Pelajaran Negeri Selangor.&lt;br /&gt;Atur Acara di Majelis ini di awali dengan doa kemudian ucapan alu-aluan dari tuan rumah sedangkan sambutan berbalas dari ketua rombongan  Ibu DR. Nuraida Mokhsen, MA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendengarkan ”taklimat jabatan pelajaran” Negeri Selangor diadakan juga sesi perbincangan, cukup hangat penuh keakraban, kemudian dilanjutkan pertukaran cenderamata, jamuan makan siang dan terakhir photo bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Kemudian acara dilanjutkan pergi ke Thailand – Hatyai, Songkhla&lt;br /&gt;Di sini hanya sebagai refreshing sebagai pelipur lara peserta terhadap penatnya perjalanan dan biasa selanjutnya wisata lokal di daerah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G. PENUTUP&lt;br /&gt;a. Harapan&lt;br /&gt;Dengan lawatan pengembangan wawasan pengelola pendidikan  Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau tahun 2006 ini  diharapkan dapat memperbaiki mutu pendidikan dalam inovasi pendidikan kita di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Saran&lt;br /&gt;Lawatan ini diharapkan dapat terus – menerus yang terprogram sesuai dengan tingkatan pendidikan / yang diperlukan sesuai dengan profesional kita masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian  catatan lawatan ini dibuat dalam memberikan nilai &amp; kontribusi  kemajuan pendidikan kita di masa yang akan datang, semoga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Tanjungpinang,  02 Januari  2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8876234604453952038-3639632168763139103?l=effendyalhajj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/feeds/3639632168763139103/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/saujana-lawatan-pengembangan-wawasan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/3639632168763139103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/3639632168763139103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/saujana-lawatan-pengembangan-wawasan.html' title='SAUJANA LAWATAN PENGEMBANGAN WAWASAN'/><author><name>Effendy Alhajj</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10635396318028267105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SiYXZe54YwI/AAAAAAAAABI/nhOkFPDgV6c/S220/KELUARGA2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SjX_ltqm8gI/AAAAAAAAACI/Isfbr3GEoVg/s72-c/LOGO+KEPRI.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8876234604453952038.post-6942159633174776203</id><published>2009-06-15T14:42:00.000+07:00</published><updated>2009-06-15T14:43:48.869+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEPATAH'/><title type='text'>PEPATAH</title><content type='html'>1. kamu dapat mendustai seseorang dalam seluruh waktu. Kamu juga dapat mendustai semua orang dalam satu waktu,namun kamutidak dapat mendustai semua orang dalam seluruh waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Imajinasi itu lebih penting daripada ilmu pengetahuan umum. Ilmu pengetahuan umum itu terbatas, sedangkan imajinasi melingkupi dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hidup yang tidak teruji bukanlah hidup yang berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Lidah anda dapat merusak atau membangun,merobek atau memeperbaiki.Gunakanlah kata-katamuuntukmembangun kepercayaan kepada orang lain !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. bila seseorang jatuh cinta, maka ia akan lepas dari cinta dirinya dandia mulai hidup untuk orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Cinta untuk kepentingan cinta  adalah malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kita  bagaikan layang-layang dan Allah adalah pemilik layang-layang itu. Alangkah sayangnya kalau tali yang menghubungkan kita dengan Allah terputus, al-Qur’an dan as-Suunnah adalah tali penghubungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Orang tidak peduli seberapa banyak anda tahu sampai orang tahu seberapa banyak anda peduli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Anda belumselesai saat anda kalah, anda akan selesai saat anda berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.     yang anda pelajari setelah mengethuinya adalah hal yang paling berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Jangan pernah berbicara hingga kamumngetahui apa yang akan kamu ucapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Karakter adalah sebenar-benarnya manusia di dalam kegelapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Impian adalah batu loncatan dari karakter kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Jadi pemimpi.Jika anda tidak tahu bagaimana cara bermimpi,berarti anda mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Sukses bukanlah perjalanan yang meneyanangkan, tapi sebuah tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Setiap kita ingin masuk syurga,tapi tak seorangpun yang ingin mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Seringkali kita lebih suka dihancurkan olehpujian ketimbang diselamatkan oleh kritik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. saya tidak tahu kunci keberhasilan. Akan tetapi kunci kegagalan terus-menerus mencoba membahagiakan semua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Informasi tanpa aplikasi akan mengarah pada frustasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Jangan mencari banyak tapi carilah berkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8876234604453952038-6942159633174776203?l=effendyalhajj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/feeds/6942159633174776203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/pepatah_15.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/6942159633174776203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/6942159633174776203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/pepatah_15.html' title='PEPATAH'/><author><name>Effendy Alhajj</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10635396318028267105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SiYXZe54YwI/AAAAAAAAABI/nhOkFPDgV6c/S220/KELUARGA2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8876234604453952038.post-6898984282555106508</id><published>2009-06-15T13:34:00.005+07:00</published><updated>2009-06-15T14:32:40.146+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL PENDIDIKAN'/><title type='text'>HAU-BA-APA-AN PANG PGRI ETAM ?</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HAU-BA-APA-AN PANG PGRI ETAM ?&lt;br /&gt;(catatan KONKERNAS I PGRI di Banjarmasin)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;oleh : Effendy Asmawi Alhajj&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desain Sampul : EA’s Computer&lt;br /&gt;Lay Out  : Mutiara Offset&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak cipta dilindungi undang-undang&lt;br /&gt;All right reserved&lt;br /&gt;@ 2009 EA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http ://www.hmeasmawi.com&lt;br /&gt;e-mail : effendy@hmeasmawi.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cetakan I,  Februari   2009 /Shafar 1430&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diterbitkan oleh :&lt;br /&gt;PGRI Provinsi Kepulauan Riau&lt;br /&gt;alamat : PO.BOX. 1002/BTAMN -Batam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Renungan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Resep Obat Penenang Hati&lt;br /&gt;akar kefakiran dicampur dengan akar kerendahan hati, masukkan ke dalam keranjang taubat&lt;br /&gt;ditumbuk dalam lesung ridha&lt;br /&gt;dihaluskan dengan&lt;br /&gt;rautan kepuasan&lt;br /&gt;hati, masukkan&lt;br /&gt;ke dalam&lt;br /&gt;kendi&lt;br /&gt;takwa, hangatkan dengan api cinta&lt;br /&gt;diberi sedikit air malu&lt;br /&gt;tuangkan dalam&lt;br /&gt;bejana syukur&lt;br /&gt;dinginkan&lt;br /&gt;dengan&lt;br /&gt;angin&lt;br /&gt;harapan&lt;br /&gt;lalu&lt;br /&gt;diminum&lt;br /&gt;dengan sendok pujian&lt;br /&gt;a.l.h.a.m.d.u.l.i.l.l.a.h.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AWAL KALAM &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, tulisan ini dapat juga diselesaikan walaupun dalam suasana yang cukup melelahkan sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini merupakan rasa ta’dzim melihat peserta Konkernas I PGRI di Kota Banjarmasin, Kota Bungas, juga terkenal dengan sebutan Kota Batu Permata, lantaran semangat dan jiwa GURU mereka membekas memberikan secercah sinar dalam membangun insan cendekia.&lt;br /&gt;Pisik mereka boleh ”gaek” tapi semangat dan kecintaan membela Guru luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hau-Ba-Apa-An Pang, PGRI Etam ? Adalah tulisan yang amat sederhana (merupakan catatan penulis dalam mengikuti konkernas I PGRI di Banjarmasin), mudah-mudahan dapat memberikan motivasi kepada kita untuk selalu mengabdikan diri sebagai GURU, bukan saja guru pembelajaran tapi hendaknya juga menjadikan Guru Kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat, amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Batam,   Februari 2009&lt;br /&gt;       Shafar 1430&lt;br /&gt;   Penulis,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Effendy Asmawi alhajj&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Ucapan Terima Kasih &amp;amp; Penghargaan kepada :&lt;br /&gt;Bapak Drs. H.Ibnu Maja, M.Pd&lt;br /&gt;(Ketua PGRI Provinsi Kepri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak H.M.Kasim&lt;br /&gt;Bapak Muchrizal&lt;br /&gt;Bapak Drs. Zulfikar, M.Pd&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersama-sama hadir &amp;amp; mufakat&lt;br /&gt;seia-sekata dalam mengikuti&lt;br /&gt;konkernas I PGRI&lt;br /&gt;di Banjarmasin&lt;br /&gt;hingga selesai dan tuntas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga terima kasih kepada sahabat lama&lt;br /&gt;H. Syahlanni (Banjarmasin) bersusah&lt;br /&gt;payah mencarikan&lt;br /&gt;literatur&lt;br /&gt;hingga kami dapat mengenal&lt;br /&gt;Kota  Banjarmasin sekaligus menjadi guide kami&lt;br /&gt;thanks !!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thema Konkernas I&lt;br /&gt;PGRI di Kota Banjarmasin 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DENGAN SEMANGAT UU No. 14 Th 2005&lt;br /&gt;PGRI MEMBANGUN GURU PROFESIONAL&lt;br /&gt;SEJAHTERA &amp;amp;TERLINDUNGI&lt;br /&gt;UNTUK PENDIDIKAN&lt;br /&gt;BERMUTU &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin,&lt;br /&gt;23 – 26 Januari 2009&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;1. Selamat Datang di Banjarmasin&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota Banjarmasin adalah kota kelahiran Ayah saya, namun saya juga pertama kali seusia saya ini mengunjungi kota tersebut.&lt;br /&gt;Sebab setelah saya menamatkan studi saya di Samarinda – Kaltim saya berazam mau kuliah di Banjarmasin, tapi  nasib lain saya mendapat jatah kuliah gratis di Luar Negeri yakni di Damascus Syrian Arab Republic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tatkala dapat undangan PGRI pelaksanaan Konkernas I PGRI masa bakti XX tahun 2009 ini di kota Banjarmasin maka saya merasa amat bahagia karena secara tak sengaja saya dapat mengunjungi kota ini, tentu secara ”majanan”/gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun kami terbilang baru pertama kali ke kota ini tapi suasana cukup mendukung dan memberikan spirit terhadap perkembangan untuk mengikuti konkernas I PGRI di kota ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin, ibukota provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ini terkenal dengan julukan kota ”Seribu Sungai” dan merupakan simpul utama perekonomian Kalimantan Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebelah barat  terdapat pelabuhan Bandarmasih dan Trisakti, sebelah timur ada terminal  Bus pal 6 serta Bandara Syamsuddin Noor  di Landasan Ulin (arah timur laut  sekitar 40 menit atau jarak 26 km dari pusat kota).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topograpi kota relatif datar, banyak rawa serta sungai besar dan kecil yang membelah kota sehingga budaya sungai ini menjadi keunikan dan daya tarik tersendiri dibandingkan kota-kota lainnya  di Kalimantan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota ini memiliki berbagai objek wisata yang cukup dibanggakan perpaduan antara tsaqafah kota dan desa, modern dan tradisional, antara lain ;&lt;br /&gt;a. Pasar ”Kuin” Terapung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasar ini adalah tradisional yang sedikit di poles, sehingga sedikit unik dan merupakan suatu tatanan tempoe doeloe sebagai ekonomi kerakyatan dalam  akses pemenuhan kebutuhan sehari-hari.&lt;br /&gt;Sebagai daya tarik yang mengundang penasaran dalam dimensi tradisional dalam sistem tatanan kemajemukan sosial perekonomian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga merupakan ikon objek wisata kota, keunikan pasar ini adalah semua transaksi jual beli  dilakukan di atas air sungai dengan menggunakan perahu klotok.&lt;br /&gt;Pasar Kuin Terapung ini merupakan salah satu pasar terapung yang ada di kota ini, terletak tidak jauh dari pusat kota yakni sekitar 30  menit ke arah barat.&lt;br /&gt;Aktivitas  pasar ini dimulai sekitar pukul 05.30 sampai jam  08.00 pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Pulau Kembang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau ini terletak di tengah Sungai Barito, ditempuh menggunakan perahu “klotok” sekitar 15 menit dari Pasar Terapung. Ada Vihara Tionghoa kuno yang masih difungsikan sebagai tempat beribadah serta pepohonan rimbun yang dihuni oleh”Bekantan” (kera berekor panjang) yang jinak dan dilindungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Sabilal Muhtadin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah nama kitab ulama besar Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datu Kelampaian) yang diabadikan menjadi nama sebuah Masjid Raya kebanggaan umat Islam Kalsel.  Berdiri megah dengan arsitektur modern mempunyai taman yang luas dan indah, terletak di jalan jenderal Sudirman menghadap sungai Martapura (alhamdulillah, penulis bersama H. Lani (teman lama penulis) dapat shalat Dzuhur di Masjid  ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan masih banyak lagi tempat pariwisata seperti tugu 17 Agustus, taman Siring, Makam Pangeran Antasari, Jembatan Merdeka dan Pasar ujung Murung dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;2. Serba-Serbi Konkernas I PGRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Pertama ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami dan rombongan  PGRI Provinsi Kepulauan Riau tiba di Kota Banjarmasin pada tanggal 23 Januari 2009; Utusan dari Provinsi dipimpin langsung oleh Ketua yakni Bapak Drs. H. Ibnu Maja, M.Pd  didampingi Bendahara Bapak Muchrizal dan Bapak H.M.Kasim serta Mr. Drs. Zulfikar,M.Pd&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedatangan kami disambut oleh Panitia daerah Konkernas - Banjarmasin and disediakan transportasi hingga hotel.&lt;br /&gt;Semua peserta nginap di Arum Hotel Kota Banjarmasin, sedangkan peninjau terpencar berbagai hotel.&lt;br /&gt;Setelah chek in  Hotel kami langsung mengadakan perjalanan sore hari yakni agenda pertama makan, maklum perjalanan cukup jauh dan melelahkan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai gaya dan polah teman kita dalam menikmati makan sore luar biasa, hampir semua yang dihidangkan ludes, maklum cita-rasa makanan mirip-mirip juga dengan makanan kita, sedikit berbeda adalah kuah dan lauk”khas ” ikan.&lt;br /&gt;Malamnya kami menghadiri acara Pembukaan Konkernas di Kediaman Dinas Gubernur Kalsel setelah santap malam bersama.&lt;br /&gt;Acara Pembukaan cukup sederhana dengan diiringi lagu dan tarian daerah dan yang cukup berkesan adalah acara MADIHIN yakni seorang Guru TK tampil dengan Rebana – Solo menyampaikan madihin dengan bahasa yang cukup tinggi nilai sastra dan kiasan makna yang dikandungnya.&lt;br /&gt;Acara dibuka oleh Mendiknas Prof.Dr. Bambang Sudibyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Kedua ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sarapan, acara dilanjutkan di Hotel Arum lantai 3 (tiga), sidang pleno pertama pengesahan jadual dan tatatertib konkernas, acara cukup alot dan akhirnya cepat berakhir dengan catatan disesuaikan yang sudah tentu lewat persetujuan floor.&lt;br /&gt;Dilanjutkan Sidang Pleno kedua paparan Sekjen Depag, tentang kebijakan pembinaan pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan Departemen Agama, sesi ini cukup seru karena ada teman dari Guru Depag Kalsel yang tidak peserta tapi dapat bertanya dengan nada dan semangat antusias kekecewaan baik terhadap PGRI maupun Departemen Agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sebenarnya hal seperti itu biasa saja, tidak menjadi masalah, every thing is ok !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dilanjutkan dengan sidang pleno ketiga laporan kegiatan PB PGRI oleh Ketua Umum tentang langkah dinamis dan produk yang perlu mendapat persetujuan dalam menjalankan roda organisasi, cukup cemerlang dan dinamis ide-ide inovatif PB.PGRI  dalam merencanakan keabsahan kegiatan dalam menjalankan dinamika roda organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah break dilanjutkan dengan sidang pleno keempat yakni laporan daerah atas laporan kegiatan PB.PGRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menunggu giliran, cukup lama kita menunggu terpaksa punya strategi yakni meminta kepada panitia untuk tampil dan ternyata ini berhasil, setelah giliran kita selesai, maka satu persatu kita keluar untuk berjalan (rencana sich ke Martapura) alasan melihat-lihat pemandangan yang sebenarnya ingin belanja, hahaha !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dapat kendaraan kita meluncur ke Martapura, cuman sayang waktunya terlampau sore, tapi sebahagian toko masih ada yang buka hingga kita dapat sedikit berbelanja yang merupakan oleh-oleh, sudah tentu tidak lupa beli batu permata, kaos dan oleh-oleh lainnya.&lt;br /&gt;Sore, setelah makan baru kembali ke hotel, refreshing mental, jalan-jalan.&lt;br /&gt;Hari Ketiga :&lt;br /&gt;Biasa setelah sarapan, langsung acara sidang pleno berikutnya yakni tanggapan PB.PGRI dalam berbagai permasalahan daerah juga merupakan permasalahan nasional yang perlu mendapat tanggapan serius, khususnya anggaran pendidikan 20 % ternyata setelah dikeluarkan gaji, semua rata-rata belum ada yang mencapai 15 %.&lt;br /&gt;Demikian juga dalam pandangan umum, cukup ramai tanggapan dan saran dari peserta yang memberikan informasi dan koreksi serta harapan demi masa depan PGRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah break, acara pembagian kelompok dan sidang kelompok dengan berbagai dinamika dan polah peserta dalam menyampaikan apakah koreksi atau uneg-uneg baik internal maupun eksternal, semua itu jelas terbuka dan transparan.&lt;br /&gt;Nah, setelah selesai sidang kelompok kami masih banyak waktu yang tersisa, kami jalan-jalan lagi di dalam kota Banjarmasin kali ini dipandu oleh teman lama penulis yang sudah bermukim di Banjarmasin, alhamdulillah sore itu kendaraan gratis dan dia membawa kami ke tempat belanja kain dan ke mall dan tidak lupa juga makan sore, hahaha !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah shalat maghrib kami kembali lagi ke hotel untuk mengikuti acara berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 20.00 Waktu setempat kami sudah berada di ruang acara untuk mendengarkan sidang pleno hasil kerja tim / sidang kelompok, hingga pukul 23.00 dan akhirnya acara ditutup langsung oleh ketua umum PB.PGRI dan esok pagi sebahagian peserta mengikuti acara ke pasar terapung plus tempat wisata lainnya, sebelum meninggalkan Kota Banjarmasin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Keempat ;&lt;br /&gt;Ketua &amp;amp; rekan-rekan yang lain (dari Kepri) kecuali penulis pagi-pagi pukul 05.00 Wite sudah pergi ke pasar terapung dan tempat wisata lainnya, sedangkan penulis bersiap-siap ke airport karena mau ke Balikpapan, kesempatan untuk pulang kampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi-pagi teman saya ( H.Lani dan isteri) udah datang ke hotel ngajak sarapan nasi kuning Banjar dan langsung mengantarkan penulis ke airport.&lt;br /&gt;Tapi waktu berangkat saya masih sempat ketemu Ketua dan teman-teman Kepri, rupanya mereka sudah kembali dari rekreasinya dan sarapan pagi di restoran, sekaligus pamit dan&lt;br /&gt;dapat jatah dari Datuk Bendahara sebagai kompensasi jatah tiket untuk pulang, hahaha ! Terima kasih.&lt;br /&gt;Saya duluan meninggalkan Banjarmasin, sedang Ketua dan rombongan nanti siang menuju Jakarta dan terus ke Tanjungpinang sedangkan saya ke Balikpapan and langsung ke Kutai untuk ketemu orangtua dan keluarga lainnya.&lt;br /&gt;Sayonara Banjarmasin and sampai jumpa kembali di lain kesempatan insya Allah.&lt;br /&gt;Jadikanlah pengalaman ini sebagai cambuk untuk menerpa dan memperbaiki suasana PGRI masing-masing  daerah.&lt;br /&gt;Maju PGRI , maju  masa depan Guru  yang bermartabat, sejahtra dan terlindungi, semoga !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;sayonara banjarmasin&lt;br /&gt;good bye !&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;3. Get Smart With PGRI&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;PGRI,&lt;br /&gt;Gudang SDM Nusantara&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil penelitian, kajian dan pengamatan tidak bisa dipungkiri bahwa PGRI adalah gudangnya SDM di Nusantara, siapapun orangnya mereka pasti mengalami proses pendidikan dan kunci utama pendidikan adalah guru.&lt;br /&gt;Oleh sebab itu pemerintah harus  berkomitmen dalam pemenuhan anggaran 20 % APBN /APBD dan ini harus diperjuangkan terus oleh kita warga PGRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan adalah penggerak perubahan. Aktor yang menggerakkan perubahan jutaan anak bangsa adalah guru. Karena itu guru adalah figur utama jika suatu bangsa ingin maju.&lt;br /&gt;Maka peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilakukan tanpa peningkatan kualitas Guru.&lt;br /&gt;Betapapun majunya  ilmu pengetahuan dan teknologi, posisi guru tidak dapat digantikan karena guru bukan hanya bertugas memfasilitasi terjadinya proses penguasaan iptek dan pembelajaran tapi lebih jauh membimbing, mengarahkan dan membina perkembangan peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;GURU&lt;br /&gt;adalah mereka&lt;br /&gt;yang berjuang mengkader&lt;br /&gt;manusia menjadi manusiawi yang&lt;br /&gt;cerdas, trampil dan beradab&lt;br /&gt;yang langka dikenang&lt;br /&gt;oleh setiap&lt;br /&gt;orang&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;terpujilah&lt;br /&gt;wahai engkau&lt;br /&gt;ibu – bapak Guru&lt;br /&gt;namamu akan selalu&lt;br /&gt;hidup dalam sanubariku&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;ini untaian bait  lagu hymne guru,&lt;br /&gt;sebagai ekspresi rasa hormat&lt;br /&gt;kita kepadanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;dengan memahami makna ini&lt;br /&gt;insya Allah kita akan mau&lt;br /&gt;banyak berbuat&lt;br /&gt;demi&lt;br /&gt;kemajuan&lt;br /&gt;generasi kita&lt;br /&gt;dimasa yang akan datang&lt;br /&gt;insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SjX3r32owJI/AAAAAAAAABw/26-g9hQHJMk/s1600-h/PGRI.png"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 150px; height: 113px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SjX3r32owJI/AAAAAAAAABw/26-g9hQHJMk/s400/PGRI.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347452465671880850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;                                              &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8876234604453952038-6898984282555106508?l=effendyalhajj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/feeds/6898984282555106508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/hau-ba-apa-pang-pgri-etam-catatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/6898984282555106508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/6898984282555106508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/hau-ba-apa-pang-pgri-etam-catatan.html' title='HAU-BA-APA-AN PANG PGRI ETAM ?'/><author><name>Effendy Alhajj</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10635396318028267105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SiYXZe54YwI/AAAAAAAAABI/nhOkFPDgV6c/S220/KELUARGA2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SjX3r32owJI/AAAAAAAAABw/26-g9hQHJMk/s72-c/PGRI.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8876234604453952038.post-6389648995678251930</id><published>2009-06-15T13:28:00.003+07:00</published><updated>2009-06-15T13:34:04.877+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pantun'/><title type='text'>PANTUN</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;kalau tidak karena bulan&lt;br /&gt;masakan bintang meninggi hari&lt;br /&gt;kalau tidak karena diklat pendataan&lt;br /&gt;masakan kita berkumpul di sini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buah durian, buah rambutan&lt;br /&gt;banyak dijual di pasar pagi&lt;br /&gt;selamat datang kami ucapkan&lt;br /&gt;di prov.Kepri , Kota Batam Bandar Madani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pangeran diutus pergi ke pekan&lt;br /&gt;mencari beras langsung ke langsa&lt;br /&gt;pendataan perlu kita up to date-kan&lt;br /&gt;untuk merancang program kita bersama&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8876234604453952038-6389648995678251930?l=effendyalhajj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/feeds/6389648995678251930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/pantun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/6389648995678251930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/6389648995678251930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/pantun.html' title='PANTUN'/><author><name>Effendy Alhajj</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10635396318028267105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SiYXZe54YwI/AAAAAAAAABI/nhOkFPDgV6c/S220/KELUARGA2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8876234604453952038.post-5848368470226818642</id><published>2009-06-02T15:48:00.001+07:00</published><updated>2009-06-02T15:58:30.534+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUSTAKA'/><title type='text'>NOSTALGIA YANG HILANG</title><content type='html'>NOSTALGIA YANG HILANG&lt;br /&gt;(Kumpulan Surat Sahabat)&lt;br /&gt;Oleh : Effendy Asmawi Alhajj&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desain sampul : EA’s Computer&lt;br /&gt;Lay out  : Mutiara Offset Batam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal cipta dilindungi undang-undang&lt;br /&gt;All right reserved&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@ 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.hmeasmawi.com&lt;br /&gt;e-mail : effendy@hmeasmawi.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cetakan I, Oktober 2007 / Syawal 1428&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diterbitkan oleh :&lt;br /&gt;Yayasan Paramakkiya Batam&lt;br /&gt;PO.Box  1002/BTAMN-Batam Island 29444&lt;br /&gt;Telp/Fax : 0778- 7020324 / 451547&lt;br /&gt;Mobile phone : 081536006299&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;...’tidaklah mungkin&lt;br /&gt;mentari mendapatkan rembulan&lt;br /&gt;dan malampun tidak dapat&lt;br /&gt;mendahului siang&lt;br /&gt;dan masing-&lt;br /&gt;masing&lt;br /&gt;(sabar)&lt;br /&gt;beredar&lt;br /&gt;pada garis&lt;br /&gt;e d a r n y a ...’&lt;br /&gt;(QS. 36 : 40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sesungguhnya dunia ini&lt;br /&gt;adalah samudera yang dalam&lt;br /&gt;telah banyak manusia yang tenggelam&lt;br /&gt;maka jadikanlah kapalmu di dunia ini&lt;br /&gt;takwa kepada Allah, muatannya&lt;br /&gt;iman dan layar/mesinnya&lt;br /&gt;tawakkal, maka&lt;br /&gt;engkau&lt;br /&gt;selamat&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Tafakkur Penulis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-hamdulillah, tulisan ini dapat diselesaikan, dalam rangka membagi pengalaman, ketika penulis berada di Kota Singa Damaskus Republik Arab Suriah. Disebut ”kota singa” sebab pada waktu itu presidennya  Hafidz el-Asad yang berarti ’tukang pelihara singa’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali surat  yang penulis terima dari teman-teman di tanah air, khususnya teman-teman dekat (soheb).&lt;br /&gt;Surat yang berisi tentang berbagai gejolak dan dinamika remaja tatkala penulis dan teman-teman berada di SLTA pada waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya tinggal memilah dan sedikit memberi warna sehingga menjadi sebuah cerita unik yang sudah tentu menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nostalgia yang hilang, memberikan gambaran ilustrasi kehidupan, bukan hanya dalam pembelajaran tapi juga dalam interaksi pergaulan sehari-hari plus nilai komunikatif kepada Sang Khaliq, tempat mengadu segala hamba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diharapkan tulisan seperti ini memberikan motivasi kepada pembaca dalam mengitari makna dan hakikat kehidupan duniawi yang fana menuju kehidupan yang baqa dalam ”processing clean”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memaknai proses kehidupan ini dan hidup sebuah perjuangan yang mesti diperjuangkan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat, amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Batam,  Oktober 2007&lt;br /&gt;    Syawal   1428 &lt;br /&gt;Penulis,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Effendy Asmawi Alhajj&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Surat Pertama&lt;br /&gt;NOSTALGIA YANG HILANG&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Teriring doa keselamatan dan kesehatan padamu, juga kesuksesan sehingga kamu selalu lebih lincah dalam setiap menatap wawasan dan masa depan.&lt;br /&gt;Informasi dan ketajaman wawasanmu kuharapkan, juga doamu, semoga kita semua selalu sehat dn sukses, aamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Rinduku padamu selalu membayang, terbayang sikapmu, terbayang tabiatmu, terbayang humormu dan kepandaianmu dalam interaksi pergaulan, sehingga kepergianmu ke luar negeri, semua teman-teman kita membicarakanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga kami bak malam tanpa bintang, tanpa badai dan juga sobat air sungai mahakam tenang setenang kepergianmu.&lt;br /&gt;Kalau boleh aku meminjam istilahmu ”menunggu badai yang memang sudah pasti berlalu, adalah suratan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kepergianmu adalah untuk menambah ilmu, membuka wawasan dalam meniti dan menatap masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi malam kami berkumpul di rumahmu, ibumu bercerita tentang tingkah lakumu waktu kecil yang ganjil, ketenanganmu yang stabil dan emosi yang menggebu-gebu, seolah-olah ingin menerkam suasana dalam dimensi perputaran masa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami semua teman-temanmu mengurut dada atas disiplin pribadi dan keuletanmu dalam belajar bahasa asing (Arab dan Inggris).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga kata ibumu, malampun kamu sering mengigau bercerita panjang dalam bahasa asing yang sudah tentu ibumu dan juga keluargamu yang lain tak mengerti, membuat kami galak tertawa dan akupun langsung teringat padamu pada waktu kita diskusi tempo hari tentang apalah arti sebuah nama, apalah arti sebuah makna dan apalah arti tatakrama bahasa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu diam, seolah-olah tak tahu-menahu dengan topik yang kami bahas. Banyak pendapat teman-teman yang lucu, lugu dan juga tak mengerti apa yang tersirat di balik tersurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kami berdebat sampai kepada bertengkar, berbeda persuasi dalam menerjemahkan makna yang berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu nyeletuk, kalau berdiskusi jangan ngalur-ngidul, ikuti jalan pemikiran permasalahan, batasi ruang lingkup dan berusaha mendapatkan satu persepsi yang mendekati persamaan.&lt;br /&gt;Itulah diskusi, bukan berdebat memperbesar perselisihan, tapi carilah titik persamaan pendekatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami yang bertengkar, tersipu malu, temanku yang ngotot jadi lembut dan kamu juga pasti ingat si Dyah yang urat lehernya membesar pada waktu itu menangis tersedu, tersipu malu sebab dialah yang memancing suasana menjadi neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Di situlah aku dan teman-teman, baru menyadari, kamu memang pantas menjadi Ketua OSIS.&lt;br /&gt;Sifat tenang, wawasan konstruktif dan teguh terhadap pendirian serta mau mendengar pendapat dan saran juga memilah halal dan haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Aku mencari teman seperti ini, sekarang langka, aku banyak berkenalan dengan kawan yang lain ;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Ada yang berlagak seperti kiyai,&lt;br /&gt;padahal menjadi dukun&lt;br /&gt;berlagak pandai&lt;br /&gt;padahal&lt;br /&gt;pandir&lt;br /&gt;berlagak kaya&lt;br /&gt;padahal dhuafa, berlagak&lt;br /&gt;dewasa padahal cengeng tatkala&lt;br /&gt;berhadapan dengan problema&lt;br /&gt;menganggap diri suci&lt;br /&gt;padahal hati&lt;br /&gt;berdebu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menjadi pejuang&lt;br /&gt;mencampuradukkan&lt;br /&gt;antara hak dn bathil juga&lt;br /&gt;mencampur antara halal dan haram.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Benar katamu, manusia berilmu pengetahuan tanpa iman akan melahirkan fir’aun kecongkakan.&lt;br /&gt;Sekarang aku jumpai sobat, kau pasti ingat, kalau aku sebut namanya, tapi kukira lebih baik ”of the record” biarlah kupendam dalam lumpur yang dalam sebagai pengalaman dalam meniti kehidupan, biar tidak terjadi terhadap diriku dan juga kawan-kawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini ceritanya ;&lt;br /&gt;Setelah kita sama-sama tempo hari menyelesaikan pendidikan SLTA di kota Samarinda, aku meneruskan pendidikan diploma, kawan kita itupun sama, aku dan dia mengikuti test pegawai negeri dan alhamdulillah sukses, maka terjadilah lagu lama yang sering kau ucapkan ”learning by doing” yakni belajar sambil bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sobat, memang itulah keangkuhan, membakar semua kebaikan, hingga pada suatu hari ia berkirim surat kepada ibunya di kampung, lengkap dengan nomor induk pegawainya plus bahasa ilmiahnya, seolah-olah lupa bahasa daerahnya, sehingga teman-temanku menganggap dia sudah bocor ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambah lagi sobat, dia sudah lupa dengan kita, dia tidak mau berteman lagi, dia tidak mau mudik kampung lagi, sehingga ibunya pernah menangis tersedu kepadaku, melihat tingkah polah anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalamanku yang menyedihkan, aku berpapasan dengannya tak ada bertegur sapa dan ia memalingkan mukanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan sedih, kupendam ke dalam lumpur sungai Mahakam bersama beriaknya air sungai pertanda dangkalnya nuansa kehidupan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aku teringat ucapanmu, penyejuk kemarahanku, sabar kawan bukankah kita hidup ini belajar untuk menjadi sabar, sesabarnya mentari menunggu berakhirnya malam untuk muncul ke permukaan dan rembulan sabar menunggu giliran malam.&lt;br /&gt;Tuhan sudah menggariskan ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;”tidaklah mungkin mentari&lt;br /&gt;mendapatkan rembulan&lt;br /&gt;dan malampun&lt;br /&gt;tidak&lt;br /&gt;dapat mendahului&lt;br /&gt;siang. Masing-masing (sabar)&lt;br /&gt;beredar pada garis edarnya”&lt;br /&gt;(QS.36 : 40)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Langsung kuberwudhu’ kubuka al-Qur’an, kubaca berulang tentang ayat yang kautunjukkan itu, aku sedih, sesedih rembulan yang tidak bisa mendahului siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kini sobat, dunia seolah berputar, nyanyian lamamu sudah berbalik, sehingga kalau kita lihat pelajar hari ini sudah berubah 180 derajat, belajar bukan untuk mencari ilmu tapi asal mendapat buku (ijazah).&lt;br /&gt;Kemajuan iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) memang kita akui, tapi dampak iptek tersebut terhadap masyarakat yang belum siap, akan bisa berubah fungsi lebih-lebih lagi terhadap pelajar, mungkin bisa berubah nilai.&lt;br /&gt;Sebagaimana terjadi  yang dialami oleh kawan kita yang saya sebutkan di atas tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Dulu kita mengaji mengisi waktu di malam hari, tapi kini malam digunakan untuk nonton tv, sampai habis acaranya malah mencari lagi siaran tv lain dengan lewat antena parabola, hingga berubah fungsi, malam menjadi siang dan siang menjadi malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kalau kita dulu, kau pasti ingat kawan-kawan kita pacaran paling banter lewat surat ini sudah di tingkat SMP, tapi kini anak-anak SD sudah berani bergandengan tangan, bercerita tentang masa depan, bercerita tentang gelapnya malam, bercerita tentang bunga rampai kehidupan, bercerita tentang hubungan suami istri, daki dan mandi.&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Maka aku terbayang, teman-teman kita sekelas tempo hari, banyak nostalgia yang kini bertukar, berbalik hilang – melayang, ditelan masa digilas zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirulkalam sobat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;MENITI PELANGI KEHIDUPAN&lt;br /&gt;berarti&lt;br /&gt;MENYIBAK WARNI PENGALAMAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demi masa&lt;br /&gt;manusia rugi sepanjang masa&lt;br /&gt;kecuali mereka&lt;br /&gt;beriman dan mengerjakan amal saleh&lt;br /&gt;terbiasa, nasehat menyapa&lt;br /&gt;sesama dalam&lt;br /&gt;kebenaran&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;kesabaran&lt;br /&gt;(QS. 103 : 1-3)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;surat kedua&lt;br /&gt;HIDUP PERLU ADA SANDIWARA&lt;br /&gt;-------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Bagaimana suasana luar negeri yang serba menggiurkan, bagaimana suasana pembelajaran dan bagaimana suasana pergantian musim ? Serta bagaimana canda-ria dan nuansa pergaulan di sana ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin aku mendengarkan ceritamu sekaligus analisismu terhadap tatanan masyarakat dan budaya bangsanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari yang lalu kuterima suratmu, perasaanku senang bercampur bangga, sebab merupakan surat yang pertama kali kuterima darimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sentuhan penamu sekaligus tatanan kalimatnya, membuat aku terbelalak, kau menggunakan bahasa daerah yang kental, kukira kau pasti menggunakan bahasa keseharianmu di sana.&lt;br /&gt;Ceritamu padat, cukup puas aku dengan argumentasimu, banyak hal-hal baru yang menjadikanku sedikit menambah perbendaharaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubaca berulang kali suratmu, kusimpan dalam dekapan pengetahuan, sebagai motivasi mengitari arti, hakikat kehidupan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Benar apa yang kau katakan, hidup ini adalah rangkaian yang menjadikan pengalaman dan pengalaman adalah guru yang banyak diam dan kitalah yang terlalu banyak bicara, sehingga menjadikan kita lupa, selupa embun pagi yang pernah jatuh di daun keladi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Kau pasti ingat jalan Kusuma Bangsa Samarinda, tempat kompleks pendidikan kita tempo hari, kalau dulu kita sekelas diisi dengan dua kesebelasan yakni 11 putra dan 11 putri,kini sudah membludak, tingkatan yang sama sudah diisi menjadi 11 kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau pasti heran atau mungkin juga tak percaya, tapi itulah kenyataan. Dulu kita pernah mendapat cemoohan, sekolah yang ketinggalan, kamu pasti ingat waktu kita mengikuti acara cerdas cermat di sport hall Segiri, sebelum kita bertanding, kita sudah dipastikan oleh panitia tidak bekal diperhitungkan, sebab lawan-lawan kita sekolah yang tangguh dan favorit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan nadamu yang sabar, kau berucap kepada panitia tersebut dengan suara berat ”kami inikan hanya sekedar pelengkap”, aku masih ingat betapa sinisnya panitia terhadap kita.&lt;br /&gt;Tapi waktu itu tampil, kau langsung mengambil alih jurubicara dariku, padahal pada waktu itu kau hanya sebagai pendamping, sehingga guru pendamping kita memberikan isyarat tangan padamu pertanda kurang setuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dengan kelembutan sifatmu, akhirnya beliau setuju. Dan pada waktu itulah kau babat semua soal tanpa memberikan kesempatan kapada lawan pada waktu soal rebutan, sehingga menjadikan kita juara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah juara kau marah padaku karena aku kurang sabar atas perbuatan panitia terhadap kita, aku mencoba membalasnya. Tapi kau sobat malah menyalami panitia dengan segala hormatnya dan kau berucap terima kasih atas motivasinya.&lt;br /&gt;Salah seorang panitia dan guru pendamping kita menyekat air mata atas sikap dan perbuatanmu.&lt;br /&gt;Maka mulailah sekolah kita dikenal sekaligus diperhitungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Dari kejadian itu, sekolah kita heboh, seluruh Guru dan Kepala Sekolah serta Guru BP-nya tidak percaya, tapi itulah kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku langsung teringat dengan anekdotmu November 84, waktu kau bercerita tentang apel malam Minggu (wakuncar), kau mengunjungi pacarmu dengan pakaian sedikit compang (badut) sekaligus mukamu sedikit dicoreng, sehingga pacarmu dan orangtuanya tidak mengenalimu dan bahkan mengusirmu. Tapi kau ngotot, bahwa kau adalah pacarnya, mereka membanting pintu dan sekali lagi mengusirmu, lalu kau pergi berlari sambil tertawa lebar, membawa malu – sandiwara berlalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aha, dua jam kemudian kau datang lagi, tapi tidak seperti yang pertama tadi, kau datang sebagai kau sendiri, kau dipersilakan dan keluarga pacarmu bercerita, baru saja tadi lebih kurang dua jam yang lalu mengusir orang yang menyerupaimu dan mengaku-ngaku pacarmu sebagai pacarnya, jelas ibu marah dan ibu usir dia, kata ibu pacarmu dengan nada garang. Tapi kau menjawab pelan ”hidup perlu ada sandiwara”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Seminggu kemudian di harian pagi MenuntunG (koran pagi di daerah Kaltim) kau menulis cerpen sudut kiri halaman 5 dengan judul besar ; ” HIDUP PERLU ADA SANDIWARA ”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerpen yang cukup menarik, menyingkap tabir, menyimpai mimpi, berpadu antara khayal dan realita kalau orang membaca, pasti tertawa sekaligus pilu, sabar, harap, cemas, cerdas sekaligus jenaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan nama samaran kau tulis namamu, sehingga orang bertanya siapa penulis cerpen yang baru di daerah ini yang bisa menggugah perasaan semua pembaca, bahkan koran MenuntunG laris hari itu bukan kepalang dan dicari sampai ke dasar Mahakam, menyusuri Teluk Selili dan terus mengalir ke Muara Jawa Kutai Lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Di akhir cerpenmu kau menulis, mimpi suatu yang indah dan fantastis, mengusik  kekhusyuk an tidur menjelma suatu khayalan, berperan dan bagaimanakah mewujudkan mimpi itu dalam kenyataan ? Jawabmu pelan ”bangun”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Di samping itu juga aku teringat tentang kau yang manksir cewek bangsawan keturunan Indo. Kata kau matanya yang biru, memberikan seberkas tantangan dan hidung yang mancung mendatangkan problema serta kulitnya yang mulus memberikan khayalan. Dalam benakku mengapa kau naksir ? jawabmu pelan ”sandiwara”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kau mencoret kertas berwarna jingga, berdoa dan tawakkal kepada-Nya, aku salut padamu sobat ada satu kebiasaanmu yang tidak bisa aku tiru, yakni sebelum mengerjakan sesuatu kau berdoa begitu khusyuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan anak itu bersekolah di sekolah kita, ia baru masuk sedangkan engkau sudah berada di penghujung kelas terakhir yang sudah tentu untuk menyiram bunga yang sedang mekar tidak semudah menyiram keladi di pagi hari, walaupun hanya dengan embun pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Kertas berwarna jingga yang kau titipkan, sedikitpun tidak mendapat respon malah kau mendapat hinaan, tapi kau tetap bertahan, seteguh benteng tembok tugu makam pahlawan Kusuma Bangsa Samarinda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Pada hari Senin setelah upacara, kau dipanggil ke kantor, kami semua disuruh berkumpul di Aula Serba Guna, jantungku berdetak kuat, sebab aku tahu cewek Indo yang kau taksir itu mungkin membuat perhitungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua tahu sebab kalau orang kaya plus bangsawan jangankan darah orang, lautan, daratan dan angkasawan kalau perlu ia beli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Lebih-lebih aku pucat, kulihat orang tua cewek Indo itu bersama bapak Kepala Sekolah dan Majelis Guru lainnya.&lt;br /&gt;Aku mencarimu sobat, tapi tak tampak, aku pergi brlari ke masjid di kompleks sekolah kita, benar aku melihatmu sedang sujud khusyuk dengan berlinang air mata.&lt;br /&gt;Kau ucapkan tasbih pujian, Tuhan Maha Rahman- Tuhan Maha Rahman, itulah kata yang dapat kudengar darimu. Akhirnya kau kupeluk dan dalam hatiku apabila kau diusir dari sekolah, akupun dan teman-temanmu sekelas siap untuk berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Kau bmbing aku berjalan menuju aula, kemudian kau masuk dan duduk bagian paling depan bersama-samaku. Wajahmu tegar, senyumanmu memberikan sinar, mukamu masih basah bekas air wudhu’ yang belum kering.&lt;br /&gt;Tapi kulihat cewek Indo itu laksana setan,benci, jelek itulah umpatanku dalam hatiku waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apa yang terjadi rupanya kau hari itu beruntung, menerima hadiah yang cukup lumayan plus piagam penghargaan atas prestasi karanganmu di koran MenuntunG tempo hari dan barulah aku tahu orang tua cewek Indo itu adalah pimpinan koran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari isak tangisku, berubah menjadi tepuk tangan dan setelah Kepala Sekolah membuka acara, kemudian dilanjutkan sambutan pimpinan koran tersebut tentang prestasi sobat dan ia memperkenalkan anaknya yang Indo itu, sekaligus untuk diajari menulis dan berorganisasi yang baik.&lt;br /&gt;”pucuk dicinta ulam tiba”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Barulah aku mengerti kau bersujud rupanya cita-citamu terkabul. Belum pernah seumur hidupku orang yang cita-citanya terkabul sujud begitu khusyuknya kepada Tuhan yang sering aku saksikan adalah apabila orang-orang mengalami kegagalan, ia begitu dekat dengan Tuhan sedangkan apabila ia sukses, pesta bermegah-megahan dan kadang-kadang sampai mabuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan langkah tegar kita tinggalkan aula lalu kita bercerita tentang gadis Indo pujaanmu dan aku lebih tidak mengerti lagi kau tidak mau menjadikan ia pacarmu, tapi cukup sebagai persahabatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal ia mulai hari itu surat cintanya bertumpuk di mejamu dan ia sungguh jatuh cinta padamu tapi jawabmu pelan ”sandiwara”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Dari kejadian-kejadian itu, betul-betul memberikan kenangan selama hidupku dan mudah-mudahan muncul lagi kejadian-kejadian baru yang sudah tentu aku tunggu jawabanmu, suratmu, anekdotmu dan juga oleh-olehmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam, sobatku !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;surat ketiga&lt;br /&gt;Saujana Senja di Ribathul-Khail&lt;br /&gt;------------------------------------&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Masih ingatkah kau, waktu kita mandi di tepi sungai Mahakam waktu itu ikan pesut menyamburkan air ke tepi dan kau menggigil ketakutan dan teman-teman kita yang lain berlari ketakutan mereka ramai bercerita tentang kejadian ikan pesut itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut legenda daerah Kutai kata teman kita dari Melak bercerita bahwa, pesut itu dulu adalah seperti kita, ia dua bersaudara laki dn perempuan yang sedang menyaksikan Pekan Erau di Kutai Lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncak acara erau tersebut diadakanlah perlombaan memakan bubur yang lagi panas. Dua orang bersaudara tersebut tertarik dengan hadiah yang akan di dapat maka mereka langsung menjadi peserta perlombaan.&lt;br /&gt;Dengan motivasi dan semangat yang tinggi mereka langsung melahap semua bubur yang ada sampai kepada bubur yang belum lagi masak di kawah yang lagi mengepul asapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya mereka kepanasan, berlari ke tepi sungai dn menyelam kemudian muncul menjadi ikan pesut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu kata teman kita tadi, pesut selalu menyamburkan air dari mulutnya yang asalnya kepanasan hingga sekarang pesut masih menyamburkan air sebagaimana yang kita saksikan tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Sekarang ikan pesut itu sudah jarang kelihatan di sungai Mahakam hanya sekali-sekali saja, sebagai pertanda bahwa ikan itu sudah langka. Dan kitapun sekarang tidak takut lagi dengan ikan yang sebenarnya penuh bersahabat dengan manusia dan pandai menirukan apa saja yang kita ajarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Kepunahan ikan tersebut sebagaimana hilangnya pelangi yang sering membentang di muara Kutai Lama karena terpaan panas mentari, sepanas air mendidih yang mengeluarkan kepulan asap membara melambung ke angkasa, mewarnai ritme dan lagu kehidupan manusia.&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Kau pasti ingat tentang Ribathul-Khail suatu nama yang fantastik – konotatif yang memberikan imbas nostalgia waktu kita sama-sama belajar di sana tempo hari. Kita sama-sama bisa merasakan sekarang terpaannya, pagi hari kita dididik formal, sore hari kita diberikan pelajaran ketrampilan dan malam hari kita diajar bermuhadharah (latihan pidato).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya kita memang kewalahan, sedih dan duka, pilu dan ngeri, bosan dan sepi berpadu di benak kita dan aku langsung teringat peristiwa aku mau pulang/ berhenti sekolah, sebab aku tidak sabar menghadapi secuil cobaan. Kau lalu berucap, ”kawan” hidup ini penuh tantangan dan cabaran adalah ujian, ujian juga cuma sebentar kalau kita sedikit sabar insya Allah akan sukses, kau elus aku dengan linangan air mata seperti layaknya saudaramu sendiri.&lt;br /&gt;Aku tertegun, seolah-olah tersentak, sebagaimana layaknya bermimpi yang buruk kemudian kau yang membangunkanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menangis sepuas-puasnya kau tetap sabar menuntunku, memberikan siraman motivasi, sehingga aku tabah dan mengurungkan niatku untuk pulang/berhenti sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Kalau aku teringat kejadian itu, maka aku selalu menyebut namamu hatta dikeheningan malam, hujan atau panas terik, kau bagiku adalah guruku, saudaraku dan sahabatku yang sangat susah aku melupakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persahabatan adalah tali yang disimpai dengan satu pengertian, membuka wawasan kesabaran dan kesabaran membuka hati menuju pintu kesuksesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Aku teringat waktu kita praktik perkebunan, kau begitu rajin dan giat mengikuti petunjuk instruktur, sehingga kau lulus dengan baik, sedangkan aku hanya pas-pasan.&lt;br /&gt;Aku  berucap padamu, apa kita ini mau menjadi tukang kebun ? jawabmu ringan ”mandor tukang kebun”. Mandorkan harus menguasai seluk-beluk ilmu perkebunan. Kawan katamu dengan pelan, apa saja ketrampilan yang diajarkan kepada kita, kita harus mengikutinya dengan baik dan seksama, sebab kita calon masa depan, sambil kita tertawa bersama.&lt;br /&gt;Kawan, bukankah kita hidup ini warna-warni yang menuntut kita harus pandai mengaduknya menjadi pelangi kehidupan ?!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah kita dituntut untuk bersandiwara, jadi pelaku utama atau menjadi penonton yang menunggu berakhirnya pertunjukkan atau tidak mau berperan apa-apa, laksana batu kerikil yang setiap hari kita injak di halaman sekolah.&lt;br /&gt;Tapi lain halnya dengan kerikil kehidupan yang menuntut kita waspada, sehingga tidak tergelincir ke dalam lembah kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Kata-katamu itu masih terngiang tatkala aku menemui kerikil jalanan, sehingga aku perlu petuahmu yang merupakan penyegar kehangatan bagiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Kau masih ingat di pagi buta tatkala kita berolahraga, melihat kau asyik bercanda-ria dengan gadis sebaya, kadang kau mengerling memberikan isyarat penuh arti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kau malam harinya memanggilku, dengan sedikit perasaan kaku, bibirmu seolah-olah berat berkata, kau berucap terbata-bata, sehingga aku heran sebab tidak sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;Kawan, kata kau pelan, coba kau baca surat ini pelan, akupun tak sabar ingin mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, rupanya kau sedang menerima surat cinta dari seorang gadis yang menjadi rebutan di sekolah kita. Banyak teman-teman kita yang sudah jatuh cinta padanya, dia adalah gadis Kutai yang cantik yang kata teman-teman kita  ”bidadari dari kayangan”.&lt;br /&gt;Mataku terbelalak langsung kuucapkan selamat padamu tapi kau aneh sobat, kau langsung menangis tersedu, terisak dan yang kudengar istighfarmu berulang-ulang. Akupun heran, seheran pelangi yang muncul di langit di pagi hari,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan, katamu pelan, menurut kamus kebiasaan memang tidak ada kucing yang menolak ikan,tak ada harimau yang tak doyan daging tak respon tan stimulan. Tapi bagiku, bagi kita kamus kebiasaan bukanlah kamus kehidupan.&lt;br /&gt;Aku bertambah bingung dengan bahasa falsafahmu yang sudah tentu aku kewalahan menterjemahkan arti sasaran yang kau tuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Bagaimana cintanya, kau tolak ? Aku sedikit cemas, jangan-jangan kau jawab ‘ya’. Kau termenung sejenak sambil melihatku sekaligus menguasai jiwaku.&lt;br /&gt;Tugasku di sini belajar kawan, menggali pengetahuan, jawabmu tegar, aku ingin merubah kehidupanku, keluargaku dan masyarakat. Bukan aku bercinta tak mau, tapi aku takut terbawa arus cinta yang katanya tak bermuara. Kita hidup ini memang perlu cinta dan kalau tanpa cinta  mana sudi mentari selalu terbit di ufuk timur memberikan sinar kehidupan dan rembulan bersinar purnama kesyahduan, mereka begitu asyik mengisi siang  dan malam, bercanda-ria demi cintanya  kepada Sang Pencipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis manis yang lincah itu  akhirnya  mengerti tentang kamu, tentang cita-citamu dan lebih-lebih lagi tentang isi hatimu, sehingga ia ingin menjadikanmu sebagai saudara angkatnya, kamupun setuju, berlinang air matanya begitu ikhlasnya melihatmu mengangguk setuju.&lt;br /&gt;Sampai orangtuanya  memberi tahu Kepala Sekolah dan Guru bahwa kau adalah keluarganya.&lt;br /&gt;Dan aku masih ingat, teman-teman mengolokmu, bukan keluarganya tapi calon menantunya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Setahun kemudian kau berada di penghujung kelas SLTP dan saudara angkatmu sudah berada  di kelas dua tingkatan yang sama.&lt;br /&gt;Suatu senja kau kulihat sangat gelisah, segelisah  gadis ayu yang pertama kali jatuh cinta padamu. Aku heran dan langsung menyapamu, kau tak tahu jawabmu seenaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kau dijemput dan sudah tentu kau selalu mengajakku. Aku melihat saudara angkatmu (di benakku cewekmu) terbaring membujur di bangsal rumah sakit Tenggarong, mukanya pucat, pandangannya redup dan orang tuanya memelukmu, menceritakan keadaan saudaramu. Kau tampak tenang, tabah tapi air matamu meleleh di pipimu dengan muka yang merah kau tahan segala perasaan.&lt;br /&gt;Aku tak tahu perasaanmu tapi mungkin berpadu  antara kasih, cinta dan cita-cita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Saudara angkatmu mengerlingkan mata, aku langsung teringat setahun yang silam ketika kau bercanda ria di pagi buta tatkala kita berolahraga. Ia berucap pelan sekali, ”gapailah cita-citamu, jadikanlah aku saudaramu, tolong jagalah orangtuaku dan jangan lupa  doakan aku selalu, sungguh aku mencintaimu, dua kali kalimat itu ia ulang, akhirnya ia genggam tanganmu, kau bimbing ia mengucapkan kalimah thayyibah ”la-ilaha-illallah” akhirnya ia tersenyum puas dan menghembuskan napasnya yang terakhir dalam dekapan dan bimbinganmu, ”innalillahi wainna ilaihi raji’un”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Tak sanggup rasanya  aku mengungkapkan kenangan itu, tapi dapat kubaca dalam buku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diaryku.  Saudara angkatmu (pacarmu) meninggal dunia sebab kangker darah yang sudah parah.&lt;br /&gt;Ketabahanmu, ketenanganmu, ketajaman perasaanmu sungguh suatu kelebihan yang menurutku sangat luar biasa yang langka dimiliki oleh kebanyakan orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Aku tak bisa membayangkan posisimu  tatkala itu tapi kau sangat tenang, bukan hidup dan mati, rezeki dan jodoh adalah urusan Allah, ucapmu pelan. Kita hanya meniti, menyusuri pantai, menunggu badai melintasi peristiwa. Siapa menabur makna, menanam cita pasti memetik bahagia dan sebaliknya siapa menanam alpa, menabur duka pasti menuai derita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Aku dan teman-teman turut mengantar ia ke tempat pembaringan terakhir, orang tuanya dan kau sangat tabah, kutaburkan bunga di atas pusaranya, kau hanya turut memandang, kemudian kau menunjuk ke atas, menunjuk pelangi berwarna-warni, kau angkat tangan berdoa pelan.&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;ya Tuhan, terimalah saudaraku ini&lt;br /&gt;sebagai orang yang beriman di sisi-Mu&lt;br /&gt;ampuni semua kesalahan dan kealpaannya&lt;br /&gt;jadikan ia termasuk hamba-hambamu yang&lt;br /&gt;shalehah yang cinta tentang hakikat&lt;br /&gt;ayat-ayat-Mu, kabulkan cita-&lt;br /&gt;citanya ya Allah&lt;br /&gt;sebagaimana&lt;br /&gt;Engkau&lt;br /&gt;mengabulkan setiap&lt;br /&gt;permohonan doa di keheningan&lt;br /&gt;malam membara, mengusik terlenanya&lt;br /&gt;impian manusia, memisahkan&lt;br /&gt;antara benci dan cinta&lt;br /&gt;antara terang&lt;br /&gt;dan gelap&lt;br /&gt;gulita&lt;br /&gt;sebagaimana Kauatur pasangan hidup&lt;br /&gt;antara siang dan malam&lt;br /&gt;antara mentari dan rembulan&lt;br /&gt;berpadu di pangkuan-Mu, kelihatannya&lt;br /&gt;mereka berpisah seolah-olah tak pernah&lt;br /&gt;bertemu, padahal mereka bersatu&lt;br /&gt;dalam perwujudan cintanya&lt;br /&gt;pada-Mu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Itulah kenanganku dan kenanganmu yang mampu kuingat dan tidak bermaksud membangkit kembali kenangan lama untuk menjadikanmu sedih, tapi aku yakin itulah saujana senja Ribathul-Khail, menyimpai sejuta kenangan, pahit di kala merasakan tapi indah di kala mengenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Kini Ribathul-Khail tidak seperti yang dulu jauh berubah baik dari segi prasarana dan juga jumlah siswanya yang sudah menampung hampir seluruh anak Kaltim, tapi tatanan mutu pembelajarannya sudah tidak seperti yang dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah sedikit lebih manja dan mungkin itulah gambaran, kalau anak yang paling tua pasti sedikit manja, tapi sarat pengertian, pengalaman dan mandiri, sedangkan yang lebih muda, sedikit lebih manja dan kurang untuk mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah mungkin suratan alam menjadi renungan kita dalam meniti kehidupan.&lt;br /&gt;Pelangi pengalaman Ribathul-Khail, merupakan nostalgia kehidupan sekaligus memberikan secercah  kenangan dalam menggapai cita menyimpai cinta dalam nuansa titian kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Selamat bernostalgia !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;surat keempat&lt;br /&gt;Menggugat Nostalgia Yang Hilang&lt;br /&gt;-------------------------------------&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Kutulis surat ini kepadamu, sebagai rasa rindu atas berbagai peristiwa yang kau alami bukan membangkitkan luka hati, apalagi menjadikanmu sedih, tapi hanya ingin mengingatkanmu beberapa nostalgia yang hilang sebagai simpai kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kabarmu sekarang ? lebih kurang 20 tahun yang lalu kita berpisah suatu rentang waktu yang cukup panjang tapi kalau kita jalani rasanya baru kemarin pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Aku merasa bangga dapat menelpon walaupun susah payah aku mencarinya, namun berkat keuletanku, akhirnya aku bisa bercakap denganmu walaupun hanya lewat udara. Ada keseriusan, ada keterbukaan dan mungkin juga terselip beberapa pengalaman sebagai manifestasi persahabatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu aku membuka file lama rupanya banyak rekaman peristiwa, lebih-lebih  waktu kita sama-sama sekolah di PPKP Ribathul-Khail Timbau Kutai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun monitor komputerku terang tapi kadang-kadang ada bagian-bagian yang hilang, dimakan virus zaman, apalagi virus kehidupan. Untuk mengabadikan peristiwa-peristiwa lama, menjadi nostalgia maka kutulislah sebagai simpai abadi, bernostalgia dengan pena sebagai pelipur lara.&lt;br /&gt;Kau dan aku adalah sama-sama putra daerah yang setelah menamatkan pendidikan dasar (kala itu masih 6 tahun) kita bersama beberapa teman yang lain melanjutkan pendidikan di PPKP Ribathul-Khail Timbau Kutai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada rasa keberuntungan sebab di antara teman-teman akulah ranking yang paling akhir dalam kesusahan biaya kehidupan, sedangkan you termasuk anak yang lumayan.&lt;br /&gt;Beruntung kukatakan, sebab aku bisa belajar dengan baik maka tidak jarang aku ranking pertama dalam prestasi dan inilah yang selalu aku syukuri dan aku yakin betul dengan firman Allah yang selalu kubaca, tatkala aku duka maupun lara.&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;”dan (ingatlah juga) tatkala Tuhanmu memaklumkan; sesungguhnya&lt;br /&gt;jika kamu bersyukur&lt;br /&gt;pasti Kami&lt;br /&gt;akan&lt;br /&gt;menambah&lt;br /&gt;(nikmat) kepadamu&lt;br /&gt;dan jika kamu kafir (mengingkari&lt;br /&gt;nikmat-Ku) maka sesungguhnya azab-Ku&lt;br /&gt;sangat pedih” (QS.14 : 7)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Hidup ini kadang-kadang aneh, penuh fatamorgana sama halnya dengan cinta, hari ini kita dapat bilang sayang tapi esok mungkin sebel berkepenjangan, apalagi lusa kadang-kadang merajut makna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian Tuhan jadikan insan ada kalbu yang selalu berpasangan dengan perasaan dan ada nafsu yang selalu penasaran, kompleksitas seperti ini patut menjadikan kita sujud kepala, sebagai rasa syukur kepada-Nya. Tapi tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sedikit diantara kita, kebanyakan lupa, tegak kepala kemudian terlena, lalu sombong dengan prestisenya maka menjadilah kufur – merana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Ada pelangi nostalgia yang ingin aku paparkan padamu, sebuah simpai kenangan tentang teman kita tempo hari, aku merasa bangga tatkala mendengar darimu, teman kita ada yang jadi dengan pasangannya semula, ada yang putus di tengah jalan, ada yang sampai kini masih sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal kalau kita perhatikan mereka pada waktu itu sangat susah berpisah atau dipisahkan, laksana siang dengan malam, berpaut pada fokus integritas alam. Hingga pada waktu itu aku hanya jadi pengamat, enggan aku bermain peran, sebab aku sadar cerminku tidak sejernih cermin mereka, maka akupun memfokuskan diri pada pelajaran semata, tapi walaupun demikian kadang-kadang aku dapat juga kertas berwarna jingga tapi semua itu kuanggap tiada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa indahnya waktu kita berada di PPKP tempo hari, sungguh indah. Keindahan itu laksana purnama, membayang kenangan dalam simpai kesyahduan.&lt;br /&gt;Inilah romantika kehidupan, berintegritas dalam volume kesibukan masing-masing dalam rentang waktu yang cukup panjang, sehingga menimbulkan banyak simpai kenangan. Dan kenangan itu perlu dipatri dalam nuansa kunci kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita kadang-kadang terlalu berpegang pada kamus kebiasaan dan sebenarnya masih ada kamus kehidupan. Inilah realita dalam dinamika pergaulan menjadikan kita dalam menuntun masa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Ada suasana yang ingin kuangkat pada kesempatan ini yaitu jalinan asmara antara dua insan sebaya, kenangan ini cukup syahdu sebab ada pelangi di siang hari, kemudian tenggelam sebelum senja.&lt;br /&gt;Aku yakin jaringan asmara seperti ini langka, selangka gerhana matahari dan bulan sebab mereka berdua sudah berjanji setia, walau kadang-kadang badai dan topan selalu memberikan terpaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Surat ini kudapat dari tiupan angin yang memberitahukan retaknya jaringan komunikasi dua insan tatkala aku masih berada di Kota Singa ” Syria ”. Maafkan aku sobat, seluruh bundel suratmu dan surat dia kuterima via email, walau kadang-kadang cukup membuat aku termangu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutulis kembali surat itu sebagai data otentik bahwa dulu dua orang sejoli pernah bersatu, bersemi dalam simpai yang dalam sebelum terjadi badai keretakan, jauh sebelum krismon seperti ini.&lt;br /&gt;Surat itu berwarna jingga, dilipat segitiga, sebagai simbol nuansa perkenalan ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yang tercinta,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ukhti Soraya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;di-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;meja belajar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Terlebih dahulu aku mohon maaf, karena mengganggu konsentrasimu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maksudku, aku hanya ingin berkenalan denganmu. Sejak kemarin ketika kamu menyapaku dengan sedikit senyum, sampai saat ini aku tak mampu melupakan peristiwa itu, kadang hal itu membayang, laksana pelangi di siang hari, mengukir warna dalam keindahan kalbu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ukhti,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa ini terjadi ? Akupun tak mengerti, surat inipun kutulis berpadu antara khayal dan akal. Tapi aku yakin, kamu pasti mengerti, sebagaimana mengertinya mentari dan rembulan yang silih berganti tanpa paksaan dan selalu penuh pengertian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ukhti,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aku tunggu jawaban darimu, walau aku masih termangu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wassalam,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ttd&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Thyan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Surat ini cukup singkat, sesingkat warna pelangi di siang hari yang akan sirna ditelan senja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga hari kemudian surat itu berbalas dengan nuansa yang cukup mendebarkan kalbu dan kertasnyapun berwarna biru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yang tercinta,&lt;br /&gt;Thyan&lt;br /&gt;di-&lt;br /&gt;meja belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa ‘alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,&lt;br /&gt;Akupun minta maaf karena baru sekarang sempat membalas surat ini. Aku cukup mengerti, walau memerlukan masa dalam menginterpretasi makna, maklum bahasanyapun penuh bersayap.&lt;br /&gt;Kalaulah hanya perkenalan bukanlah menjadi persoalan, lebih  dari itupun bisa berkelanjutan, akupun tak keberatan. Sayang, cukup dulu sampai di sini, lain kali bersambung lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;ttd&lt;br /&gt;Soraya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Inilah awal surat perkenalan menjembatani dua insan berpadu dalam mimpi dan kemudian menuai khayali.&lt;br /&gt;Surat ini ringkas tapi ternyata membuat batas dalam dinamika jalinan hubungan sijoli, paduan makna hakiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang kalau sudah bersambut, rasanya bergetar seluruh isi alam, hal ini biasa terjadi di kalangan kawula muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari berganti minggu, bulan bersua tahun, ikatan batin dua sijoli ini terus mengalir, laksana air sungai Mahakam yang bermuara ke Muara Jawa.&lt;br /&gt;Hati siapa yang tidak bertaut, bertali dalam simpai kasih sayang. Terasa nilai perpaduan antara gejolak hati dan debaran nurani bertaut dalam integritas janji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Lebih kurang tiga bulan kemudian, bersemi rasa rindu terus membara bergejolak bagai api yang terus membakar dalam bara kerinduan. Kalau sudah rindu, apapun terasa syahdu, jangankan bertemu lewat suratpun terasa mengasyikkan dan dapat menggetarkan kalbu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desakan hati memerintahkan kepada tangan untuk menulis rangkaian, mengeluarkan aspirasi yang penuh kerinduan. Hingga kedua insan ini sama-sama menanggung rindu, mereka berpuisi dalam untaian yang penuh harapan.&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kawan,&lt;br /&gt;kutiupkan mantra&lt;br /&gt;dalam semilir angin yang terbata&lt;br /&gt;menyampaikan kata-kata bermakna&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hati ini gundah&lt;br /&gt;sempena gelisah&lt;br /&gt;resah&lt;br /&gt;dalam dekapan mahabbah&lt;br /&gt;apakah bunga akan layu&lt;br /&gt;sepi, mendayu&lt;br /&gt;dan akupun rindu&lt;br /&gt;biarkan semua orang tertawa&lt;br /&gt;atau menangis sesukanya&lt;br /&gt;namun dalam hati ini kaulah satu-satunya&lt;br /&gt;(... percik renungan ... Thyan).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Dalam bercinta memang penuh fatamorgana, kadang salam lewat udarapun bermakna dan sampai kepada tujuan, inilah suatu keajaiban. Soraya-pun menulis untaian dalam kata, sebagai jawaban kepada Thyan, di balik kerinduan.&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kawan&lt;br /&gt;indah nian&lt;br /&gt;semilir angin yang menderu&lt;br /&gt;menyampaikan kata-kata rindu&lt;br /&gt;kadang ingin bertemu&lt;br /&gt;namun sedikit malu&lt;br /&gt;mulutpun mengucap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;namun setelah itu lenyap&lt;br /&gt;biarkan orang tahu&lt;br /&gt;hingga mereka pilu&lt;br /&gt;tapi kita berdua tetap merindu&lt;br /&gt;(... jawaban khayali... Soraya).&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Waktu terus berlalu, entah sudah beberapa kali pertemuan, entah berapa surat yang sudah menumpuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perpaduan dua sejoli ini melahirkan tatanan ikatan dalam dekapan yang penuh harapan. Walau hati tetap berpadu namun belajar tetap nomor satu.&lt;br /&gt;Inilah kutipan surat mereka, tatkala waktu itu berjanji setia ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dinda&lt;br /&gt;Yang terhormat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh,&lt;br /&gt;Doaku padamu tetap menyertai setiap saat, walau kita saat-saat krisis telah berlalu dan kita dapat tenang kembali. Ada suatu kebanggaan yaitu patrian simpai gejolak emosional kita dapat satu kesatuan visi berpadu dalam suatu kalbu, mencoba menggalang dalam rentang masa yang cukup panjang, tapi aku bertekad untuk tetap setia walaupun gerhana kehidupan mencabar kita.&lt;br /&gt;Rencana setelah selesai pendidikanku di sini, aku akan melanjutkan ke propinsi, setelah berhasil barulah kita mencoba merajut nilai persahabatan dalam dimensi kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada suatu kekhawatiran di kalbu ini, sanggupkah dinda menunggu rentang waktu yang cukup panjang ? Apalagi pergeseran nilai yang selalu menggoda.&lt;br /&gt;Apakah pelangi ini tetap bertahan atau sirna di telan mentari senja, namun semua itu tergantung dinda ?&lt;br /&gt;Betapa indah rajut benang selama ini kita coba rentang dalam tenunan kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah tekad kanda, menunggu sambil termangu walau semua itu pasti berlalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;Ttd&lt;br /&gt;Kanda Thyan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;Setelah dibaca berulang kali, maka surat itupun diberikan ‘ ...&lt;br /&gt;Hati masih berdebar, penuh gemetar, kalut antara harap dan cemas, berintegritas dalam penantian. Surat itupun sampai kepada alamat, lima hari kemudian surat itu baru berbalas.&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanda&lt;br /&gt;Yang tercinta,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,&lt;br /&gt;Hati ini bergetar dalam kerinduan berpadu antara rasa dan karsa penuh harap menyusun kata, walau dinda terbata memahami makna, namun masalah kita berdua, dinda mencoba setia walau apapun kata dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dindapun ingin melanjutkan studi ke propinsi mencoba merajut makna, merangkai kata dalam menyimpai hubungan kita, tapi yakinlah kanda, dinda berusaha sepenuh raga, asal kanda mencoba selalu setia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;ttd&lt;br /&gt;Dinda Soraya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Patrian nilai dua sejoli ini, sebagai lambang bahwa hidup ini memang sangat unik penuh dengan simbol-simbol yang perlu diinterpretasikan sebagai siklus dalam bercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini perlu interpretasi, sebab makro dengan liku-liku, fatamorgana dalam lingkaran mimpi, terbangun dibuai khayali, memang kalau sudah cinta bertaut, semua dianggap patut, gunung tinggi kan didaki, lautan luas kan diseberangi wakau tak pandai berenang inilah dilematika cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta menafsirkan segala kesulitan dalam dimensi dunia dan memberikan arahan kepada tujuan hakikat kehidupan yang penuh fenomena simbol dari alif sampai ya dalam pengenalan eksistensinya terasa nikmat komunikasi yang indah dan mengasyikkan, ohoy,... itulah orang bercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Gelombang dan frekuensi cinta dua sejoli ini terus berlanjut, terasa syahdu bila merindu ingin rasanya bersama dalam pelukan yang baqa.&lt;br /&gt;Tapi apakah hari selamanya panas ? tentu tidak, kadang ada gerimis di siang terang, kadang mendung di siang bolong, ada pelangi di tengah hari.&lt;br /&gt;Demikian simbolis integritas makna antara denotasi dan konotasi dalam paduan interpretasi.&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Integritas perpaduan hari demi hari, melahirkan minggu dan minggu menuai bulan terus berputar dalam pelukan tahun, berharap dengan penuh kecemasan, menunggu sambil termangu, penuh keluguan yang mencekam.&lt;br /&gt;Memang benar, pekerjaan yang paling menjemukan “menunggu apalagi sambil termangu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Kadang ada hujan di tengah hari yang melenyapkan panas setahun.&lt;br /&gt;Demikian dilematik kadang bersemi, kadang juga benci, kadang merindu, kadang juga sebel melulu, berpadu antara benci dan rindu. Hubungan dua sejoli ini setelah sama-sama selesai pada pendidikan SLTA (kejuruan), masing-masing sudah mulai melangkah dengan jalan sendiri-sendiri.&lt;br /&gt;Hal ini berawal dari kabut di pagi hari, kemudian berlanjut hingga tengah hari.&lt;br /&gt;Suasana makin berubah, tatkala kilat dan guntur saling menyambar maka alam raya menjadi gulita, ibarat kapal sudah kehilangan nakhoda, tinggal saat menunggu karam atau tenggelam di lembah wada’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Alampun turut berduka, tatkala dua sejoli ini memilih jalan dan langkah masing-masing. Seminggu hujan terus berlalu, mengguyur dalam kesyahduan yang lara, hatipun tidak menentu bertaut dalam kebencian dan kesal yang cukup berkepanjangan. Siapapun pasti merana, segundah gerhana, namun biarkan semua itu berlalu dalam putaran masa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Akhirnya banjirpun melanda, menggenangi kota Samarinda menghayutkan  semua yang ada, sekaligus menghapus noda dalam kenangan lama, menutup lembaran-lembaran cinta yang pernah bersemi dalam kenangan pelangi.&lt;br /&gt;Dan mentaripun cerah, menggugat nostalgia rembulan yang pernah bersemayam dalam relungan lama yang indah di kala merasa dan sedih tatkala romantika yang tak sampai ke ujungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Di akhir surat ini akupun ingin menggugat beberapa nostalgia yang hilang sebagai ungkapan hati seorang teman agar qadha yang sudah tertulis dan qadar yang telah terlukis jangan menjadi dua kali karena itu sungguh menyakitkan sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta bukanlah sesuatu yang harus dipelajari dari manusia, melainkan sebagai karunia Tuhan dan berasal dari kasih dan sayang-Nya. Dan jika seseorang telah memiliki cinta, maka dia tidak lagi tunduk di bawah kekuatan yang lebih besar dari dirinya sendiri, sebab dia sendiri sudah menjadi kekuatan yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Love is art and be your self in love (cinta itu indah, maka kenalilah pribadimu dalam bercinta).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kita pikirkan lebih kecil daripada yang kita ketahui. Apa yang kita ketahui lebih kecil daripada yang kita cintai dan yang kita cintai jauh lebih kecil daripada yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh dimensi ala mini hanya terbagi dua, mencintai atau dicintai, kalau kita dicintai atau mencintai, maka jangan coba untuk mengkhianati apalagi pernah berikrar janji karena itu sangat menyakitkan sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu menatap mentari, maka kamu sendiri tidak dapat melihat bayanganmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat,&lt;br /&gt;Demikian goresanku kali ini, sebagai simpai persaudaraan diantara kita, sekaligus mengingatkan beberapa nuansa nostalgia yang pernah bersemi di dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“SELAMAT BERNOSTALGIA”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;sesungguhnya dunia ini&lt;br /&gt;adalah samudra yang&lt;br /&gt;dalam&lt;br /&gt;telah&lt;br /&gt;banyak manusia&lt;br /&gt;yang tenggelam maka&lt;br /&gt;jadikanlah kapalmu di dunia ini&lt;br /&gt;takwa kepada Allah&lt;br /&gt;muatannya&lt;br /&gt;iman&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;layar / mesinnya&lt;br /&gt;tawakkal&lt;br /&gt;maka&lt;br /&gt;engkau selamat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(alhukama)&lt;br /&gt;tataplah mentari&lt;br /&gt;maka&lt;br /&gt;kamu tidak&lt;br /&gt;dapat melihat&lt;br /&gt;bayanganmu, tapi&lt;br /&gt;tataplah rembulan&lt;br /&gt;maka kamu&lt;br /&gt;akan melihat&lt;br /&gt;pelangi&lt;br /&gt;ke&lt;br /&gt;hi&lt;br /&gt;dup&lt;br /&gt;an&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;surat kelima&lt;br /&gt;Pelangi Buat Ukhti&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Kutulis surat ini untukmu, walau nuansa dan suasana jauh berbeda. Tapi kerinduan ternyata memberikan inspirasi baru dalam menyimpai keindahan kenangan.&lt;br /&gt;Bagaimana kabar dan suasanamu, semoga selalu sehat dan sukses. Juga bagaimana teman-teman kita yang lain ? Diharapkan sukses semua, minimal dalam berkeluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Terlebih dahulu aku mohon maaf karena surat ini kutulis bukanlah mengangkat kepedihan, tapi ingin mematri suatu kenangan indah yang perlu lestari dalam nuansa era yang abadi.&lt;br /&gt;Bukankah orang yang pandai mematri kenangan adalah memberikan kelembutan sekaligus pengalaman. Kenangan suatu kata yang susah diinterpretasikan, memberikan kesan terhadap pribadi yang melakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Kenangan ini muncul kembali ketika kamu kemarin menelponku dari kejauhan dengan nada sabar dan sedikit  bergurau aku masih sempat menanyakan seseorang yang pernah melukis di kalbu kenanganmu dengan tinta emas yang susah dilupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman itu dalam bahasa Arab disebut „khalil“.&lt;br /&gt;Khalil, bukanlah nama seseorang tapi hanya sebuah identitas untuk mengingatkan kembali file yang pernah kau disimpan dalam kalbu memori kenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau monitor dan keyboat komputerku sudah tua, kemarin kubersihkan pelan, untuk mengingat dan merangkai sebuah kenangan yang pernah kutahu tentang edisi yang pernah bersemi di lubuk seorang sahabat yang sedang menanti rembulan memancarkan purnama kesyahduan walau hari ternyata sudah pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Kuketik tuts dengan pelan dan layar monitor kucari file khalil, walaupun aku cukup susah membersihkan tapi ternyata masih bisa dibaca,walaupun aku cukup susah membersihkan tapi ternyata masih bisa dibaca, walaupun ada sebahagian yang hilang karena ternyata virus, lebih-lebih virus kehidupan selalu  menggeruguti seseorang.&lt;br /&gt;Demikian kenangan yang kuangkat untuk mengingatkanmu kembali tapi tidaklah semurni peristiwa yang berlalu, nostalgia itu ternyata sebahagian dihapus oleh virus keterbatasan dan kelupaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Waktu itu kau dan aku sama-sama duduk di kelas II (dua) SLTA tahun 1983, kau beruntung dapat melaksanakan ibadah haji bersama-sama sekeluarga.&lt;br /&gt;Aku dan teman-teman yang lain hanya dapat bermimpi menginjakkan kaki di kota suci itu. Ada satu hal yang kutitip khusus padamu, doakan kami semua ke sana dan tolong  jangan lupa oleh-olehnya sebagai kenangan penyimpaian persahabatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Teman-teman kita cukup ramai membicarakan tentang keberangkatanmu ke tanah suci, seorang gadis yang cukup manis, kaya, ramah dan hangat dalam pergaulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah kehangatan seseorang teman dalam pergaulan menjadikan ia dikenang dan menjadi bahan pembicaraan plus seorang yang kaya lagi. Seorang gadis SLTA yang sedikit berpengetahuan agama, berangkat menunaikan manasik haji yang tulus menelusuri tepi pantai kehidupan menuju kesempurnaan rukun Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heboh kelas kita waktu itu, seheboh guruh dan guntur yang selalu bersahutan, mengisi ritme alam jagat raya bertaut dalam kebisingan, menandingi kesibukan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Lebih kurang 40 hari kamu meninggalkan kami, terasa sepi, sesepi malam yang tak berbintang namun bagaimanapun siang pasti datang, sesuai rotasi perputaran.&lt;br /&gt;Ramai kami mengunjungimu tatkala kamu telah kembali ke tanah air, berbagai cerita dan oleh-oleh cendramata, menghiasi kegembiraan bersama, sebagai manifestasi syukur kepada-Nya.&lt;br /&gt;Di samping itu ada kegembiraan yang luar biasa yang tak dapat diungkapkan dengan kata-kata, di balik sinar wajahmu tersembunyi sebuah ijabah-mahabbah, kesyahduan yang mengasyikkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejolak dan jiwa muda membara, membakar kekeringan suasana dalam pantai dan ombak kehidupan. Bukankah kita dalam menelusuri kehidupan pasti terdapat gelombang yang selalu beraksi dalam tatanan alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah setiap orang pasti berhadapan dengan sejuta peristiwa baik yang sedih nestapa, maupun gembira yang asyik dalam belaian cinta kadang merenggut masa dalam mahabbah sebagai manifestasinya.&lt;br /&gt;Dan jika seseorang memiliki cinta maka dia tidak lagi tunduk di bawah kekuatan yang lebih besar dari dirinya sendiri, sebab dia sendiri sudah menjadi kekuatan yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian rangkaian  hakikat arti kehidupan dalam manafsirkan tatanan dan dilema, khususnya para kawula muda.&lt;br /&gt;Di samping kegembiraanku, kau telah berhasil mendapat gelar ’hajjah’ tapi di balik itu ada yang lebih besar lagi  yang dapat mempengaruhi jiwamu yakni kau dapat berdoa lebih khusyuk di ’raudha’ dalam rangka memberikan motivasi jiwa menghadapi dilematiknya kehidupan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa untaian doa yang kau ucapkan begitu khusyuknya ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ya Allah, Rabb Penguasa Alam,&lt;br /&gt;Kau tunjukkan betapa besar nikmat dan anugrah-Mu, berjuta insan menadah tangan, bersujud dengan linangan air mata, terasa malu atas noda dan dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku,&lt;br /&gt;Tangan apa yang harus kami pakai untuk menutupi rasa malu dan luka hati yang sembilu, kebanggaan apa lagi yang masih tersisa untuk menampakkan sosok wajah orang beriman. Bahasa apakah yang pantas kami ucapkan selain istighfar dan sujud kepada-Mu.&lt;br /&gt;Pikiran dan otak seperti apa yang harus kami pakai untuk memahami prilaku manusia yang mengaku menyembah-Mu dengan penuh cinta tapi hatinya compang-camping yang sarat dengan rasa curiga yang terus membara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku,&lt;br /&gt;Maafkan hamba manusia dunia yang sering lupa, betapa disetiap pori-pori hamba adalah keringat penuh dosa yang sering berkata atas nama syurga, padahal Engkau Maha Tahu, hamba adalah debu-debu yang menderu diburu nafsu, akar yang tercabut dari batangnya, diamuk oleh badai kebodohan dan kesombongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku,&lt;br /&gt;Tempatkan teman dan sahabatku di “taman firdaus” yang merekah senyum menebar semerbak bunga ataukah hanya derita, luka dan air mata karena Engkau telah memalingkan muka dan bosan dengan kata-kata.&lt;br /&gt;Tuhan,&lt;br /&gt;Berilah aku kenangan khusus do kota Rasul ini sebagai sejarah dalam kehidupanku, amin ya Allah, wahai Tuhan segala hamba.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai berdoa temanku tersebut pulang ke pondokan (maktab) dn di maktab ia ditegur oleh seorang laki-laki Arab yang aduhai dan kemudian berkenalan, walau masih menggunakan bahasa sama-sama tidak mengerti, maklum temanku ini bahasa Arabnya masih satusatu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Entah dalam hati apa yang sedang bergejolak, entah malaikat mana yang sedang Turín, entah pelangi apa yang sedang terbentang, entah dan sejuta entah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maklum darah muda, membakar nadi-nadi percernaan dengan desiran arus pedas ditambah saus tomat mempercepat membuka tabir dalam keasyikan luapan membara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Senyuman memberikan isyarat multi arti dan bahkan agama kita memberikan tuntunan, senyum berarti sedekah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dengan senyuman dilanjutkan berkenalan kemudian disimpai dengan berkirim surat pertanda ada harapan yang mendekap dalam rajutan fenomena fantastis khayalan kebersamaan.&lt;br /&gt;Bukankah kebersamaan melahirkan jiwa bersatu, bersatu dalam pelukan ritme khayali – melahirkan mimpi.&lt;br /&gt;Mimpi dalam dekapan kesyahduan menyimpai kenangan yang kadang-kadang menjadikan orang malas untuk bangun.&lt;br /&gt;Inilah kalau makhluk Tuhan melahirkan semi khayali bercinta, tunduk dan penuh dengan isyarat melahirkan simbol ritme dalam pelukan alam raya.&lt;br /&gt;Bukankah seluruh alam ini pada dasarnya bercinta ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Tidak ada satu makhlukpun di dunia ini tanpa kata cinta. Tapi lain halnya dengan manusia, makhluk yang sangat multi dimensi penuh akal dan khayal, penuh alas an dan pandai dalam segala hal, kadang derajatnya lebih tinggi dari malaikat dan rendahnya kadang melebihi aspal jalanan, tempat yang rendah – hina dan terpuruk paling bawah, Allah melansir peringatan ;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;…”sesungguhnya Kami telah ciptakan&lt;br /&gt;manusia dalam bentuk yang&lt;br /&gt;sebaik-baiknya&lt;br /&gt;kemudian&lt;br /&gt;Kami&lt;br /&gt;kembalikan ke tempat&lt;br /&gt;yang serendah-rendahnya”…&lt;br /&gt;(QS. 95 : 4-5).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah tamsil eksistensi manusia, antara stabil dan labil, antara rindu yang kadang diselimuti benci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Ingá kini temanku itu bermimpi, berpadu dalam dekapan pelangi, menunggu dan menunggu yang akhirnya termangu dalam keluguan dan cinta yang tulus penuh harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, hari berganti minggu, minggu bersua bulan dn bulan berputar tahun, pupus sebuah harapan, bak layang-layang yang tanpa tali, menarawang dalam posisi awan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaringan pertalian antara temanku dengan orang Arab ini hampir sepuluh tahun berlalu, setelah itu bisu yang satu tertidur dalam dekapan mimpi keindahan dan yang satu lagi terjaga tak pernah bermimpi pertanda ‘alamat’ tak bekal bersua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah satire kehidupan ;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;ada tukang tumpuk harta&lt;br /&gt;padahal tidak berhak memakannya&lt;br /&gt;ada tukang makan padahal bukan pengumpulnya&lt;br /&gt;terkadang baju digunting oleh yang&lt;br /&gt;bukan pemakainya atau&lt;br /&gt;dipakai oleh orang&lt;br /&gt;yang bukan&lt;br /&gt;pengguntingnya&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga satire bercinta ;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;ada yang mencinta&lt;br /&gt;padahal tidak dicinta&lt;br /&gt;ada yang mencinta dan dicinta&lt;br /&gt;tapi tidak pernah bersama ada yang&lt;br /&gt;bersama tapi tidak mencinta&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Sungguh sebuah dilemma bahwa kehidupan ini terasa sebagai panggung sandiwara, kitalah yang menjadi sutradara, actor atau penonton. Tapi walaupun jadi penonton, hendaklah penontonpun mengerti tentang skanerio, sehingga tatkala berakhir sebuah dramatika kehidupan, minimal kita sudah mengerti, arti dari sebuah eksistensi nilai kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Temanku ini sungguh luar biasa dalam artian sebenarnya dia tabah dan selalu berdoa kepada-Nya karena dia yakin dibalik sebuah kejadian mengandung hikmah dalam kehidupan, sebagai manifestasi pengalaman dan itu lebih meyakinkan tentang eksistensi keimanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Pada suatu masa temanku mendapat kibasan sayap malaikat, sayap yang menggetarkan tirai kesepian dalam kesendirian. Dia dipinang oleh seorang jejaka, ganteng dan sedikit berbudi bahasa, ia langsung terima dengan sedikit kesyahduan, maklum sudah lama tenggelam dalam buaian khayal dan mimpi yang cukup berkepanjangan.&lt;br /&gt;Tapi sayang, entah apa gerangan, ia memberontak kemudian tertidur lagi, bermimpi dalam kesyahduan yang menawan bak pelangi di siang hari.&lt;br /&gt;Waktu terus berjalan, peristiwa telah membentang, pelangi terus berganti, berpacu dalam dinamika alam, melukis kenangan dalam kekalauan pikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Kemudian ia terpikat dengan seorang duda beranak dua, bersemi laksana peristiwa pertama tapi sayang kedua orangtuanya tidak setuju dan ia dijodohkan dengan seorang jejaka yang sedikit kurang berkenan di hati.&lt;br /&gt;Kita tidak habis piker, bahwa zaman boleh berkembang, tapi tradisi lama –adat dijodohkan dan doa restu orangtua ternyata masih penentu.&lt;br /&gt;Tenggelam lagi dalam mimpi, penuh khayal, tegang antara tidur dan mimpi berpadu dalam malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Dan malampun akupun bermimpi, melihat kawanku tersebut bersanding dalam mahligai sehari, penuh canda menyibak pelangi dan mentaripun bersinar merekah, menandakan mahabbah berpadu dalam impian dan realita kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, akupun berdoa, ya Allah Yang Maha Pemurah, kau perkenankan doaku dapat menyaksikan secercah kebahagiaan seorang teman dalam menyimpai arti kehidupan yang lama ia nantikan.&lt;br /&gt;Dan akupun terbangun karena mendengar azan subuh, membahana memecahkan suasana, memanggil insan-insan yang beriman untuk tunduk terhadap peraturan Sang Habiburrahman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Selamat bernostalgia dan berjuang untuk meniti kehidupan, semoga terwujud cita-cita yang engkau dambakan, amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;orang yang mencintai&lt;br /&gt;akan selalu taat&lt;br /&gt;kepada&lt;br /&gt;yang&lt;br /&gt;dicintainya&lt;br /&gt;semakin bertambah&lt;br /&gt;kecintaan seseorang maka&lt;br /&gt;bertambah taatlah untuk memenuhi&lt;br /&gt;segala kehendaknya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;surat keenam&lt;br /&gt;B-A-T-A-M&lt;br /&gt;(Bilan Anda Tabah Akan Menang)&lt;br /&gt;-------------------------------------&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Kutulis surat ini sesuai dengan janjiku tempo hari, tatkala kita masih sama-sama di Benua Etam, Samarinda – Kaltim.&lt;br /&gt;Dan sekaligus untuk mengatasi kerinduan di antara kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teriring doaku padamu, semoga kau selalu sehat dan sukses dalam menerpa cabaran dan liku-liku kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Pada tanggal 24 November yang lalu aku meninggalkan kota Balikpapan “bandara internacional Sepinggan” menuju ke sebuah daerah kawasan industri yakni pulau Batam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota yang kita diskusikan tempo hari, ternyata aku sekarang berada di dalamnya. Ingin aku ceritakan padamu, tentang pulau ini unik dan sangat sensitif sebab di daerah ini ada dwifungsi pemerintahan yakni Otorita Batam (OB) dan Pemerintah Kota Batam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daerah ini berbatasan dengan ;&lt;br /&gt;a. sebelah utara dengan Singapura dan Malaysia&lt;br /&gt;b. sebelah selatan dengan kecamatan Bintan Selatan.&lt;br /&gt;c. sebelah barat dengan kabupaten Karimun&lt;br /&gt;d. sebelah timar dengan kecamatan Bintan Utara – Tanjungpinang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibagi menjadi 12 kecamatan yang terdiri dari 186 pulau dan baru 80 pulau yang berpenghuni, sedangkan 106 pulau masih kosong, sehingga  terbenak di hatiku ingin menghuni dan menamai pulau tersebut dengan namaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Kerinduan ini memberikan berkas tulisan buatku, sekaligus mengisi waktu Luang karena sekarang ini (Batam), penduduknya multi hetrogen yang beraneka ragam dalam aktivitas dimensi dan kegiatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Integritas suku dan bahasa, adat istiadat dan budaza serta tingkah laku dan sikap, bentuk dan polah serta segudang keganjilan yang muncul bak pelangi di siang hari, memberikan imbas dan dimensi percaturan integritas alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup yang merupakan rangkaian peristiwa, menunggu proses sebagaimana hari, mulai pagi, siang dan sore berputar hingga  malam sudah tentu diperlukan sifat ketabahan yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata proses kehidupan ini sangat unik, membentang warna dan ritme, menyimpai rampai dan kemudian terhambur disusun lagi untuk meniti dan meniti dengan penuh kesabaran tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita berbicara tentang kamus kehidupan, aku Madang-kadang termangu karena kamus kehidupan Madang-kadang berlawanan arah dengan kamus kebiasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan yang menjadikan kita manja, menjadikan kita terlena dn Madang hangat dengan trepan angin sepoi basa, membawa arus dan tenggelam dalam mimpi yang panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan kamus kehidupan, mengajarkan kepada kita tentang nuansa terkecil dari dimensi masa, menjadikan kita bangun terjaga memeras keringat, membanting tulang, menuntut kesabaran dalam proses kreatif yang ulet, memupuk semangat sekaligus mencurahkan keringat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Terasa nian di sini aku kadang menyendiri, sekilas membayangkan nuansa yang telah terlewati, kadang unik, lucu dan kadang meneteskan air mata. Tapi hari ini lain lagi cerita, menerpa kita untuk lebih dewasa, menerpa dalam nuansa-nuansa pagi yang direnda hingga sore.&lt;br /&gt;Lain lagi besok, apa dan bagaimana kita belum tahu tapi yakinlah besok adalah rangkaian yang lebih baik dari hari ini dan itu adalah sebuah harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Memang benar kata ‘hukama’ kemarin adalah nostalgia, hari ini kenyataan dan besok adalah harapan, itulah rangkaian pengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesibukan verja, uniknya lingkungan, besarnya tuntunan benar-benar menerpa kita dalam langkah, menuntun ritme nuansa kedewasaan sekaligus menjadikan kita meniti hari-hari dengan usa dan amal – itulah bekal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Kadang aku bermimpi pulang kembali ke kampung halaman, melihat tugalan padi di sawah, terus tumbuh hijau – menguning, merunduk berisi kemudian panen.&lt;br /&gt;Dan aku melihat para petani berlumpur, berbasah keringat bermandi lelah, menggarap sawah, kemudian panen tersungging senyuman yang cerah, lupa semua jerih payah. Ketabahan membawa kebahagiaan.&lt;br /&gt;Kemudian aku terjaga, dipertiga hening seolah-olah sepi menunggu pergantian pajar menanti siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paginya aku bertemu dengan ukhti sahabatku, ia kelihatan lesu, lemas seolah-olah tanpa tenaga yang tersisa. Ia kusapa pelan, tapi tanpa jawaban, terus kudesak dalam kelam, iapun mulai bercerita dengan nada sendu yang kadang tanpa suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mulai bercerita tapi dengan syarat aku berjanji tidak akan menceritakan pengalamannya sebelum dia bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kujawab tegas, insya Allah bukankah agama kita mengingatkan, kita dilarang membuka aib kawan dan kalau perla kita pendam di pantai kenangan yang dalam dan iapun mengangguk tanda setuju.&lt;br /&gt;Kawan, kita ini hanya meniti cada menyusuri pantai, menunggu badai. Siapa menabur makna, menanam cinta pasti memetik bahagia dan sebaliknya siapa menanam alpa menabur duka pasti menuai derita.&lt;br /&gt;Ia mulai bercerita pelan kadang-kadang sayup tak kedengaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin sore aku menerima surat dari orangtuaku dan ia memutuskan aku agar segera pulang dengan sedikit paksaan, menyuruhku kawin dengan pilihannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal sehari sebelumnya aku telah berikrar setia kepada si dia, kami sama-sama beristighfar dan menyebut ‘asmaulhusna’ yang dalam dan kemudian datang surat itu, ia terbata kemudian menangis, terbuai dalam khayal dan kenyataan.&lt;br /&gt;Berpadu antara angan dan cita-cita, antara Jodoh dan Nagoya semua mempesona, menunggu terpaan dilematik kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Sungguh berat beban kawanku ini, tapi ia selalu tampak ceria dan malah aku yang kadang-kadang lesu. Dan inikah ujian ? Hingga setiap shalat aku tidak lupa mendoakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau aku berhenti bekerja tidak menjadi persoalan, tapi …. janjiku dengannya, masya Allah iapun mengeluh panjang,… kutepuk pundaknya pelan, kawan hidup ini cobaan, cobaan adalah sebuah prestasi dan prestise kehidupan, aku sedikit berfilsafah, padahal kalau itu menerpa padaku, pasti ukhti tertawa akulah yang paling apatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Kau masih ingat ketika malam Jum’at kita tempo hari aku hanya ditegur kakakku dengan satire badut jalanan aku sudah terisak-isak di depanmu apalagi seperti derita kawanku tadi, mungkin aku sudah pingsan berulang kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untunglah Tuhan Maha Adil, Dia tidak memberikan beban kepada hambanya, di luar kemampuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Kukutip kumpulan lirik sebuah karya temanku orang Batam dalam bukunya “Cinta (dalam perspektif TasauF), berucap begini ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;tertawa sebagai tanda bahagia&lt;br /&gt;dan menangis sebagai&lt;br /&gt;lambing kesedihan&lt;br /&gt;atas kehilangan&lt;br /&gt;yang kita&lt;br /&gt;cintai&lt;br /&gt;keduanya&lt;br /&gt;menurut pandangan Sufi&lt;br /&gt;adalah tanda mementingkan diri&lt;br /&gt;sendiri, oleh sebab itu mereka tidak&lt;br /&gt;akan tertawa dan juga tidak menangis sabar dan ikhlas&lt;br /&gt;demi wujud cinta kepada-Nya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Kamu pasti tertawa geli atau takjub berkepanjangan, kapan saya mendalami ilmu-ilmu tasauf yang sangat filsafi maknanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kegiatan kami di sini, setiap minggu penuh dengan sarapan kerohanian sekaligus juga melahap ilmu-ilmu makrifah dan ahkam yang sesuai dengan tuntutan kerohanian.&lt;br /&gt;Sebab kalau tidak demikian kapan lagi kita bisa menggali dan mengamalkan nilai-nilai Islamy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Walaupun Batam terkenal dengan gebyarnya, tapi ternyata penduduknya sangat intrest terhadap nilai agamis, walaupun di sana-sini integritas maksiat dan mungkarat memberikan cabaran terhadap nilai keimanan dan itu kapan dan dimanapun di belahan bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Hampir aku lupa kembali menceritakan tentang pengalaman dan kejadian yang menimpa kawanku tadi. Hingga pada suatu hari, temanku tadi memanggilku kembali dengan penuh kesal, benci dan rasa hormatnya pada orangtuanya, ia terpaksa kembali ke kampung halamannya dan tiga hari lagi akan dinikahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akupun terkesima sekaligus beristighfar dan mendoakan semoga kawanku selalu tabah dan sukses, amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga pada saat itu kami terdiam bisu dan bercerita melipur lara, cerita tentang masa depan, tentang pelangi, cerita tentang Hikayat Hang Tuah dan Hang Nadim, cerita tentang Nagoya dan Jodoh, Mukakuning dan Batu Aji, Tiban Housing hingga Nongsa sebagai suasana dalam kegundahan yang dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Keesokan paginya temanku berangkat ke  Hang Nadim International  airport Batam pulang kampung, naik pesawat Jatayu tapi sebelumnya dia berpesan, tolong beritahu si dia tentang kondisi dan suasanaku ini.&lt;br /&gt;Aku hanya mengangguk kaku, bisu diterpa suasana. Dan sebelum berangkat kami berdoa bersama  memohon kepada Sang habiburrahman agar memberikan kasih dan keselamatan kepada kami.&lt;br /&gt;Tuhan, berilah kami keselamatan tunjuki kami dengan penuh kesabaran dan hikmah di balik mauidzah dengan rahmah dan maghfirah, amin. Tak sanggup lagi aku berucap, apalagi kawanku itu ia lemas menaiki tangga pesawat sebagai rasa haru yang mendalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga hari kemudian, si dia temanku tadi datang dan dia sudah tahu persis kejadian yang menimpa kawanku tadi, tapi ia seolah-olah berpikir lain dengan raut muka dalam kekusutan pikirannya.&lt;br /&gt;Maka akupun tak perlu lagi bercerita panjang tentang nuansa dan suasana kawanku tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Ternyata si dia mempunyai sisi perhitungan yang lain yakni “black majic” ia pergi ke dukun, membalas dendam, menipis iman, membongkar rahasia gaib dengan bantuan setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Rupanya kawanku telah menikah dengan pilihan orangtuanya tapi apa yang terjadi, qadha boleh tersurat, takdir telah terjadi tapi permainan dan godaan setan juga berperan pertanda tipisnya iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Mulai ijab-qabul hingga malam pertama sampai malam ketujuh dia benci dengan suaminya dan suaminya benci kepada istrinya ditandai dengan tidak bertegur- sapa, masing-masing bisu terbuai dengan pikiran alam masing-masing.&lt;br /&gt;Akhirnya, kawanku itu kembali ke Batam dan yang satu lagi kembali ke Jakarta, masing-masing hampa – membawa derita, tertutup pelangi menyimpai warni, berkabung dalam kekalutan antara sayang dan benci terpatri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Si dia dari kawanku tadi sudah tak berada lagi di pulau Batam entah pergi kemana, membawa segenggam cinta yang sudah bercampur nila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari kawanku itu bercerita lagi, tentang panasnya mentari, susahnya membentang pelangi kelihatannya indah berjaya, tapi sebenarnya derita menuai sengsara.&lt;br /&gt;Ia berkata, kawan tolong berilah aku seonggokan es penyejuk, jamahlah aku dengan memilah bara, debu dan api dengan segelas air yang memberikan kesejukan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Aku, mungkin juga kamu, pasti kurang percaya tentang ilmu-ilmu hitam yang menjadikan dimensi gelap, mengarah kufur, tapi itulah kenyataan, kekuatan black majic kadang-kadang cukup menakjubkan, pantaslah dulu koran-koran kita ramai membicarakan tentang undang-undang per-santet-an untung itu tidak jadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Kadang aku melihat kawanku itu lucu di satu segi aku kasihan, sebab kadang-kadang pengendalian dirinya kurang stabil, kadang termenung, kadang senyum, kadang diam membisu, kadang bercanda seenak dia,&lt;br /&gt;Sehingga teman-teman senang menggodanya, sebab kadang ia memberikan sebuah tamsil,arti dari integritas pengalaman dengan kenyataan.&lt;br /&gt;Dan kadng-kadang kami menyebutnya dengan “janda perawan” sebab sejak diikrarkan ijab-qabul pernikahan hingga malam ketujuh dan lebih sadis lagi hingga kini belum pernah disentuh. Kamu pasti tertawa sebab ini dapur rahasia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Waktu terus berlalu hampir kurang lebih satu tahun terlewati, si suami tak pernah memberikan kabar, si istri gelisah, sebab belum pernah dijamah.&lt;br /&gt;Sehingga ia menulis surat untuk keluarganya sebagai protes dan akhirnya ayahnya defresi, ia kembali menengok ayahnya membawa gelora hati integritas antara haru dan lugu, antara cemas dan lemas, antara cinta dan duka berintegritas dalam kalbu merana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Seandainya kamu tahu pasti tak dapat membuka mata, bisu mengikuti irama, Ia kasihan melihat ayahnya, ia kasihan melihat keluarganya maka dia berdoa pasrah kepada Sang Pengatur Kehidupan dengan khusyuk dan tawakkal kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Ia sabar menanti, menunggu mulai mentari terbit hingga tenggelam kemudian disusul rembulan – malam. Ia tabah, pasrah tak berdaya – menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesabaran dan usaha merubah duka menjadi ceria, setahun lebih berlalu pada suatu siang ia mendapat interlokal dari sang yang dicari, maka berlakulah “pucuk dicinta ulam tiba”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada siang itu aku gembira melihat kawanku bahagia, lama ia bercerita tentang apa arti rembulan, bercerita tentang mandi, tentang sana dan sini mencoba mengobati kerinduan, meluapkan kekesalan, mengumbar antara sedih dan senyuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Sampai habis obrolan, Tanya sana dan sini tentang bulan dan hari, mencoba  memupuk kerinduan, antara khayal dan kepastian. Tapi aku bahagia dari dua hati yang membenci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersemai benih-benih cinta yang abadi.&lt;br /&gt;Dan telpon terus berdering, menyatukan hati di sana dan di sini, berjanji bertemu dengan harapan kemudian bersatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan malamnya akupun bermimpi, melihat kawanku bersatu, bercumbu dalam integritas kehangatan, membangun mahligai harapan masa depan dengan penuh cinta dan kedamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun berdoa kaku, Tuhan ! Kau perkenankan doaku, menyimpai duka menjadi bahagia dalam pelukan mesra dan cinta membara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya aku terbangun, tatkala mendengar azan memanggil insan-insan untuk menghadap al-Khaliqul Alam dalam meniti dan menyusuri pantai panjang kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti,&lt;br /&gt;Inilah B-A-T-A-M yang berarti Bila Anda Tabah Akan Menang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat  Berjuang !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NOSTALGIA&lt;br /&gt;YANG  HILANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;memberikan tamsil dan iktibar&lt;br /&gt;makna kehidupan&lt;br /&gt;masa-masa&lt;br /&gt;muda&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;yang amat luar biasa &amp;amp;&lt;br /&gt;setiap kita pasti merasakannya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;integritas pengetahuan&lt;br /&gt;dan pengalaman&lt;br /&gt;serta jiwa&lt;br /&gt;sosial&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;melahirkan kenangan&lt;br /&gt;bukan saja cerita tentang&lt;br /&gt;percintaan atau persahabatan&lt;br /&gt;yang melekat dalam kepribadiaan, tapi&lt;br /&gt;sebuah karakter dinamis dalam simpai estetis&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;bukankah masa yang paling indah&lt;br /&gt;adalah masa-masa yang&lt;br /&gt;bergejolak meniti&lt;br /&gt;jati diri&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;menjadikan&lt;br /&gt;be a good personality&lt;br /&gt;yang membentangkan pelangi&lt;br /&gt;pengalaman dalam nostalgia kehidupan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8876234604453952038-5848368470226818642?l=effendyalhajj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/feeds/5848368470226818642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/nostalgia-yang-hilang_02.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/5848368470226818642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/5848368470226818642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/nostalgia-yang-hilang_02.html' title='NOSTALGIA YANG HILANG'/><author><name>Effendy Alhajj</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10635396318028267105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SiYXZe54YwI/AAAAAAAAABI/nhOkFPDgV6c/S220/KELUARGA2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8876234604453952038.post-5327039540973716255</id><published>2009-06-02T01:18:00.003+07:00</published><updated>2009-06-02T02:30:51.032+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUSTAKA'/><title type='text'>CINTA (DALAM PERSPEKTIF TASAUF)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;CINTA&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;(dalam perspektif TasauF)&lt;br /&gt;Oleh : Effendy Asmawi Alhajj&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desain sampul : EA’s Computer&lt;br /&gt;Lay out  : Mutiara Offset Batam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal cipta dilindungi undang-undang&lt;br /&gt;All right reserved&lt;br /&gt;@ 2007&lt;br /&gt;http://www.hmeasmawi.com&lt;br /&gt;e-mail : effendy@hmeasmawi.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cetakan I, Juni 1995 / Muharram   1416&lt;br /&gt;Cetakan II, Oktober 2007 / Syawal 1428&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diterbitkan oleh :&lt;br /&gt;Yayasan Paramakkiya Batam&lt;br /&gt;PO.Box  1002/BTAMN-Batam Island 29444&lt;br /&gt;Telp/Fax : 0778- 7020324 / 451547&lt;br /&gt;Mobile phone : 081536006299&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;bagi&lt;br /&gt;pen-CINTA TAsaUF&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;CINTA&lt;br /&gt;bukanlah sesuatu&lt;br /&gt;yang harus dipelajari&lt;br /&gt;dari manusia, melainkan&lt;br /&gt;sebagai karunia Tuhan dan&lt;br /&gt;berasal dari kasih &amp;amp; sayang-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan jika seseorang memiliki cinta&lt;br /&gt;maka dia tidak lagi tunduk di&lt;br /&gt;bawah kekuatan yang lebih&lt;br /&gt;besar dari dirinya&lt;br /&gt;sendiri&lt;br /&gt;sebab&lt;br /&gt;dia&lt;br /&gt;sendiri&lt;br /&gt;sudah menjadi&lt;br /&gt;kekuatan yang besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tafakkur Penulis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-hamdulillah, tulisan CINTA (dalam perspektif TasauF) ini dapat diselesaikan, walaupun ini merupakan ” editing ” dari tulisan terdahulu yakni CINTA (menurut pandangan TasauF) yang diterbitkan oleh AMII Kota Batam pada tahun 1995 / 1416 H, maka kami perlu mengangkat kembali, karena itulah cinta sesuatu yang dapat memberikan nuansa tersendiri sekaligus memberikan motivasi dalam setiap derap langkah kegiatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta (dalam perspektif TasauF) ini memberikan gambaran bahwa cinta bukanlah sesuatu yang harus dipelajari dari manusia melainkan sebagai karunia Tuhan dan berasal dari kasih dan sayang-Nya.&lt;br /&gt;Dan jika kita memiliki cinta, berarti kita sudah mendapatkan suatu kekuatan dalam diri kita sendiri. Cinta sesuatu yang indah dan mengasyikkan, demikian ungkapan di kalangan Sofi, lebih-lebih cinta kepada Allah – Khaliqul Alam.&lt;br /&gt;Demikian, terima kasih dan semoga bermanfaat, amin.&lt;br /&gt;   Batam,  Oktober 2007&lt;br /&gt;    Syawal   1428 &lt;br /&gt;Penulis,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Effendy Asmawi Alhajj&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;TAFAKKUR&lt;br /&gt;CINTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siapa yang mencintai Allah&lt;br /&gt;maka Allah akan&lt;br /&gt;mencintainya&lt;br /&gt;dan selalu&lt;br /&gt;ingat&lt;br /&gt;Allah adalah&lt;br /&gt;sahabat saya dan&lt;br /&gt;ilmu adalah senjata saya&lt;br /&gt;cinta saya ada dalam&lt;br /&gt;shalat saya&lt;br /&gt;CINTA&lt;br /&gt;menafsirkan segala kesulitan&lt;br /&gt;dalam dimensi dunia&lt;br /&gt;yang wujud ini&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;menunjuki kita&lt;br /&gt;kepada tujuan hakiki&lt;br /&gt;kehidupan ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidaklah mungkin mentari mendapatkan&lt;br /&gt;rembulan dan malampun tidak&lt;br /&gt;dapat mendahului siang&lt;br /&gt;dan masing-masing&lt;br /&gt;(sabar) beredar pada garis&lt;br /&gt;edarnya (demi cintanya&lt;br /&gt;kepada Sang&lt;br /&gt;Pencipta )&lt;br /&gt;QS. 36 : 40&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;telah menggetarkan dawai&lt;br /&gt;dalam kecapi jiwa dan&lt;br /&gt;mengubahku  ke&lt;br /&gt;dalam cinta&lt;br /&gt;dari&lt;br /&gt;kepala hingga kaki&lt;br /&gt;hanyalah sentuhan sesaat&lt;br /&gt;yang waktu berikan, membuatku&lt;br /&gt;berhutang syukur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;telah menggetarkan dawai&lt;br /&gt;dalam kecapi jiwa dan&lt;br /&gt;mengubahku  ke&lt;br /&gt;dalam cinta&lt;br /&gt;dari&lt;br /&gt;kepala hingga kaki&lt;br /&gt;hanyalah sentuhan sesaat&lt;br /&gt;yang waktu berikan, membuatku&lt;br /&gt;berhutang syukur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;fenomena&lt;br /&gt;cinta memberikan lambang&lt;br /&gt;dari  A  sampai  Z&lt;br /&gt;yang eksisnya cukup besar&lt;br /&gt;dalam proses hidup&lt;br /&gt;dan kehidupan&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;subhanallah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CINTA&lt;br /&gt;yang mendalam&lt;br /&gt;yakni shalat yang daim&lt;br /&gt;membangkitkan rasa tunduk&lt;br /&gt;kepala kepada-Nya&lt;br /&gt;merupakan kunci&lt;br /&gt;makrifat&lt;br /&gt;terhadap pengenalan&lt;br /&gt;eksistensi-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagian  1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CINTA&lt;br /&gt;SEBUAH PERWUJUDAN REFLEKSI IMANY&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata CINTA adalah sosok kalimat yang sering memberi banyak nuansa arti. Pada kondisi tertentu dapat memberikan makna yang perasa. Karena muatannya cukup menyentuh nilai dan rasa manusia.&lt;br /&gt;Oleh sebab itu thema CINTA sesuatu yang cukup menarik untuk dibicarakan oleh banyak kalangan termasuk kalangan SUFI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena CINTA memberikan lambang dari A sampai Z yang eksisnya cukup besar dalam proses hidup dan kehidupan, oleh sebab itu perlu ditata.&lt;br /&gt;Penataan tentu dilakukan sebagai prediksi pada satu konsekuensi agar berjalan sesuai dengan garis ketentuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konsepsi TasauF, penataan manajemen cinta (kalau boleh disebut demikian) memiliki hirarki yang menduduki strata tertentu, yaitu CINTA kepada Allah dan Rasul serta diikuti dengan ijtihad yang merupakan peringkat posisi pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian rumusan CINTA seperti ini akan melahirkan sosok seorang Muslim yang kaffah.&lt;br /&gt;Dan akan memetik hakikat CINTA yakni rindu yang mendalam terhadap Sang Pencipta Allah swt.&lt;br /&gt;Sehingga harta, tahta dan wanita serta kondisi yang lainnya tidak akan dapat mengusik rindu, CINTA yang abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian konteks perwujudan CINTA, ada dua kriteria tentang CINTA ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, ” CINTA ATHIFIYAH ”&lt;br /&gt;Cinta Athifiyah yakni cinta yang bersifat emosional, bergelora dan penuh kehangatan yang melahirkan semangat sekaligus kesiapan untuk membela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, ” CINTA MINHAJI ”&lt;br /&gt;Yakni suatu cinta yang dilandasi tidak hanya semata-mata perasaan tapi juga tindakan dan amal perbuatan yang terarah sesuai dengan ketentuan dan normatif yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada klimaksnya CINTA merupakan perwujudan refleksi imany, sebagai seorang sufi cinta ini terlihat dengan sikap mencintai Allah dan Rasul-Nya di atas segala-galanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta seperti ini merupakan hal perwujudan imany dalam konteks yang positif dan konstruktif. Untuk itu Rasul saw memberikan tiga dimensi kriteria dalam bercinta ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Lebih mencintainya ketimbang mencintai diri sendiri.&lt;br /&gt;...”tidak beriman salah seorang dari kamu sehingga aku lebih dicintainya dari pada bapaknya, anaknya atau seluruh manusia”...&lt;br /&gt;( HR. Bukhari ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Menumbuhkan ketaatan dan ketundukan.&lt;br /&gt;Cinta athify terhadap Rasul saw wajib disertai dengan ketaatan dan ketundukan bukan perasaan emosional semata.&lt;br /&gt;Sebab dalam konteks ini ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya itulah yang akan memiliki nilai di hadapan Allah nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dalam dimensi ini jika ada orang yang mengaku beriman tapi ternyata hawa nafsunya belum bisa dikalahkannya.&lt;br /&gt;...”tidak beriman salah seorang diantara kamu sehingga hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa”... (HR.Bukhari-Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Sanggup berkorban demi cinta&lt;br /&gt;Rangkaian kisah generasi pertama banyak menggambarkan keteladanan manusiawi yang mengagumkan tentang gelora cintanya pada Allah, Rasul dan pengorbanan untuk sesuatu yang bernama CINTA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Zaid bin Datsnah yang diriwayatkan oleh Baihaqy dari Urwah ra adalah satu literatur yang menarik untuk diketengahkan merupakan salah seorang Sahabat Rasul saw yang hendak diekskusi di Tan’im dan sebelum ekskusi itu dilaksanakan Abu Sofyan (ketika itu masih musyrik) berkata kepada Zaid ;&lt;br /&gt;... ya Zaid, aku bersumpah kepadamu jika kau mau, Muhammad berada di sini untuk menggantikanmu, kau penggal kepalanya dan kau akan kukembalikan pada keluargamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apa jawab Zaid, sungguh aku tak rela Muhammad sekarang yang berada di tempatnya terkena duri sedikitpun, sedangkan aku bersantai bersama keluargaku.&lt;br /&gt;Sebuah jawaban yang konsekuensinya membuat Abu Sofyan tercengang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;siapa yang mencintai Allah&lt;br /&gt;maka Allah akan&lt;br /&gt;mencintainya&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;selalu ingat Allah&lt;br /&gt;sahabat  saya&lt;br /&gt;penderitaan&lt;br /&gt;teman saya&lt;br /&gt;cinta saya ada&lt;br /&gt;dalam shalat saya&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan cinta yang mendalam seperti inilah, sebagai refleksi imany.&lt;br /&gt;Untuk mewujudkan nilai cinta, kaum sufi membedakan tiga jenis organ untuk komunikasi rohaniah, yaitu Qalbu (hati) untuk mengetahui Tuhan, Ruh (jiwa) untuk mencintai-Nya dan Sirr (bagian jiwa yang mendasar) untuk merenungi-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang akan seperti menyelami laut dalam apabila kita ingin membahas masing-masing istilah tersebut. Namun demikian uraian singkat dari kata pertama dari ketiga kata tersebut cukup memberikan penjelasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qalbu, walau dianggap memiliki hubungan misterius dengan jantung atau hati jasmani, tapi memiliki kemampuan untuk mengetahui esensi segala sesuatu dan apabila disinari imany dan pengetahuan maka akan tergambarkan keseluruhan kandungan pikiran ke-Ilahi-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui suatu gerbang, hati segera akan mendapatkan pengetahuan tentang Tuhan, sedang lewat gerbang yang lain akan digoda oleh ilusi dari perasaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...’di sini dunia dan di sana juga dunia’ ucap Jalaluddin Rumi, dan aku duduk di ambang keduanya’...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga manusia memiliki potensi untuk terjatuh lebih rendah dari binatang yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;paling hina atau lebih luhur dari malaikat yang selalu patuh kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Malaikat dan binatanglah&lt;br /&gt;pembentuk manusia&lt;br /&gt;ia   dapat&lt;br /&gt;mendaki&lt;br /&gt;dapat  pula&lt;br /&gt;menurun&lt;br /&gt;t a p i&lt;br /&gt;apabila ia menyerap&lt;br /&gt;malaikat, ia mampu melebihinya&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih rendah dari binatang terendah karena mereka tidak memiliki pengetahuan yang memungkinkannya untuk bangkit.&lt;br /&gt;Tetapi lebih pula dari malaikat karena ia bukan subjek dari nafsu, sehingga dirinya tidak dapat terjatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, bagaimana manusia dapat mengetahui tentang Tuhan ? Bukan melalui perasaannya karena IA bukan wujud yang material. Jika bukan dengan intelek karena IA tidak sepenuhnya terjangkau oleh pikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dengan ‘mahabbah’ (cinta) yang mendalam yakni dengan shalat yang da-imun membangkitkan rasa, tunduk kepala kepada-Nya merupakan kunci makrifah terhadap pengenalan eksistensi-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...”lihatlah batinmu sendiri”.... ujar para Sufi, pengenalan Tuhan sebenarnya ada di dalam hatimu,&lt;br /&gt;Mereka yang benar-benar mengetahui dirinya sendiri maka ia akan mengetahui hal-ihwal Tuhan. Karena hati merupakan cermin yang memantulkan setiap kualitas ke-Ilahi-an.&lt;br /&gt;Tetapi sebagaimana halnya dengan besi, apabila cermin dilapisi dengan karat maka akan menghilangkan kemampuannya untuk memantulkan sehingga perasan rohani yang oleh karena sufi disebut sebagai hati akan buta terhadap keindahan syurgawi hingga kegelapan yang menyelimuti fenimena diri, dengan segala kotoranperasaanya sepenuhnya dapat dibersihkan maka kejernihan apabila akan dicapai secara efektif harus melalui kerja Tuhan, walau memerlukan kerjasama dengan bagian dalam manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;...”mereka yang bersungguh-sungguh&lt;br /&gt;untuk mencari keridhaan Kami&lt;br /&gt;tentu akan Kami&lt;br /&gt;bimbing&lt;br /&gt;melalui jalan-jalan Kami”...&lt;br /&gt;(QS. Al-Ankabut : 69).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang mencari Tuhan demikan ungkap NIFFARI, ada 3 (tiga) kelompok ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, mereka yang rajin beribadah kepada Tuhan, selain DIA melihatnya dengan lautan rahmat-Nya. Seperti mereka yang mengabdinya dengan harapan mendapat syurga-Nya dengan harapan mendapat syurga-Nya atau berbagai impian ganjaran/ kelebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, para Filosofi atau ahli ilmu kalam skolaristik yang kepada mereka Tuhan menjadikan dirinya dapat dikenali melalui keagungan-Nya.&lt;br /&gt;Mereka tidak pernah menemukan keagungan Tuhan yang mereka coba cari, mereka meyakini bahwa esensi-Nya tidak akan pernah dapat diketahui sepenuhnya oleh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ucapan mereka kita tahu bahwa kita tidak tahu tentang-Nya dan inilah pengetahuan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga,’ kaum mahabbah ’ yang mengetahui tentang Tuhan melalui estase mereka ini dimiliki dan dikendalikan oleh ketenangan yang mampu mengekang kesadarannya tentang eksistensi pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;c i n t a&lt;br /&gt;telah menggetarkan dawai&lt;br /&gt;dalam  kecapi  jiwa  dan&lt;br /&gt;mengubahku ke dalam&lt;br /&gt;cinta dari kepala&lt;br /&gt;hingga kaki&lt;br /&gt;hanyalah&lt;br /&gt;sentuhan sesaat&lt;br /&gt;yang waktu berikan&lt;br /&gt;membuatku berhutang&lt;br /&gt;s y u k u r &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah aksioma cinta di kalangan SUFI yang merupakan mikrokosmos (tiruan dari cinta Tuhan), untuk menuju ke maqam idaman, hakikat kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;tertawa sebagai tanda bahagia&lt;br /&gt;dan  menangis  sebagai&lt;br /&gt;lambang kesedihan&lt;br /&gt;atas kehilangan yang kita&lt;br /&gt;cintai  keduanya  menurut  pandangan&lt;br /&gt;SUFI adalah tanda mementingkan&lt;br /&gt;diri sendiri oleh sebab itu&lt;br /&gt;mereka tidak akan&lt;br /&gt;tertawa  dan&lt;br /&gt;juga tidak&lt;br /&gt;menangis  sabar&lt;br /&gt;dan ikhlas demi wujud&lt;br /&gt;cinta kepada- Nya&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalaluddin Rumi, dalam kumpulan lirik ’the Divan of Shamsi Tabriz’ berujar ;&lt;br /&gt;aku telah membuang jauh kegandaan&lt;br /&gt;aku telah melihat bahwa dunia&lt;br /&gt;hanyalah satu, sekali aku&lt;br /&gt;mencari, sekali aku&lt;br /&gt;menyeru, aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sudah kepayang&lt;br /&gt;dengan cawan cinta&lt;br /&gt;dua dunia telah meninggalkan&lt;br /&gt;cakrawalaku dan akupun tak berurusan&lt;br /&gt;baik dengan anggur&lt;br /&gt;ataupun keselamatan&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;Omar Khayyar berucap ;&lt;br /&gt;n e r a k a&lt;br /&gt;hanyalah pantulan&lt;br /&gt;derita  nan tiada guna&lt;br /&gt;syurga&lt;br /&gt;adalah desah napas&lt;br /&gt;dari masa kebahagiaan&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;Fitz Gerald dalam coupletnya ;&lt;br /&gt;syurga&lt;br /&gt;hanyalah pandangan  yang puas keinginan&lt;br /&gt;neraka&lt;br /&gt;hanyalah bayangan  dari jiwa yang terpanggang api, terperangkap dalam gelap, itulah kita&lt;br /&gt;dan siapa lambat tiba, akan segera&lt;br /&gt;kadaluarsa&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Bagian  2&lt;br /&gt;Aplikasi Umum Cinta Ilahi&lt;br /&gt;-----------------------------&lt;br /&gt;tidaklah mungkin mentari mendapatkan&lt;br /&gt;rembulan dan malampun tidak dapat&lt;br /&gt;mendahului siang dan masing-&lt;br /&gt;masing (sabar) beredar&lt;br /&gt;pada garis edar-&lt;br /&gt;nya (demi&lt;br /&gt;cinta-&lt;br /&gt;nya&lt;br /&gt;kepada&lt;br /&gt;Sang Pencipta)&lt;br /&gt;QS. 36 : 40&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup adalah rangkaian peristiwa dan setiap peristiwa ada terdapat di dalamnya rasa cinta. Cinta memang sebuah fenomena kasih seseorang, maka dengan demikian cinta merupakan nikmat Tuhan yang perlu dipertahankan dan dikembangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan kasih, senang, gembira, canda-ria dan sayang adalah perwujudan dari CINTA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta memang unik dan sangat sulit diterjemahkan dengan kata-kata tapi cinta adalah sentuhan terjemahan perasaan yang mendalam pada konteks kasih dan perwujudan sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uniknya perasaan cinta, bisa melompati nilai dan pagar tatanan. Oleh sebab itu mentari rela bersinar sepanjang hari dan rembulan bersedia memancarkan sinar sepanjang malam demi rasa cinta pada tatanan dan aturan Sang Pencipta.&lt;br /&gt;Cinta bisa dikonotasikan menurut segi dan pandangan oleh sebab itu CINTA bersifat universal yang makro, sesuai dengan kebutuhan dan dimensi yang memandangnya. Cinta memang unik, syahdu dan amat sensitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prospek cinta selalu dinamis, estetis mempunyai suatu responsibility terhadap milleu. Kepekaan nilai tersebut berkembang sesuai dengan era dan tuntutan perkembangan serta sesuai dengan bergesernya nilai tatalaksana dan tatapergaulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;be your self in love&lt;br /&gt;(kenalilah pribadimu dalam bercinta)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;Ada ungkapan bahwa cinta itu buta, cinta itu syahdu, cinta itu asyik, cinta itu aduhai yang serba glamour dan sebagainya. Tapi ada juga yang mengatakan cinta itu kejam, cinta itu menyebalkan, cinta itu gelap dan menyeramkan.&lt;br /&gt;Berbagai persepsi pernyataan cinta tersebut melambangkan persuasi pengalaman dan peristiwa atau rangkaian peristiwa dalam liku dan nuansa kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Carilah kesucian cinta dan cinta itu laksana pohon bukan buah, maka siramlah supaya berbuah. Cinta utuh hanya datang dari Tuhan dan dari seorang Ibu yang keibuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Apa yang kita pikirkan lebih kecil&lt;br /&gt;daripada yang kita ketahui.&lt;br /&gt;Apa yang kita ketahui&lt;br /&gt;lebih kecil&lt;br /&gt;daripada&lt;br /&gt;apa yang kita cintai.&lt;br /&gt;Dan apa yang kita cintai jauh&lt;br /&gt;lebih kecil daripada yang ada.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup dalam cinta adalah tantangan hidup yang paling besar. Manusia tidak mempunyai selain pilihan untuk mencintai. Sebab kalau tidak dia mendapatkan alternatifnya terletak pada kesepian, kehancuran dan keputus-asaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta memang sejuta rasa, sejuta reka, sejuta masalah dan sejuta langkah. Dan jika seseorang memiliki cinta maka dia tidak lagi tunduk di bawah kekuatan-kekuatan yang lebih besar dari dirinya sendiri, sebab dia sendiri sudah mnjadi kekuatan yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian kaum sufi menggunakan gaya figuratif sebagai simbol dalam perwujudan cinta kepada Sang Pencipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta, qua cinta adalah satu dan realita yang sama dengan (yang dicintai oleh orang) dan aku.&lt;br /&gt;Namun objek cinta kita ternyata berbeda, aku mencintai Yang Nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah pola bagi kita karena hanya Tuhanlah yang dengan cinta-Nya dapat menunjukkan dengan cara-Nya sendiri. Karena manusia telah dijajah oleh akalnya sehingga membuatnya tidak menyadari tentang dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;cinta&lt;br /&gt;yang disimbolisasi&lt;br /&gt;adalah unsur emosi dari bagian agama&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cinta,&lt;br /&gt;ujar Jalaluddin&lt;br /&gt;adalah penyembuh dari&lt;br /&gt;kebanggaan dan kesombongan&lt;br /&gt;serta  pengobat  bagi&lt;br /&gt;seluruh kekurangan&lt;br /&gt;diri&lt;br /&gt;*****&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk Sufi dalam mencintai Tuhan, mereka acap kali melihat (tanda-tanda kebesaran) Tuhan di dalam seluruh makhluk-Nya dan pergi kepada mereka dalam amal saleh. Amal seorang yang saleh akan tidak bermakna bila tidak diiringi CINTA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;CINTA&lt;br /&gt;Ilahi – Rabbi&lt;br /&gt;apakah menjadi dunia ini&lt;br /&gt;atau itu namun pada&lt;br /&gt;akhirnya cintamu&lt;br /&gt;akan membawa&lt;br /&gt;ke sana&lt;br /&gt;(Jalaluddin Rumi)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnul Araby menyatakan bahwa Islam sepenuhnya adalah agama CINTA, sebagaimana juga Rasul saw adalah yang dicintai Allah (al-Habib).&lt;br /&gt;Cinta sebagai substitusi kualitas yang untuk berkualitas dari yang mencintai. Dengan kata lain, cinta menghendaki melenyapnya diri pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah karanuman yang tidak dapat dikendalikan, suatu karunia Tuhan yang harus digali melalui ibadah dan renungan yang sungguh-sungguh. (Junaid).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;CINTA&lt;br /&gt;manusia sesungguhnya&lt;br /&gt;hanyalah efek&lt;br /&gt;dari cinta&lt;br /&gt;Tuhan&lt;br /&gt;dengan satu apologia&lt;br /&gt;(Jalaluddin Rumi)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta Ilahi memang di luar batas rincian hanya tanda-tandanyalah yang dapat dirasakan.&lt;br /&gt;Cinta masih merupakan misteri syurga telah menginspirasi hampir seluruh agama dengan nama dan bahkan memberikannya bukan dalam penjelasan yang masuk akal, melainkan melalui kedalaman dari intuisi.&lt;br /&gt;Sinar rohani ini memiliki bukti tersendiri, barangsiapa mampu melihatnya berarti memiliki pengetahuan sejati dan tiada sesuatu yang dapat menambahi atau mengurangi kepastiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu kaum Sufi tidak pernah menonjolkan bagian iman yang dianggapnya tidak berguna karena sifatnya yang mengagungkan bukti-bukti intelektual, wewenang eksternal atau mementingkan pribadi dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabiatul Adawiyah bermunajat dalam doanya ;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;wahai Tuhan,&lt;br /&gt;apapun bagian dunia&lt;br /&gt;yang Engkau karuniakan&lt;br /&gt;kepadaku, berikanlah semuanya&lt;br /&gt;kepada musuh-musuh-Mu&lt;br /&gt;dan apapun yang&lt;br /&gt;Engkau akan&lt;br /&gt;berikan&lt;br /&gt;padaku kelak&lt;br /&gt;di akhirat, berikanlah&lt;br /&gt;kepada teman-teman-Mu,&lt;br /&gt;bagiku Engkau pribadi sudah cukup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wahai Tuhanku,&lt;br /&gt;apabila daku beribadah&lt;br /&gt;kepada-Mu hanya karena takut&lt;br /&gt;neraka-Mu, maka masukkanlah aku&lt;br /&gt;di dalam neraka-Mu,&lt;br /&gt;apabila aku beribadah kepada-Mu&lt;br /&gt;hanya menginginkan syurga-Mu&lt;br /&gt;maka keluarkanlah aku&lt;br /&gt;dari syurga-Mu&lt;br /&gt;tapi apabila&lt;br /&gt;aku beribadah pada-Mu&lt;br /&gt;hanya demi untuk-Mu semata&lt;br /&gt;berikanlah padaku keindahan yang abadi&lt;br /&gt;*****&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;takut kepada neraka&lt;br /&gt;dibanding dengan rasa takut&lt;br /&gt;untuk berpisah dengan-Mu seumpama&lt;br /&gt;dengan setetes air dibanding dengan&lt;br /&gt;luasnya lautan. (Dzun-Nun).&lt;br /&gt;*****&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;merasa bersatu dengan Tuhan&lt;br /&gt;walau sesaat akan lebih baik ketimbang&lt;br /&gt;seluruh ibadah manusia sejak permulaan&lt;br /&gt;hingga akhir dunia (Syibli).&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;Untuk mengungkapkan perasaan cinta yang mendalam Rasul saw bersabda dalam doanya ;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;ya Allah,&lt;br /&gt;saya memohon kepada-Mu&lt;br /&gt;supaya dapat mencintai-Mu dan&lt;br /&gt;mencintai orang-orang yang mencintai-Mu&lt;br /&gt;demikian  pula  mencintai  segala  amal&lt;br /&gt;yang membawa saya mencintai-Mu&lt;br /&gt;ya Allah,&lt;br /&gt;jadikanlah mencintai-Mu&lt;br /&gt;lebih saya cintai dari&lt;br /&gt;pada mencintai&lt;br /&gt;diri saya&lt;br /&gt;sendiri&lt;br /&gt;keluarga saya&lt;br /&gt;dan air yang dingin.&lt;br /&gt;*****&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa Rasul saw ini sebahagian dari doa beliau mencintai Tuhan. Menandakan kepada kita bahwa mencintai Allah bukanlah pekerjaan mudah, apabila sudah mendapatkannya belum tentu pula akan tetap pada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati adalah satu-satunya bahagian unsur jasmani yang sangat metafisik. Kekuasaan kita kepada hati tidak ada. Kekuasaan Allah atas hati kita boleh menjadi contoh untuk mengetahui kekuatan Allah yang sebenarnya.&lt;br /&gt;TasauF yang selalu bertujuan mencintai Allah lebih dari segala yang lainnya, mempunyai dimensi GETAR, dimensi ILHAM, TASBIH &amp;amp; METODE.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimensi ‘getar’ tasauf yaitu rindu kepada Allah, dimensi ‘ilham’ mencari-cari Allah seperti bertemu dan tidak bertemu, seperti mendapat tetap tidak tahu apa yang di dapat.&lt;br /&gt;Dimensi ‘tasbih’ tenggelam habis dalam keindahan malakut Allah swt.&lt;br /&gt;Sedangkan dimensi ’metode’ fana-sempurna di hadapan Tuhan Yang Mahatinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita membaca riwayat orang-orang Sufi, akan kita ketemukan dengan segala bentuk keindahan, segala kasih sayang yang penuh perasaan kesucian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup dalam kamus orang Sufi adalah lagu dan rindu, mencintai dan dicintai. Karena itu kita akan melihat orang Sufi di mana mereka berada, mereka akan selalu memuji Allah dengan kata-kata yang indah, mulia sebagai orang yang selalu dekat kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;pujian yang menyatakan limpahan cinta&lt;br /&gt;harap dan doa, mereka ingin&lt;br /&gt;selalu berada di-&lt;br /&gt;depan-Nya&lt;br /&gt;mereka&lt;br /&gt;tekun dan ingin&lt;br /&gt;selamanya berada dalam&lt;br /&gt;nuansa halaman-Nya, mereka&lt;br /&gt;ingin hidup di sana, tidak mau pindah&lt;br /&gt;ke alam yang lain, mereka&lt;br /&gt;hidup dan mati di-&lt;br /&gt;tempat&lt;br /&gt;yang mulia, indah&lt;br /&gt;dan mengasyikkan (musytaq)&lt;br /&gt;karena itu orang Sufi hidupnya tidak&lt;br /&gt;mau jauh dari halaman Yang Maha Mulia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran, gerak-gerik dan semua aktivitasnya berjiwakan CINTA pada Tuhan Yang Maha Esa.&lt;br /&gt;Apabila mereka melihat, maka dengan mata yang mencari Tuhan serta mencintai-Nya.&lt;br /&gt;Pandai sekali mereka mencari kata-kata yang dapat menggambarkan cinta mereka kepada-Nya. Mereka menggubah kata-kata indah yang penuh pesona, melebihi cinta seorang pemuda yang jatuh cinta kepada pemudinya adalah suatu jiwa cinta yang bebas dari segala pengaruh dimensi dan nuansa apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;bagi orang Sufi,&lt;br /&gt;Allah adalah segala&lt;br /&gt;kecintaannya, ia baca ayat-&lt;br /&gt;ayat-Nya (al-Qur’an) dengan&lt;br /&gt;penuh cinta dan takdzim&lt;br /&gt;*****&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil membaca ayat-ayat al-Qur’an ia muliakan Allah, kemudian ia melihat segala yang ada pada alam ini baik. Walaupun penghidupannya susah tetap ia pandang baik, karena pencipta dan penetapannya adalah Yang Maha Baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua jiwa dan hati manusia pada dasarnya baik karena yang memberikan hati &amp;amp; mengilhami jiwa adalah Yang Maha Baik.&lt;br /&gt;Seluruh alam ini ciptaan Khaliq dan semuanya itu baik. Sebab alam ini merupakan ayat-ayat yang menyatakan sifat dan perintah-Nya yang baik kepada kita.&lt;br /&gt;Baik dan buruk itu adalah hubungan kejadian-kejadian, kemudian terlepas dari kejadian tersebut, hasilnya akan menjadi baik karena memang datangnya dari Khaliq Yang Maha Baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati dan isi hati serta pengilhaman hati manusia semuanya baik, kalau ada yang merasa kurang baik karena ia melihat dan merasakan hanya pada waktu itu saja, tidak melihat secara komprehensif hikmah yang terjadi pada masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amsal, susah itu baik walaupun berat merasakan, tapi kesan dan pendidikan dari susah itu membawa hikmah menuju perbaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pandangan hidup dalam cinta kepada Allah, maka orang-orang Sufi itu berada lebih tinggi dari nilai hidup orang-orang kebanyakan. Mereka ingin dekat kepada Tuhan dan selalu ingin dekat kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kasih sayang dan cinta kepada Tuhan bukan di mulut saja dan bukan dengan tasbih, tahmid, takbir dan tahlil saja, tetapi harus mengalir ke dalam setiap tetesan darah yang mengalir di dalam dirinya, menyusuri perasaan pancaindranya terus menembus perasaan sensitifnya yang mengorbitkan sifat-sifat yang lemah-lembut, ramah tapi mengerti dan tahu harga diri yang selalu berkomunikasi dengan Khaliq Yang Serba Maha.&lt;br /&gt;Maha Kuasa, Maha Pemurah, Maha Penyayang, Maha Agung dan Maha Penuntut serta Maha Penyiksa atas sifat dan orbitan aktivitas makhluk-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian hayat orang Sufi itu naik lagi mengikuti dinamika cintanya kepada Allah swt.&lt;br /&gt;Ada yang sampai ruhnya di sekeliling arasy, ia mustaq di hadirat Rahman yang telah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menjadikan segala sesuatu berdasarkan sifatnya Yang Maha Rahman.&lt;br /&gt;Karena sifat Rahman-Nya itu ia mencintai makhluknya yang mencintai-Nya. Tuhan mencintai mereka, hanya mereka yang tidak tahu arti cinta kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mereka tahu arti cinta yang sebenarnya kepada Allah, sebentarpun mereka tidak mau lalai dari mencintai Allah. Sudah pasti mereka akan lebih mencintai Allah ketimbang mencintai seluruh isi dari kehidupan ini.&lt;br /&gt;Mereka mabuk dalam cinta kepada Allah maka segala yang dilakukan yang ditetapkan Allah mereka cintai.&lt;br /&gt;Cinta mereka tidak dinilai menurut baik atau buruk akibatnya kepada makhluk-makhluk yang terkait, apatah lagi diri mereka dan keluarganya tapi mereka mengambil hikmah Allah dalam segala af’al-Nya. Karena itulah jiwa mereka terus naik mendekati titik klimaks Allah. Hanya raga mereka yang berada di alam dunia, bersama orang-orang ramai sedangkan jiwa dan roh pikiran mereka terus mendekati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, hidup di sekeliling ’malaikatulmuqarrabin’ dengan arwah syuhada dan shalihin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menciptakan nuansa kerinduan orang-orang sufi mempunyai wirid dan amalan-amalan ‘yaumiyah’ (harian),&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;musytaq yang mendalam,&lt;br /&gt;kerinduan yang penuh syahdu&lt;br /&gt;hati selalu bergetar&lt;br /&gt;af’alnya musytaq&lt;br /&gt;yang sahdu&lt;br /&gt;tenggelam dalam&lt;br /&gt;wirid yang daim (kontinyuitas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari Jum’at&lt;br /&gt;dengan mengucap lafal ya Allah&lt;br /&gt;ya Allah, ya Allah mulai terbit pajar&lt;br /&gt;hatta tenggelam matahari,khusyuk dalam&lt;br /&gt;genangan musytaq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari Sabtu&lt;br /&gt;dengan lafal laa-ilaha-illallah&lt;br /&gt;sepanjang hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari Ahad&lt;br /&gt;dengan wirid ya Hayyu ya Qayyum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari Senin&lt;br /&gt;membaca laa haula walaa quwata&lt;br /&gt;illa billahil aliyil adzim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari Selasa&lt;br /&gt;membaca shalawat Nabi&lt;br /&gt;mengharap syafaat&lt;br /&gt;dalam dekapan&lt;br /&gt;kekhusyuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari Rabu&lt;br /&gt;membaca istihfar&lt;br /&gt;mengharap maghfirah&lt;br /&gt;hapuskan debu dan krikil kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari Kamis&lt;br /&gt;membaca Subhanallahil adzim&lt;br /&gt;mengagungkan zat rabbul alamin&lt;br /&gt;untuk menerima laporan kebaikan sekaligus&lt;br /&gt;ganjaran dari Allah Khaliqul Alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari Ahad&lt;br /&gt;dengan wirid ya Hayyu ya Qayyum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari Senin&lt;br /&gt;membaca laa haula walaa quwata&lt;br /&gt;illa billahil aliyil adzim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari Selasa&lt;br /&gt;membaca shalawat Nabi&lt;br /&gt;mengharap syafaat&lt;br /&gt;dalam dekapan&lt;br /&gt;kekhusyuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari Rabu&lt;br /&gt;membaca istihfar&lt;br /&gt;mengharap maghfirah&lt;br /&gt;hapuskan debu dan krikil kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari Kamis&lt;br /&gt;membaca Subhanallahil adzim&lt;br /&gt;mengagungkan zat rabbul alamin&lt;br /&gt;untuk menerima laporan kebaikan sekaligus&lt;br /&gt;ganjaran dari Allah Khaliqul Alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagian 3&lt;br /&gt;Interpretasi Cinta Orang-orang Sufi&lt;br /&gt;--------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta memang unik, syahdu dan mengasyikkan, tidak hanya oleh sepasang remaja yang dirundung cinta nestapa tapi juga cinta ternyata mempunyai nilai estetis tersendiri bagi orang-orang sufi.&lt;br /&gt;Mereka sangat arif dalam memilih dan menggapai rindu nuansa keindahan dalam menyimpai patri arti kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Cinta merupakan ‘nur-asyiqin’&lt;br /&gt;yang  memberikan cahaya&lt;br /&gt;kerinduan&lt;br /&gt;membuka tabir&lt;br /&gt;dalam menjamah nilai&lt;br /&gt;menyusur pantai&lt;br /&gt;menuju&lt;br /&gt;telaga kerinduan&lt;br /&gt;Sang Habibur – Rahman.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka mereka mempunyai pandangan kebebasan dalam menginterpretasikan makna cinta sesuai dengan jalan dan pandangan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat itu antara lain ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Cinta Menurut Ibnul Qayyim Al-Jauzi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnul Qayyim al-Jauzi adalah seorang Ulama yang sufi dan negarawan. Beliau memberikan pandangan tentang cinta sebagai berikut ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Menurut saya, cinta ialah&lt;br /&gt;menafsirkan segala&lt;br /&gt;kesulitan&lt;br /&gt;dalam&lt;br /&gt;dimensi dunia yang&lt;br /&gt;wujud ini dalam menunjuki&lt;br /&gt;kita kepada tujuan hakiki kehidupan ini&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah ciptakan makhluk&lt;br /&gt;manusia dan&lt;br /&gt;jin untuk menyimpai&lt;br /&gt;cinta memuji dan mengabdi&lt;br /&gt;dalam pelukan kerinduan kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka memuji dan mengabdi adalah permulaan cinta dengan menyebut asma-Nya pagi dan petang dalam dekapan asmaul-Husna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kita serahkan kepada-Nya tentang nilai-nilai cinta dan kerinduan, memuji bertaut dalam kelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul saw berucap dalam doanya ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;ya Allah, kami tidak dapat&lt;br /&gt;mengungkapkan puji&lt;br /&gt;yang sebenarnya&lt;br /&gt;kepada-Mu&lt;br /&gt;karena&lt;br /&gt;Engkau sendiri&lt;br /&gt;yang lebih tahu memuji&lt;br /&gt;diri-Mu sendiri&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian ungkapan estetis tentang cinta terhadap Khaliq habibul makhluq.&lt;br /&gt;Kemudian Ibnul Qayyim al-Jauzi berkata ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;di sana ada sesuatu pertautan/piagam&lt;br /&gt;yang kekal antara Khaliq&lt;br /&gt;dan makhluk yaitu&lt;br /&gt;piagam cinta&lt;br /&gt;mencintai&lt;br /&gt;buahnya akan mendapat&lt;br /&gt;keridhaan-Nya&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudian&lt;br /&gt;masuk ke dalam&lt;br /&gt;mahligai syurga idaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah telah melansir janji-janji-Nya dalam al-Qur’an ;&lt;br /&gt;sesungguhnya Allah telah membeli&lt;br /&gt;dari orang-orang mukmin itu&lt;br /&gt;diri dan harta mereka&lt;br /&gt;dengan memberikan&lt;br /&gt;ganjaran syurga&lt;br /&gt;untuk&lt;br /&gt;mereka&lt;br /&gt;(QS. At-Taubah : 111).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian indah patrian piagam cinta, antara sumber maha cinta dengan yang dicintai, timbullah kausalatif akibat hasil cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;amal dunia berimbas&lt;br /&gt;panen di akhirat, siapa menanam&lt;br /&gt;angin pasti menuai badai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah implikasi cinta, hubungan yang mesra antara tatanan dimensi dan nuansa hakikat kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;orang yang mencintai&lt;br /&gt;akan selalu taat kepada yang&lt;br /&gt;dicintainya, semakin bertambah&lt;br /&gt;kecintaan seseorang, maka bertambah&lt;br /&gt;taatlah untuk memenuhi segala&lt;br /&gt;kehendaknya&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah kecintaan kita sesuatu yang kita cintai, menyebabkan kita mencari sesuatu yang disukai oleh orang yang kita cintai itu kita akan berusaha maksimalis memberikan sesuatu kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya yang kita cintai itu menolak untuk menerimanya, maka kita akan merasa jengkel tetapi akan mencarikan yang sebenarnya sesuatu yang disukai orang yang kita cintai dengan seluruh jiwa dan raga kita, kemudian pantang sekali kita melanggar kemauan yang kita cintai.&lt;br /&gt;Tidak mungkin kita mencintai sesuatu yang kita langgar kesukaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah peringatkan ;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;dan di antara manusia&lt;br /&gt;ada orang-orang yang menyembah&lt;br /&gt;selain Allah mereka mencintainya sebagai-&lt;br /&gt;mana mereka mencintai Allah dan&lt;br /&gt;orang-orang yang beriman&lt;br /&gt;amat sangat cintainya&lt;br /&gt;kepada&lt;br /&gt;Allah&lt;br /&gt;(QS. Al-Baqarah : 165).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh sebab itu&lt;br /&gt;semakin banyak pelanggaran&lt;br /&gt;dan kelalaian kita kepada sesuatu&lt;br /&gt;yang disukai Allah, menandakan cinta&lt;br /&gt;kita kepada-Nya berkurang. Kalau sudah&lt;br /&gt;demikian, Allahpun demikian&lt;br /&gt;masya Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Cinta Menurut Ibnul Araby&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnul Araby seorang filosof dan Imam Sufi oleh sebab itu beliau terkenal dengan julukan “Filosof Sufi”.&lt;br /&gt;Beliau mengungkapkan tentang cinta ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;bahwa seluruh alam ini&lt;br /&gt;telah diciptakan&lt;br /&gt;Allah dengan&lt;br /&gt;satu&lt;br /&gt;tujuan yakni&lt;br /&gt;supaya seluruh alam ini&lt;br /&gt;menyerahkan cintanya kepada&lt;br /&gt;Allah dan orang yang tidak&lt;br /&gt;menghabiskan kecintaannya kepada&lt;br /&gt;Allah serta tidak memupuk cintanya&lt;br /&gt;kepada-Nya tidak akan&lt;br /&gt;mendapat rahasia&lt;br /&gt;hidup yang&lt;br /&gt;sebenarnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;segala sesuatu yang ada di alam ini&lt;br /&gt;semuanya cinta – mencintai&lt;br /&gt;negatif dan positip&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;juga cinta-mencintai&lt;br /&gt;keduanya merupakan dasar&lt;br /&gt;hidup ini&lt;br /&gt;hatta&lt;br /&gt;molekul-molekul&lt;br /&gt;yang sangat kecil di alam ini&lt;br /&gt;semuanya cinta-mencintai&lt;br /&gt;kalau tidak&lt;br /&gt;karena&lt;br /&gt;cinta&lt;br /&gt;semuanya&lt;br /&gt;akan lenyap dan hancur&lt;br /&gt;subhanallah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;seluruh dimensi alam ini&lt;br /&gt;hanya terbagi dua&lt;br /&gt;mencintai&lt;br /&gt;atau&lt;br /&gt;dicintai&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi gambaran cinta itu selalu merupakan fenomena, memakai banyak simbol dan warna.&lt;br /&gt;Warna-warna itulah yang merupakan hijab menutupi nilai yang sebenarnya yang ada dalam dirinya.&lt;br /&gt;Juga terkadang pola cinta memakai kerangka lain untuk suatu niat tendensi tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;sebenarnya setiap napas manusia&lt;br /&gt;semua memuji Tuhan-Nya&lt;br /&gt;yang telah menciptakannya dari&lt;br /&gt;tidak ada menjadi ada&lt;br /&gt;kemudian&lt;br /&gt;mengaturnya&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menurut hakikatnya cinta&lt;br /&gt;manusia kepada Tuhannya tetap&lt;br /&gt;ada di dalam jiwanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya kadang-kadang&lt;br /&gt;terdinding oleh hijab berupa&lt;br /&gt;harta, wanita dan tahta dan lain sebagainya&lt;br /&gt;yang merupakan simbol dari  hijab  kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta ini bertimbun-timbun di dalam kalbu seseorang, laksana air di dalam perigi, jumlah air yang ada menahan keluarnya air yang jernih dari dalam tanah.&lt;br /&gt;Demikian juga cinta yang murni menahan tumbuh dari dalam kalbu manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;oleh sebab itu&lt;br /&gt;cinta itu cantik dan indah&lt;br /&gt;sebab ia dianugrahkan oleh Yang&lt;br /&gt;Maha Cantik dan Maha Indah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cinta itu ’ihsan’&lt;br /&gt;tanpa&lt;br /&gt;mengharap balasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ihsan (kebikan/budi)&lt;br /&gt;seseorang merupakan lambang&lt;br /&gt;terhadap sumber ihsan itu sendiri &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhyiddin Ibnul Araby, memperbincangkan hal cinta dengan segala interpretasinya ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;cinta&lt;br /&gt;bukanlah hanya&lt;br /&gt;sebuah lafal – ucapan&lt;br /&gt;dan gambaran – khayalan&lt;br /&gt;karena cinta mempunyai wawasan&lt;br /&gt;dan estetis yang mendalam&lt;br /&gt;subhanallah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah mencintai untuk kita dan diri-Nya&lt;br /&gt;cinta-Nya kepada kita untuk diri-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diungkapkan dalam Hadits Qudsi ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU suka mengenal diri-Ku sendiri&lt;br /&gt;lalu Kujadikan segala makhluk&lt;br /&gt;ini lalu AKU memper-&lt;br /&gt;kenalkan diri-Ku&lt;br /&gt;kepada&lt;br /&gt;mereka lalu&lt;br /&gt;merekapun mengenal AKU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siapa mencintai Allah&lt;br /&gt;maka Allah akan mencintainya&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, Tuhan menjadikan kita untuk diri-Nya dan IA memperkenalkan diri-Nya kepada kita, supaya kita mengenal-Nya sekaligus mencintai-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ungkapan pepatah ;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;tidak kenal&lt;br /&gt;maka tidak cinta&lt;br /&gt;kalau sudah kenal berarti&lt;br /&gt;cinta dan kalau sudah cinta&lt;br /&gt;berarti taat dan penuh kerinduan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rindu adalah bumbu dari cinta&lt;br /&gt;yang selalu asyik&lt;br /&gt;dengan&lt;br /&gt;tatanan dan&lt;br /&gt;dilemanya serta&lt;br /&gt;dengan segala pelayanannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cinta Tuhan&lt;br /&gt;kepada kita di atas&lt;br /&gt;segala cinta, IA menyatakan&lt;br /&gt;bahwa rahmat-Nya mendahului&lt;br /&gt;murka-Nya&lt;br /&gt;bagaimanapun celakanya seseorang itu&lt;br /&gt;ia masih berhak mendapat&lt;br /&gt;rahmat Allah di atas&lt;br /&gt;dunia ini dan&lt;br /&gt;ia akan&lt;br /&gt;mendapat&lt;br /&gt;perhatian juga dari-Nya&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian cinta Allah kepada kita yang seharusnya kita balas dengan yang lebih baik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita tidak membalas, maka kita adalah hamba yang sama sekali tidak tahu membalas budi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena bagaimanapun juga kita harus membalas budi, kita harus mencintai Allah dari segala perhatian-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia habiskan waktunya untuk kita, maka seharusnya kitapun demikian pula. Demikian jika kita manusia yang berbudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;dari sekian&lt;br /&gt;makhluk Allah&lt;br /&gt;manusia adalah&lt;br /&gt;makhluk yang mengenal budi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;budi pekerti&lt;br /&gt;adalah hiasan yang paling tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga 12 bulan mendatang&lt;br /&gt;penuh keimanan, 52 minggu penuh&lt;br /&gt;ketakwaan, 365  hari  dengan ibadah&lt;br /&gt;8,760 jam penuh keihsanan&lt;br /&gt;dan 525.600 menit&lt;br /&gt;penuh&lt;br /&gt;dengan keikhlasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CINTA&lt;br /&gt;RAHASIA WUJUD WALMAUJUD&lt;br /&gt;------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta&lt;br /&gt;bukanlah sesuatu&lt;br /&gt;yang harus dipelajari&lt;br /&gt;dari manusia melainkan sebagai&lt;br /&gt;karunia Tuhan dan berasal dari kasih&lt;br /&gt;dan sayang-Nya&lt;br /&gt;***&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Uraian cinta dan aplikasinya bagi orang Sufi memberikan rumusan dalam menyelesaikan persoalan pelik yang selama ini tidak terbuka bagi orang-orang filosofi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang Filosofi terus bertanya kepada sesamanya dan kepada orang lain tentang ’kehidupan’ mulai arti, tujuan kita dijadikan dan tugas kita berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang filosofi berargumentasi dengan dalil rasio dan pelbagai jawaban ilmiah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi orang-orang Sufi memberikan jawaban dengan mudah dan tegas dengan interpretasi kesufiannya ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;kita dijadikan Allah&lt;br /&gt;karena Allah suka sekali dikenal&lt;br /&gt;setelah kita dijadikannya, IA memperkenalkan&lt;br /&gt;dirinya kepada kita, lalu perkenalan itu&lt;br /&gt;kita sambut dengan menimbulkan&lt;br /&gt;cinta mencintai antara&lt;br /&gt;kita dengan-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cinta Allah kepada kita&lt;br /&gt;menjadikan kita&lt;br /&gt;menghabiskan&lt;br /&gt;waktunya&lt;br /&gt;membela kita&lt;br /&gt;dan cinta kepada Allah&lt;br /&gt;menyembah-Nya, memuji-Nya&lt;br /&gt;dan mengagungkan-Nya dengan segala&lt;br /&gt;cara yang telah diajarkan-Nya kepada kita.&lt;br /&gt;dan jika seseorang&lt;br /&gt;memiliki cinta maka dia&lt;br /&gt;tidak  lagi  tunduk  di bawah&lt;br /&gt;kekuatan yang lebih besar&lt;br /&gt;dari  dirinya  sendiri&lt;br /&gt;sebab dia sendiri&lt;br /&gt;sudah menjadi&lt;br /&gt;kekuatan&lt;br /&gt;yang&lt;br /&gt;besar&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah telah menjadikan kita&lt;br /&gt;tanpa permintaan kita dan tanpa ada&lt;br /&gt;suatu keuntungan bagi-Nya, hanya karena&lt;br /&gt;IA suka dikenal maka dijadikan-Nya kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan menjadikan kita&lt;br /&gt;supaya kita mencintai-Nya&lt;br /&gt;memuliakan-Nya, mengagungkan-Nya&lt;br /&gt;dan lain sebagainya dengan sujud yang&lt;br /&gt;banyak dan daim di hadapan-Nya dengan&lt;br /&gt;untaian sejuta doa di setiap waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika perintah Tuhan kepada kita dapat kita laksanakan sesuai dengan kehendak-Nya, maka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berbahagialah kita.&lt;br /&gt;Cinta Allah kepada kita menjadi nikmat bahagia yang kekal yang tidak akan lenyap dan usang sepanjang masa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian setiap bertambah keimanan seseorang, maka bertambah pula cintanya kepada Allah, tatkala bertambah cintanya kepada Allah, bertambah eratlah dan banyak buhulan dengan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian ia telah mendapat pedoman hidup dan hakikat kehidupan, itulah arti nikmat yang kekal, merupakan pedoman dalam mengitari dilema kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila maqam cinta kita kepada Allah sampai pada titik ‘maqamulhubb’ akan membawa ruh kepada sesuatu ‘lathifah’ yang ridha dan tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;siapa yang mencintai Allah&lt;br /&gt;maka Allah akan&lt;br /&gt;mencintainya&lt;br /&gt;dan selalu ingat&lt;br /&gt;Allah sahabat saya&lt;br /&gt;penderitaan teman saya&lt;br /&gt;ilmu senjata saya&lt;br /&gt;cinta saya&lt;br /&gt;ada&lt;br /&gt;dalam&lt;br /&gt;shalat saya&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta kepda Allah akan menghantarkan setiap orang yang telah memiliki cinta tersebut dengan penuh ketenangan ”luthfullah” suatu maqam yang cukup mengasyikkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Allah dicintainya&lt;br /&gt;secara mutlak yang&lt;br /&gt;merupakan tuntutan dari&lt;br /&gt;definisi c i n t a&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika cintanya kepada Allah belum sampai kepada taraf ini, maka cintanya tentu belum definitif, masih dalam perkembangan maka ia melihat kepada segala yang ada di alam ini, berkhidmat dan tidak sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatinya bersama hati orang yang dicintainya, kecintaan orang yang dicintainya itu adalah lambang kecintaannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amir bin Qais, berucap ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;saya telah mencintai Allah&lt;br /&gt;dengan cinta yang&lt;br /&gt;dalam&lt;br /&gt;yang menyebabkan&lt;br /&gt;saya rela menerima setiap&lt;br /&gt;ujian dan musibah di setiap hal&lt;br /&gt;dan keadaan, baik pagi maupun petang&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar bin Abdul Aziz berucap tentang cinta ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tatkala anaknya Saleh meninggal&lt;br /&gt;beliau berucap ; Allah mencintai mengambil&lt;br /&gt;anak saya, saya mencintai sesuatu hal&lt;br /&gt;yang bertentangan dengan&lt;br /&gt;kehendak-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;c i n t a&lt;br /&gt;sesuatu yang indah&lt;br /&gt;dan mengasyikkan, makrifah&lt;br /&gt;kepada Allah&lt;br /&gt;suatu&lt;br /&gt;perwujudan&lt;br /&gt;hakikat&lt;br /&gt;cinta&lt;br /&gt;yang mendalam&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan&lt;br /&gt;cinta ini membeku&lt;br /&gt;mengalun merdu&lt;br /&gt;semarak wajah-Mu&lt;br /&gt;r i n d u&lt;br /&gt;***&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pandangan Sufi bahwa kecintaan mereka kepada taraf “maqamulhubb” dengan jiwa yang mengasyikkan yang merasakan kelezatan ‘rabbani’ yang asyiqin tenggelam dalam “wajdan filhubb” yakni mendapatkan sesuatu yang dicari di dalam cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah suatu rahasia yang suci antara Khaliq dan makhluk suatu “tajalli” kasih antara orang-orang yang bercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut mereka, cinta kepada Tuhan membawa orang-orang mukmin kepada taraf hayat yang menjadi sumber keberhasilan bagi dirinya dalam suatu alam yang penuh ridha dan kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;A l l a h&lt;br /&gt;Mencintai makhluk-Nya&lt;br /&gt;dan makhluk semestinya mencintai Rabb-Nya&lt;br /&gt;jadi Allah mencintai dan dicintai&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cinta – mencintai&lt;br /&gt;suatu samudra yang mengasyikkan&lt;br /&gt;tenggelam dalam kerinduan&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cinta kepada Allah&lt;br /&gt;sumber segala kerelaan&lt;br /&gt;dan kebahagiaantanpa cinta kepada Allah&lt;br /&gt;manusia berubah&lt;br /&gt;menjadi&lt;br /&gt;suatu&lt;br /&gt;padang pasir&lt;br /&gt;yang tandus, hanya&lt;br /&gt;didatangi oleh burung-burung&lt;br /&gt;keraguan dan kesesatan&lt;br /&gt;mencari bangkai-bangkai manusia&lt;br /&gt;yang terdiri dari sifat-sifat&lt;br /&gt;murka, laknat yang&lt;br /&gt;penuh&lt;br /&gt;kebejatan&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu bukanlah sekedar tenang dan rela saja, tapi cahaya nurani yang berlabuh di atas ufuk jiwa manusia menerangi segala telaga keindahan yang dapat memberi ilham secara khusyuk dan taqarrub kepada-Nya yang melahirkan gerak dan renungan tentang malakut Allah yang menerbitkan penyelidikan terhadap rahasia yang penuh asrar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan melahirkan keimanan mendatangkan pelbagai pengetahuan dalam sentuhan perasaan yang berisi tunduk di hadapan Tuhan yang membukakan segala sesuatu rahasia kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli-ahli Sufi mencintai Allah&lt;br /&gt;bukan karena takut neraka-Nya dan&lt;br /&gt;bukan pula mengharap syurga-Nya tapi&lt;br /&gt;karena mereka mencintai-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cinta dalam nilai ini&lt;br /&gt;atau yang lebih dari ini&lt;br /&gt;tidak dikenal orang selain&lt;br /&gt;dalam kalangan ahli-ahli sufi&lt;br /&gt;yang ’rabbany’ hidup dan matinya&lt;br /&gt;berhubungan langsung dengan Allah&lt;br /&gt;sekaligus mendidik manusia lainnya hidup&lt;br /&gt;dalam mencintai Allah semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;kerinduan yang mendalam&lt;br /&gt;kepada Allah melahirkan sosok&lt;br /&gt;cinta ’tajalli’ kepada-Nya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Apabila manusia-manusia kebanyakan/awam mengharapkan syurga sebagai tujuan tertinggi/akhir dari segala amal mereka maka bagi ahli sufi, syurga besar yang paling tinggi yang mereka harapkan adalah keridhaan Allah dan bertemu dengan-Nya.&lt;br /&gt;Neraka besar yang amat ditakuti kaum sufi bukan neraka yang apinya menyala-nyala dan bahan bakarnya terdiri dari jin dan manusia, tapi jauh dari Allah, jauh dari mencintai dan dicintai Allah, jauh dari mihrab munajat dengan Allah Yang Maha Mulia dan Maha Tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;nikmat bercinta&lt;br /&gt;kalau sudah bertemu&lt;br /&gt;dan bertatap muka suatu&lt;br /&gt;komunikasi yang indah dan mengasyikkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lambaian keindahan&lt;br /&gt;apabila penuh pengertian&lt;br /&gt;dan keridhaan dalam perwujudan&lt;br /&gt;memupuk cinta&lt;br /&gt;yang&lt;br /&gt;merupakanhakikat titik pertemuan&lt;br /&gt;tajalli habiburrahman&lt;br /&gt;ya salam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Yazid al-Bistami berujar ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;orang banyak takut mati&lt;br /&gt;tetapi saya menginginkannya&lt;br /&gt;nanti apabila hari kiamat dan datang&lt;br /&gt;hisab, Tuhan memanggilku, maka kujawab;&lt;br /&gt;labbaik ya Rabb-ku dan akupun taat&lt;br /&gt;terhadap kehendak-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;ya Allah&lt;br /&gt;saya memohon kepada-Mu&lt;br /&gt;akan kerinduan melihat wajah-Mu&lt;br /&gt;rindu&lt;br /&gt;bertemu dengan-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;subhanallah&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Asmawi,H.M.E “alhubb”&lt;br /&gt;Damascus Syrian Arab Republic 1987&lt;br /&gt;Jaridah Tesyrin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Abbas, Zainal Arifin, Hj “ilmu Tasauf”&lt;br /&gt;Kuala Lumpur Malaysia 1984&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hujwiri, Dr, “Kasyf el-Mahjub”&lt;br /&gt;Libanon 1937&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Akhlaqu Ahlil Qur’an –Al-Ajuri-Tahqiq Muhammad Amru Abdul Latif-Darul Kutub Al-Ilmiyah – Cetakan 1 -1406 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Min A’lamit Tarbiyah al-Islamiyah –Maktab at-Tarbiyah al-Araby- 1409 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jami’ Bayanil Ilmi wa fadhlih –Ibnu Abdil Bar- Darul Kutub al-Ilmiyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Ar-Ramahurmuzi-Tahqiq M.Ajjaj Khatib Cetakan 3 – 1404 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Effendy Asmawi Alhajj&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilahirkan di Jantur Kutai Kartanegara, 24 November 1964 dari SLTA melanjutkan study ke Damascus Syrian Arab Republic kemudian Malaysia dan pernah melanglang buana ke Eropa, Timur Tengah, Australia dan Asia.&lt;br /&gt;Anak ke-4 dari 9 bersaudara pasangan Bapak Asmawi dan Ibu Khamsiyah ini, mempunyai hobby membaca kemudian memproduksikan kembali dalam tulisan. ---------------------------&lt;br /&gt;CINTA (dalam perspektif Tasauf) ini memberikan kedalaman makna entitas cinta yang selalu dinamis dan cinta bukanlah sesuatu yang harus dipelajari dari manusia melainkan sebagai karunia Tuhan dan berasal dari kasih dan sayang-Nya.----------------------------------&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;dan  jika  kita  sudah  memiliki  cinta&lt;br /&gt;berarti kita sudah mendapatkan&lt;br /&gt;sesuatu kekuatan dalam&lt;br /&gt;diri kita sendiri&lt;br /&gt;subhanallah&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8876234604453952038-5327039540973716255?l=effendyalhajj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/feeds/5327039540973716255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/cinta-dalam-perspektif-tasauf.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/5327039540973716255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/5327039540973716255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/cinta-dalam-perspektif-tasauf.html' title='CINTA (DALAM PERSPEKTIF TASAUF)'/><author><name>Effendy Alhajj</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10635396318028267105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SiYXZe54YwI/AAAAAAAAABI/nhOkFPDgV6c/S220/KELUARGA2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8876234604453952038.post-4910922451110033837</id><published>2009-06-02T00:56:00.002+07:00</published><updated>2009-06-02T01:17:40.154+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL PENDIDIKAN'/><title type='text'>(Catatan Kongres XX PGRI di Palembang)</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;CAK MANO&lt;br /&gt;PGRI?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;EFFENDY ASMAWI ALHAJJ&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bismillahirrahmanirrahim&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;CAK MANO, PGRI ?&lt;br /&gt;(catatan kongres xx PGRI di Palembang)&lt;br /&gt;oleh : Effendy Asmawi Alhajj&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desain Sampul	: EA’s Computer&lt;br /&gt;Lay Out		: Mutiara Offset&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak cipta dilindungi undang-undang&lt;br /&gt;All right reserved&lt;br /&gt;@ 2008 EA&lt;br /&gt;http ://www.hmeasmawi.com&lt;br /&gt;e-mail	: effendy@hmeasmawi.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cetakan I,  Juli   2008 / Rajab 1429&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diterbitkan oleh :&lt;br /&gt;PGRI Provinsi Kepulauan Riau&lt;br /&gt;alamat : PO.BOX. 1002/BTAMN -Batam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;BUAT&lt;br /&gt;KELUARGA BESAR&lt;br /&gt;PGRI&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Resep Guru Sejati&lt;br /&gt;setiap hari minumlah&lt;br /&gt;tablet CINTA (pembunuh rasa benci)&lt;br /&gt;tablet SAHABAT (penawar rasa permusuhan)&lt;br /&gt;tablet BERKAH (penolak rasa miskin)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AWAL KALAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, tulisan ini dapat diselesaikan walaupun dalam suasana yang cukup melelahkan sekali tapi akhirnya tulisan ini dapat juga diselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini merupakan rasa ta’dzim melihat peserta Kongres XX PGRI di Kota Palembang, Kota Sriwijaya, juga terkenal dengan sebutan Kota Empek-Empek, lantaran semangat dan jiwa GURU mereka membekas memberikan secercah sinar dalam membangun insan cendekia.&lt;br /&gt;Pisik mereka boleh ”gaek” tapi semangat dan kecintaan membela Guru luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cak Mano, PGRI ? Adalah tulisan yang amat sederhana (merupakan catatan penulis dalam mengikuti kongres XX PGRI di Palembang), mudah-mudahan dapat memberikan motivasi kepada kita untuk selalu mengabdikan diri sebagai GURU, bukan saja guru pembelajaran tapi hendaknya juga menjadikan Guru Kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat, amin.&lt;br /&gt;			Batam,   Juli  2008&lt;br /&gt;				   Rajab 1429&lt;br /&gt;			Penulis,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;			Effendy Asmawi alhajj&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;TAHNIAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapan Terima Kasih &amp;amp; Penghargaan kepada :&lt;br /&gt;Bapak Drs. H.Ibnu Maja, M.Pd&lt;br /&gt;(Ketua PGRI Provinsi Kepri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak Muchrizal&lt;br /&gt;Bapak Respriadi dan&lt;br /&gt;Bapak Khaeruddin Said&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersama-sama hadir &amp;amp; mufakat&lt;br /&gt;seia-sekata dalam mengikuti&lt;br /&gt;kongres XX PGRI&lt;br /&gt;di Palembang&lt;br /&gt;hingga selesai dan tuntas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga terima kasih kepada Mbak Muna&lt;br /&gt;(panitia Palembang) bersusah&lt;br /&gt;payah mencarikan&lt;br /&gt;literatur&lt;br /&gt;hingga kami dapat mengenal&lt;br /&gt;Kota  Palembang sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;thanks !!!!!!!&lt;br /&gt;Thema Kongres XX&lt;br /&gt;PGRI di Kota Palembang 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENINGKATKAN MUTU&lt;br /&gt;PENDIDIKAN&lt;br /&gt;MELALUI&lt;br /&gt;GURU&lt;br /&gt;YANG PROFESIONAL,&lt;br /&gt;SEJAHTERA DAN TERLINDUNGI&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div 30="" juni="" 04="" juli="" 2008="" align="right"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR ISI&lt;br /&gt;		halaman&lt;br /&gt;Al-Ihda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal kalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahniah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thema Kongres&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.	Selamat Datang di Palembang&lt;br /&gt;2.	Serba-Serbi Kongres&lt;br /&gt;3.	Get Smart with PGRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lampiran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senarai Rujukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilas Penulis&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1.	Selamat Datang di Palembang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pesawat Merpati MZ 223 mendarat dengan sempurna di Kota Palembang, kamipun mengucapkan syukur kepada Allah bahwa kami selamat tiba di Kota ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapan panitia daerah luar biasa hingga berbagai sepanduk dan ucapan selamat datang terpampang di sepanjang jalan, hingga kami diantar di tempat kami menginap di Hotel Wisma Bari Palembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun kami terbilang baru pertama kali ke kota ini tapi suasana cukup mendukung dan memberikan spirit terhadap perkembangan untuk mengikuti kongres XX PGRI di kota ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Palembang, ibukota provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ini merupakan suatu kawasan yang memiliki luas 87.017 km2 yang terdiri dari 11 kabupaten dan 4 kota dengan jumlah penduduk 6.718.791 jiwa di Indonesia bagian barat yang terletak di sebelah selatan garis khattulistiwa pada 1 – 4 derajat  LS dan 102 – 108 derajat BT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian daratan provinsi ini berbatas dengan provinsi Jambi di sebelah utara. Provinsi Lampung di selatan dan provinsi Bengkulu di bagian timur dibatasi provinsi Kepulauan Bangka Belitung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumatera Selatan dikenal juga dengan sebutan Bumi Sriwijaya karena wilayah ini pada abad ke – 7 – 12 M merupakan pusat kerajaan maritim terbesar dan terkuat di Indonesia yang berpengaruh sampai ke Formosa dan Cina di Asia serta Madagaskar di Afrika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu Palembang yang merupakan ibukota Sumatera Selatan ini dikenal juga dengan Kota Empek-Empek yakni terkenal dengan makanan empek-empeknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.	Serba-Serbi Kongres XX PGRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Pertama ;&lt;br /&gt;Kami dan rombongan  PGRI Provinsi Kepulauan Riau tiba di Kota Palembang pada tanggal 29 Juni 2008; Utusan dari Provinsi dipimpin langsung oleh Ketua yakni Bapak Drs. H. Ibnu Maja, M.Pd  didampingi Bendahara Bapak Muchrizal dan Bapak Respriadi serta Mr. Heru Said.&lt;br /&gt;Utusan PGRI dari Kabupaten Lingga dikomando oleh Ketuanya Bapak Drs. Kasiman dan Sekretaris Sdr. Drs. Mokhtaraidi dengan membawa anggota 6 orang dan ini adalah pasukan terbesar dari Kabupaten Lingga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Kota Batam mengikutsertakan 4 orang di bawah komando Ketuanya Bapak  H. Bachrudi Has dan didampingi sekretaris Embi Asmara juga membawa Bendahara Ibu Tuti Purwanti.&lt;br /&gt;Kota Tanjungpinang mengikutsertakan 3 orang dengan komando Ketuanya  Bapak Drs. Thamrin Dahlan.&lt;br /&gt;Demikian juga Kabupaten Bintan mengikut sertakan 3 orang juga dipimpin oleh Ketuanya Bapak Drs. H. Ismail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Kabupaten Natuna dan Kabupaten Karimun abstain alias tidak hadir. (wala kalam wala salam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah chek in  Hotel kami langsung mengadakan perjalanan sore hari yakni ke jembatan Ampera, menurut informasi tempatan letak jembatan ini tidak jauh tapi setelah di cek ternyata cukup jauh hingga diputuskan naik angkot menuju jembatan tersebut.&lt;br /&gt;Berbagai gaya dan polah teman kita yang naik angkot maklum, kalau di kota masing-masing jauhlah untuk naik angkut, tapi di sini apa boleh buat, ada salah seorang teman dari kami yang cukup lincah berada di angkot hingga dapat mengadakan komunikasi kepada penumpang khususnya penumpang perempuan, maka terjadilah semilir tawa diantara kami hingga tiba di jembatan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sahibulhikayat, jembatan  ini dibangun di atas sungai Musi dengan panjang sungai 1.177 m, lebar 22 m dan tinggi di atas permukaan air 11.50 m  menggunakan dana rampasan perang dari Pemerintah Jepang atas perintah Presiden Soekarno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang menyebutnya Jembatan AMPERA karena pemakaiannya secara resmi dilakukan disaat masa menegakkan orde baru yang sebelumnya bernama jembatan ”Musi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai gaya persis seperti touris domestik berpotho dan bercengkrama di jembatan tersebut, juga terlihat pasar atau rumah makan terapung di sungai tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malamnya kami menghadiri RAPIM antara PB. PGRI dengan Pengurus Wilayah PGRI se- Indonesia di Novotel Hotel dalam persiapan acara Pembukaan yang akan dibuka secara resmi oleh Presiden RI Bapak DR.H.Sosilo Bambang Yodhoyono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Kedua ;&lt;br /&gt;Setelah sarapan pagi kami registrasi, maklum banyak permasalahan khususnya tonggakan iuran PGRI yang belum di setor, hingga Bendahara Provinsi cukup sibuk kelihatannya.&lt;br /&gt;Dan setelah registrasi, bagi perempuan akan mengikuti PAW yakni  Pertemuan Akbar Wanita PGRI se- Indonesia.&lt;br /&gt;Pada siang hari penulis dan Mr. Heru keliling kota Palembang naik taxi dan naik becak, hingga Dzuhur kami shalat di masjid Agung Palembang.&lt;br /&gt;Masjid Agung Palembang :&lt;br /&gt;Merasa beruntung kami dapat shalat dzuhur dan Ashar (jamak &amp;amp; qashar) di masjid ini. konon masjid ini dibangun pada tahun 1738 dan dulu terkenal dengan sebutan masjid Sulthan  sebab dibangun oleh Sultan Mahmud Badaruddin I.&lt;br /&gt;Berbagai renovasi telah diadakan renovasi terbesar diadakan pada tahun 2000 dan pada tanggal 16 Juni 2003 Masjid ini diresmikan oleh Presiden RI Megawati Soekarno Putri.&lt;br /&gt;Di sekeliling masjid terdapat taman yang ditumbuhi pohon kurma. Sungguh luar biasa !&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Resep Obat Penenang Hati&lt;br /&gt;akar kefakiran dicampur dengan akar kerendahan hati, masukkan ke dalam keranjang taubat&lt;br /&gt;ditumbuk dalam lesung ridha&lt;br /&gt;dihaluskan dengan&lt;br /&gt;rautan kepuasan&lt;br /&gt;hati, masukkan&lt;br /&gt;ke dalam&lt;br /&gt;kendi&lt;br /&gt;takwa, hangatkan dengan api cinta&lt;br /&gt;diberi sedikit air malu&lt;br /&gt;tuangkan dalam&lt;br /&gt;bejana syukur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dinginkan&lt;br /&gt;dengan&lt;br /&gt;angin&lt;br /&gt;harapan&lt;br /&gt;lalu&lt;br /&gt;diminum&lt;br /&gt;dengan sendok pujian&lt;br /&gt;a.l.h.a.m.d.u.l.i.l.l.a.h.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Ketiga :&lt;br /&gt;Hari ketiga dari kedatangan kami di Palembang adalah untuk mengikuti  Sidang Paripurna I tanggal 01 Juli 2008 diawali dengan laporan dari Panitia Pelaksana Daerah oleh Bapak Drs. Aidil Fitri Syah sekaligus Ketua PGRI Provinsi Sumsel, sebenarnya beliau ini cukup gaek alias tua tapi semangat dan daya juangnya luar biasa.&lt;br /&gt;Dilanjutkan dengan laporan Panitia Pemeriksa Mandat, Pengesahan tatib dan pengesahan jadual.&lt;br /&gt;Cukup ramai tanggapan dan saran dari peserta yang memberikan informasi dan koreksi serta harapan demi masa depan PGRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang acara kongres kali ini luar biasa, sebab acara berjalan duluan baru nanti malam di buka secara resmi oleh Presiden RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sidang Paripurna  II,&lt;br /&gt;Mendengarkan paparan dari Mendiknas Bapak Prof.Dr. Bambang Sudibyo dan paparan Menag RI yang diwakili oleh Dirjend Pendais.&lt;br /&gt;Sidang Paripurna II ini cukup seru, sebab Mendiknas memaparkan dengan berbagai dinamika dan problematika Guru, tentu mendapat sambutan yang amat meriah dan saling berebutan untuk bisa berbicara menyampaikan uneg-unegnya kepada Menteri.&lt;br /&gt;Alhamdulillah masih terkandali dan berjalan sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Sidang Paripurna III yakni laporan pertanggungjawaban PB.PGRI masa bakti XIX dipercepat hingga pukul 14.30 dan pada pukul 15.00 lokasi acara sudah seteril yakni persiapan pembukaan oleh Presiden RI  nanti malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena suasana seperti ini, maka terjadilah pemblokiran tempat/ seteril  area  yakni tempat wc di blok tidak bisa dipakai di sekitar tempat acara sehingga menyusahkan peserta bagi yang membuang hajat.&lt;br /&gt;Demikian juga ”transportasi” sedikit ada kendala hingga kami beberapa kali naik taxi sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dimohon peserta pukul  17.00  sudah berada di lokasi sedangkan Presiden dan rombongan tiba di lokasi pukul  19. 30 WIB sudah tentu melelahkan dan menjemukan.&lt;br /&gt;Untung dapat diatasi dengan sedikit belanja di depan Hotel yang banyak orang berjualan, berbagai  macam kegiatan kongres dan pakaian.&lt;br /&gt;Tentu tidak ketinggalan kami membeli Jaket masing-masing menenteng  selembar dan tentu dibayar oleh kas negara (PGRI Provinsi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan superketat pemeriksaan, akhirnya tiba juga pada acara pembukaan yakni kehadiran Presiden RI beserta rombongan.&lt;br /&gt;Diawali dengan tarian gending Sriwijaya/ tarian selamat datang.&lt;br /&gt;Kemudian Laporan Ketua Umum PB. PGRI Bapak Prof. Dr. H.M. Surya dilanjutkan dengan Mars PGRI dan di lagu mars ini kalimat pahlawan tanpa tanda jasa sudah diganti menjadi ”membangun insan cendekia”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya Sambutan EI (Education International) dilanjutkan dengan sambutan Mendiknas baru amanah Presiden RI dan ditutup dengan doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Keempat ;&lt;br /&gt;Setelah sarapan pagi di hotel, selanjutnya kami mengikuti acara kongres berikutnya yakni Sidang Paripurna IV Laporan dan Pandangan Umum dari masing-masing provinsi.&lt;br /&gt;Berbagai tingkah dan sikap dari provinsi terhadap kepengurusan PB.PGRI hingga suasana kadang-kadang berubah jadi ajang promosi ketua PB yang akan datang. Kampanye Ketua Umum sudah terasa dan terjadi dua blok besar yakni Jawa Timur dengan mengusung Bapak Abdul Aziz sedangkan Jawa Tengah mengusung Bapak Sulistiyo.&lt;br /&gt;Hingga berakhir pandangan umum ini tetap menghangat.&lt;br /&gt;Dua kandidat ketua umum saling memberikan edaran dan visi, misi serta pamplet-pamplet masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah istirahat dilanjutkan lagi dengan Sidang paripurna V Jawaban PB.PGRI serta dilanjutkan Sidang Paripurna VI yakni Pengesahan laporan PB.PGRI, Pengukuhan Himpunan Profesi dan Keahlian sejenis, Pembagian Komisi dan Pembentukan Panitia Pemilihan PB.PGRI masa bakti XX. Kemudian dilanjutkan dengan sidang komisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sidang komisi ini cukup alot dan amat luar biasa antusias peserta hingga memakan waktu yang cukup lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Kelima :&lt;br /&gt;Pagi ini masih dilanjutkan dengan sidang komisi tapi bagian tim perumus bagi yang tidak perumus silakan berbelanja atau wisata kemana suka.&lt;br /&gt;Hingga memasuki sidang paripurna VII yakni  Laporan hasil sidang komisi dan pengesahan hasil sidang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dilanjutkan sidang paripurna VIII pengesahan panitia pemilihan PB. PGRI masa bakti XX, Pengesahan Daftar nama calon dan pernyataan demisioner PB.PGRI XIX.&lt;br /&gt;Tapi sebelum itu mendengar paparan dari Bapak Sutiyoso (Calon Presiden RI yad), cukup brilian dan cemerlang dalam memaparkan suasana dan integritas pikiran menjadikan Indonesia yang bermartabat, semoga.&lt;br /&gt;Setelah istirahat dilanjutkan dengan sidang Paripurna IX yakni pemilihan PB.PGRI masa bakti XX dengan pembagian form F1, F2 dan F3.&lt;br /&gt;Dengan suasana mirip pemilihan Presiden ribut, kampanye dan berbagai cara masing-masing kubu untuk memenangkan pasangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mempercepat pemilihan dibagi Dapil TPS I, II, III &amp;amp; IV.&lt;br /&gt;Setelah dipanggil masing-masing provinsi, suasana makin ribut karena masing-masing terbawa dengan suasana pemilihan. Dan pemilihan ini berlangsung hingga larut malam, masing-masing berargumen dan akhirnya pemenangnya adalah Dr. Sulistiyo, M.Pd sebagai Ketua Umum pengganti Bapak Prof. Dr. H.M. Surya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Keenam :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini hari Jum’at dengan agenda tunggal  Sidang Paripurna X Pengumuman hasil sidang Formatur dan Pengesahan Hasil sidang serta terakhir acara Penutupan.&lt;br /&gt;Berbagai harapan dan perbaikan diharapkan dengan terpilihnya pengurus baru ini dapat membawa angin segar PGRI yang bermartabat dalam menjadikan guru yang profesional, sejahtra dan terlindungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing terbuai dengan pikiran dan suasana hingga dapat dijadian sebuah iktibar  dalam menjalan roda organisasi masing-masing PGRI di provinsi dan kabupaten/kota .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayorana !!!!&lt;br /&gt;Malam harinya masing-masing peserta khususnya Kepulauan Riau sibuk berbelanja sesuai dengan kemampuan masing-masing karena besok pagi sudak chek out dari Hotel menuju kepangkuan pertiwi masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ketujuh :&lt;br /&gt;Pagi-pagi pukul  4.30 kami sudah dibangunkan untuk bersiap-siap pergi ke Bandara untuk pulang ke daerah masing-masing dan sebahagian sudah ada yang pulang setelah acara penutupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai oleh-oleh, khususnya empek-empek dan kerupuk menghiasi bawaan masing-masing peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikanlah pengalaman ini sebagai cambuk untuk menerpa dan memperbaiki suasana PGRI masing-masing di daerah.&lt;br /&gt;Maju PGRI , maju  masa depan Guru  yang bermartabat, sejahtra dan terlindungi, semoga !&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;sayonara palembang&lt;br /&gt;good bye !&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.	Get Smart With PGRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;PGRI,&lt;br /&gt;Gudang SDM Nusantara.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil penelitian, kajian dan pengamatan tidak bisa dipungkiri bahwa PGRI adalah gudangnya SDM di Nusantara, siapapun orangnya mereka pasti mengalami proses pendidikan dan kunci utama pendidikan adalah guru.&lt;br /&gt;Oleh sebab itu pemerintah harus  berkomitmen dalam pemenuhan anggaran 20 % APBN /APBD dan ini harus diperjuangkan terus oleh kita warga PGRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan adalah penggerak perubahan. Aktor yang menggerakkan perubahan jutaan anak bangsa adalah guru. Karena itu guru adalah figur utama jika suatu bangsa ingin maju.&lt;br /&gt;Maka peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilakukan tanpa peningkatan kualitas Guru.&lt;br /&gt;Betapapun majunya  ilmu pengetahuan dan teknologi, posisi guru tidak dapat digantikan karena guru bukan hanya bertugas memfasilitasi terjadinya proses penguasaan iptek dan pembelajaran tapi lebih jauh membimbing, mengarahkan dan membina perkembangan peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Madalah mereka&lt;br /&gt;yang berjuang mengkader&lt;br /&gt;manusia menjadi manusiawi yang&lt;br /&gt;cerdas, trampil dan beradab&lt;br /&gt;yang langka dikenang&lt;br /&gt;oleh setiap&lt;br /&gt;orang&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;terpujilah&lt;br /&gt;wahai engkau&lt;br /&gt;ibu – bapak Guru&lt;br /&gt;namamu akan selalu&lt;br /&gt;hidup dalam sanubariku&lt;br /&gt;ini untaian bait  lagu hymne guru,&lt;br /&gt;sebagai ekspresi rasa hormat&lt;br /&gt;kita kepadanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;dengan memahami makna ini&lt;br /&gt;insya Allah kita akan mau&lt;br /&gt;banyak berbuat&lt;br /&gt;demi&lt;br /&gt;kemajuan&lt;br /&gt;generasi kita&lt;br /&gt;dimasa yang akan datang&lt;br /&gt;insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SENARAI RUJUKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.	Prof. Dr. H. Mohamad Surya&lt;br /&gt;Menelusuri Jejak Perjalanan antara&lt;br /&gt;Lembang dan Palembang&lt;br /&gt;Editor : Drs.H.M. Sudar Siandes,MM&lt;br /&gt;tahun 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.	Map Visit Musi 2008&lt;br /&gt;Dinas Pariwisata &amp;amp; Kebudayaan&lt;br /&gt;Kota Palembang&lt;br /&gt;tahun 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.	Koran-Koran Lokal Palembang&lt;br /&gt;Juni – Juli tahun 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.	Selebaran Kongres XX PGRI&lt;br /&gt;Palembang&lt;br /&gt;tahun 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEKILAS TENTANG PENULIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CAK MANO, PGRI ?&lt;br /&gt;Catatan Kongres XX PGRI&lt;br /&gt;di Kota Palembang 2008&lt;br /&gt;	memberikan secercah&lt;br /&gt;pengalaman sekaligus&lt;br /&gt;perbendaharaan&lt;br /&gt;dalam membangun PGRI yang kuat&lt;br /&gt;dan bermartabat, terus berproses berubah&lt;br /&gt;menuju kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;PGRI&lt;br /&gt;sebagai organisasi&lt;br /&gt;perjuangan, profesi dan&lt;br /&gt;ketenagakerjaan yang kuat&lt;br /&gt;profesional, independen&lt;br /&gt;dan demokratis&lt;br /&gt;yang dicintai&lt;br /&gt;anggota&lt;br /&gt;disegani mitra&lt;br /&gt;dan diakui masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Effendy Asmawi Alhajj&lt;br /&gt;lahir tanggal 24 November 1964&lt;br /&gt;di Kutai Kartanegara – Kaltim&lt;br /&gt;alamat website : www.hmeasmawi.com&lt;br /&gt;HP. 08127002701 Fax. 0778-451547&lt;br /&gt;email : effendy@hmeasmawi.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8876234604453952038-4910922451110033837?l=effendyalhajj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/feeds/4910922451110033837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/catatan-kongres-xx-pgri-di-palembang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/4910922451110033837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/4910922451110033837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/catatan-kongres-xx-pgri-di-palembang.html' title='(Catatan Kongres XX PGRI di Palembang)'/><author><name>Effendy Alhajj</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10635396318028267105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SiYXZe54YwI/AAAAAAAAABI/nhOkFPDgV6c/S220/KELUARGA2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8876234604453952038.post-3030208641747399737</id><published>2009-06-01T22:54:00.003+07:00</published><updated>2009-06-02T00:45:17.637+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUSTAKA'/><title type='text'>BUNGA-BUNGA TAQWA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Bunga-Bunga Taqwa&lt;br /&gt;Oleh : Effendy Asmawi Alhajj&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Desain sampul : EA’s Computer&lt;br /&gt;Lay out  : Mutiara Offset Batam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal cipta dilindungi undang-undang&lt;br /&gt;All right reserved&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@ 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.hmeasmawi.com&lt;br /&gt;e-mail : effendy@hmeasmawi.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cetakan I, Oktober 2007 / Syawal 1428&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diterbitkan oleh :&lt;br /&gt;Yayasan Paramakkiya Batam&lt;br /&gt;PO.Box  1002/BTAMN-Batam Island 29444&lt;br /&gt;Telp/Fax : 0778- 7020324 / 451547&lt;br /&gt;Mobile phone : 081536006299&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagi petualang&lt;br /&gt;yang mencari kebahagiaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”andaikan, penduduk bumi&lt;br /&gt;merasakan sedikit&lt;br /&gt;saja dari&lt;br /&gt;apa&lt;br /&gt;yang diperoleh&lt;br /&gt;orang bertakwa pastilah&lt;br /&gt;mereka menggigit jari”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebahagian&lt;br /&gt;adalah cita-cita&lt;br /&gt;setiap insan maka bunga-bunga&lt;br /&gt;taqwa adalah jalan menuju&lt;br /&gt;k e s a n a&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...’jika sekiranya penduduk&lt;br /&gt;negeri beriman dan&lt;br /&gt;bertakwa&lt;br /&gt;pasti&lt;br /&gt;Kami&lt;br /&gt;limpahkan kepada&lt;br /&gt;mereka berkah dari langit&lt;br /&gt;dan bumi tetapi mereka mendustakan&lt;br /&gt;(ayat-ayat Kami) itu&lt;br /&gt;maka Kami siksa mereka&lt;br /&gt;disebabkan perbuatannya’...&lt;br /&gt;(QS. 7 : 96)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ bertakwalah kepada Allah&lt;br /&gt;dimana saja kamu&lt;br /&gt;berada&lt;br /&gt;barengilah&lt;br /&gt;perbuatan jelek itu&lt;br /&gt;dengan kebaikan agar dapat&lt;br /&gt;menghapus (perbuatan jelek)&lt;br /&gt;berprilakulah kepada&lt;br /&gt;sesama manusia&lt;br /&gt;dengan&lt;br /&gt;akhlak yang&lt;br /&gt;t e r p u j i “&lt;br /&gt;(HR. Tarmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tafakkur Penulis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-hamdulillah, tulisan ini dapat diselesaikan, walaupun di sana-sini masih terdapat beberapa kejanggalan tapi itulah trapi seni menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga-Bunga Taqwa ini, memberikan kreasi kita tentang konstruktivitas kehidupan, baik dalam melaksanakan ibadah maupun muamalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian nikmat menggapai ‘bunga-bunga taqwa’ harum semerbak mewangi memberikan sari kehidupan menuju maqam tertinggi al-Khaliqul Alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sifat ihsan yang khalis, bunga itu mekar menuju muslih kehidupan insan muttaqin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bisa kita hayati, kemudian mengorbitkan dalam tingkah laku kita sehari-hari, semoga, amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Batam,  Oktober 2007&lt;br /&gt;    Syawal   1428 &lt;br /&gt;Penulis,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Effendy Asmawi Alhajj&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DAFTAR  ISI&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;     Halaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Iftitah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Jalan Menuju Syurga :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap muslim mempunyai harapan untuk menggapai syurga Allah swt. Tak peduli apapun profesi dan jabatannya selama itu merupakan pekerjaan yang halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang yang masuk syurga karena kebaktiannya yang tak putus-putusnya kepada Allah. Merekalah para ”abid” (ahli ibadah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pula orang yang dijamin masuk syurga karena keberanian dan kerelaannya mempertaruhkan nyawanya dalam perjuangan menegakkan kebenaran agama. Dia meninggal sebagai ”syahid” (syuhada) dan orang yang mati syahid dijamin masuk syurga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang dipanggil ke syurga kelak karena rajin menyampaikan ilmu kepada orang lain, termasuk dalam kelompok ini guru, dosen, ustadz dan muballigh.&lt;br /&gt;”Tinta ulama lebih baik dari darah syuhada”. Demikian tegas Nabi saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, ketika hendak pergi berperang, Nabi saw mengingatkan agar jangan seluruh anggota masyarakat Islam pergi berperang.&lt;br /&gt;”hendaklah ada sebahagian di antara kamu yang belajar mengenai agamamu dan mengajarkannya kepada umat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pula yang meraih syurga karena taatnya kepada orangtua. Nabi saw pernah menolak seorang pemuda yang ingin ikut berperang karena pemuda itu mempunyai orangtua yang harus ditanggungnya.&lt;br /&gt;Kata Nabi saw, ”uruslah orangtuamu”. Sesungguhnya bakti kepada orangtuamu sama nilainya dengan jihad”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga salah satu jalan menghampiri syurga dengan menyisihkan sebagian rezeki untuk kegiatan-kegiatan di jalan Allah.&lt;br /&gt;Contohnya ; menjadi donatur pembangunan masjid, mushalla, yayasan yatim piatu, majelis taklim, klinik Islam, sekolah-sekolah Islam, menjadi orangtua asuh dan lain-lain dalam rumusan ”fastabiqul khairat”.&lt;br /&gt;Di sinilah orang-orang Muslim yang kaya, para pengusaha dan ekskutif diajak oleh Allah swt untuk berkiprah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai orang-orang yang sibuk dalam bisnis, mereka mungkin tak punya cukup waktu untuk mengerjakan amal ibadah sunnat.&lt;br /&gt;Namun dengan harta yang mereka miliki yang pada hakikatnya merupakan titipan Allah, mereka berkesempatan memasuki syurga dari pintu yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa ini kita membutuhkan para muslim kaya yang dermawan dan senang berzakat, berinfak dan bersedekah.&lt;br /&gt;Begitu banyak kegiatan pembangunan Islam yang mendambakan uluran tangan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk para dermawan yang tulus, Nabi saw telah menjanjikan kebaikan yang akan mengalir selamanya.&lt;br /&gt;...”jika mati seorang anak Adam, maka putuslah amalnya kecuali ada tiga hal ; - sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak saleh yang selalu mendoakannya”...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;..... ”wallahu a’lam”.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;isilah iman di dada&lt;br /&gt;pengetahuan di kepala&lt;br /&gt;kaki dan tangan dengan etika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga 12 bulan&lt;br /&gt;penuh keimanan, 52 minggu&lt;br /&gt;penuh ketakwaan, 365 hari dengan&lt;br /&gt;ibadah, 8.760  jam  penuh  keihsanan&lt;br /&gt;dan 525.600  menit&lt;br /&gt;penuh dengan&lt;br /&gt;keikhlasan&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Mardhatillah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;katakanlah !, sesungguhnya&lt;br /&gt;AKU hendak memperingatkan kepadamu&lt;br /&gt;suatu hal saja yaitu supaya kamu&lt;br /&gt;menghadap Allah dengan&lt;br /&gt;ikhlas, berdua-dua&lt;br /&gt;atau&lt;br /&gt;sendiri-sendiri&lt;br /&gt;kemudian kamu pikirkan&lt;br /&gt;(tentang Muhammad) tidak&lt;br /&gt;ada penyakit gila sedikitpun pada&lt;br /&gt;kawanmu itu. Dia tidak lain&lt;br /&gt;hanyalah pemberi&lt;br /&gt;peringatan&lt;br /&gt;bagi&lt;br /&gt;kamu sebelum&lt;br /&gt;(mendapat) azab&lt;br /&gt;yang keras&lt;br /&gt;(QS. 34 : 46)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah tersebut di atas memberi hikmah kepada kita bahwa segala perhitungan dalam kehidupan kita semata-mata hanya untuk mendapat ”mardhatillah” atau keridhaan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cara berpikir seperti itu kita akan terhindar dari prilaku yang hampa dan kosong yang tak memberi kejelasan untuk apa hidup di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperbaiki prilaku memang harus dimulai dengan cara berpikir, membangun persepsi dan konsepsi hidup dan kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim as ketika ia mencari Tuhannya.&lt;br /&gt;Namun ketika kita sudah menemukan persepsi dan konsepsi tentang tujuan hidup, semuanya harus kita pasrahkan hanya untuk Allah Sang Khaliqul Alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ahli sufi al-Junaid dalam kitab al-Hikam mengatakan ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;bahwa ’mardhatillah’&lt;br /&gt;harus melalui beberapa tahap&lt;br /&gt;yaitu harus mengenal Allah&lt;br /&gt;dengan makrifah&lt;br /&gt;yang dalam&lt;br /&gt;sehingga&lt;br /&gt;tak&lt;br /&gt;ada jarak&lt;br /&gt;(hijab) dengan&lt;br /&gt;Allah subhanahu wata’ala.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian berakhlak ’mahmudah’, etika yang luhur, menjaga hawa nafsu sesuai dengan jalan dan pandangan serta hukum yang disyariatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;terakhir&lt;br /&gt;ia harus merasa&lt;br /&gt;tiada memiliki apapun&lt;br /&gt;dan juga merasa tidak dimiliki oleh&lt;br /&gt;siapapun kecuali Allah swt.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berprilaku seperti tersebut di atas umumnya dimiliki oleh orang-orang Sufi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;mereka mendidik hati&lt;br /&gt;dengan mengenal secara dekat&lt;br /&gt;eksistensi Allah dengan penuh lapang&lt;br /&gt;dada dan bersih hati yang akan memantulkan&lt;br /&gt;budi pekerti yang luhur&lt;br /&gt;dan pesona&lt;br /&gt;kasih&lt;br /&gt;sayang terhadap&lt;br /&gt;semua makhluk di dunia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Sufi lain, Abuhasan Asy-Syadzily mengatakan ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;aku dipesan guruku&lt;br /&gt;jangan melangkahkan kaki&lt;br /&gt;kecuali untuk mencari keridhaan&lt;br /&gt;Allah dan jangan duduk di suatu tempat&lt;br /&gt;kecuali tempat itu aman dari&lt;br /&gt;murka Allah&lt;br /&gt;jangan&lt;br /&gt;bersahabat&lt;br /&gt;kecuali kepada orang&lt;br /&gt;yang membantu berbuat taat&lt;br /&gt;kepada Allah dan&lt;br /&gt;jangan&lt;br /&gt;memilih sahabat&lt;br /&gt;karib kecuali ia menambahkan&lt;br /&gt;keyakinanmu kepada&lt;br /&gt;Allah &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang berprilaku sufi bukan berarti ia menjauhi untuk mencari kehidupan dunia. Ia tetap wajib mencari kehidupan harta dan rezeki Allah tetapi semua itu sebagai sarana ibadah kepada Allah.&lt;br /&gt;Rasul saw menganjurkan agar jangan berlebih-lebihan mencintai harta, beliau bersabda ;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;cinta pada harta itu&lt;br /&gt;bisa menjadi bibit atau&lt;br /&gt;sumber segala dosa atau kejahatan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Orang boleh kaya di dunia ini, tapi Nabi saw mengingatkan jangan sampai mencintai dunia secara tidak proporsional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Sulaiman as adalah sebuah cermin ia orang yang kaya-raya di zamannya, tetapi tidak menjadikan kekayaan itu sebagai pujaan.&lt;br /&gt;Justru ia menjadikan harta kekayaan itu sebagai sarana menunjang ibadah kepada Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;2&lt;br /&gt;BUNGA-BUNGA&lt;br /&gt;TAQWA&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu tujuan utama manusia ’muttaqin’ ialah ingin mewujudkan cita-cita ”mardhatillah” yang tawajjuh dengan Allah swt, untuk mencapai nilai tersebut, maka mereka milih ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;lahan iman&lt;br /&gt;dan menyiapkan&lt;br /&gt;bibit islam kemudian&lt;br /&gt;memupuk dengan ihsan&lt;br /&gt;disiram dengan air ikhlas&lt;br /&gt;yang akan melahirkan kuntum&lt;br /&gt;bunga-bunga mahabbah&lt;br /&gt;menyebarkan&lt;br /&gt;semerbak&lt;br /&gt;wangi&lt;br /&gt;kalimah-kalimah thayyibah&lt;br /&gt;dalam relungan&lt;br /&gt;dan simpai&lt;br /&gt;huda&lt;br /&gt;Allah swt&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian usaha dan ihktiar mereka, memilih dan memelihara kemudian terus berusaha memupuk pribadi dengan amal shaleh terus berpacu meninggalkan amal thaleh (thaleh antonim shaleh) berusaha mengetuk pintu-pintu taubat, mendekati halaman ”mahabbah nur asyiqin” dalam pelukan kerinduan yang mendalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. IMAN –MUKMIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman adalah suatu aplikasi barometer seseorang tentang keyakinan terhadap al-Khaliqul Alam dan mereka dinamakan ”mukmin”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahui eksistensi iman ini kita mengenal klassifikasi iman ;&lt;br /&gt;- selalu bertambah – selalu tetap dan – selalu berkurang. -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu diperlukan kualitas iman seseorang yang tentu saja diharapkan selalu bertambah.&lt;br /&gt;Maka dengan demikian mereka akan meraih titel ”khaira ummah” (menjadi umat yang terbaik). ...... QS. 3 : 110 ......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kualitas iman tersebut melahirkan kesadaran untuk hidup dengan islam secara total dan universal. (QS. 2 : 208).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;karena memang menerima&lt;br /&gt;islam sebagai suatu&lt;br /&gt;sistem hidup&lt;br /&gt;yang&lt;br /&gt;komprehensif&lt;br /&gt;dituntut oleh al-Qur’an&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak diperkenankan menerima sebagian dan menolak sebagian lain dari keseluruhan ajaran islam. (QS. 2 : 85).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;iman yang melahirkan&lt;br /&gt;sosok mukmin itu&lt;br /&gt;mengantarkan&lt;br /&gt;kita&lt;br /&gt;kepada&lt;br /&gt;SAMI’NA WA ATHA’NA&lt;br /&gt;(kami mendengar &amp;amp; kami tunduk)&lt;br /&gt;terhadap ketentuan Allah swt&lt;br /&gt;(QS. 24 : 51)&lt;br /&gt;maka dengan&lt;br /&gt;demikian akan melahirkan&lt;br /&gt;rahmat bagi kehidupan&lt;br /&gt;(QS. 21 : 107)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Islam – Muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam dengan agama ”tauhid”nya memberikan konsep ideologinya tentang kepatuhan dan ketaatannya sehingga menjadi muslim dengan landasan ketakwaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;hai orang-orang yang beriman&lt;br /&gt;bertakwalah kepada Allah dan janganlah&lt;br /&gt;kamu mati, kecuali dalam&lt;br /&gt;keadaan muslim&lt;br /&gt;(QS. 3 : 102)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian penegasan Allah agar setiap orang yang beriman benar-benar eksis terhadap keislamannya, sehingga memancarkan ”huda” dalam kepatuhan yang selalu taat terhadap perintah dan larangan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;bukankah hukum&lt;br /&gt;dan tatanan permainan&lt;br /&gt;diatur oleh Islam yang melahirkan&lt;br /&gt;sosok muslim dengan ikrar dua kalimah&lt;br /&gt;syahadatnya, dengan ketaatannya shalatnya&lt;br /&gt;dengan membayar zakatnya&lt;br /&gt;menahan diri dengan&lt;br /&gt;puasanya&lt;br /&gt;menyaksikan keagungan&lt;br /&gt;lewat menasik hajinya sebagai&lt;br /&gt;rutinitas sakral atau sebagai ketaatan&lt;br /&gt;dan kepatuhan kita kepada-Nya&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Islam, kata DR.Yusuf al-Qaradhawi dalam ”ar-Rasul wal – ilm” dunia keilmuan bukan sekadar seseorang mengisi kepalanya dengan pengetahuan, tapi sekaligus penyandangnya dituntut memiliki kepribadian yang sesuai dengan ilmunya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan begitu ia dapat membedakan antara yang hak dan yang bathil menuju ”shiratalmustaqim” jalan lurus yang dilalui orang-orang yang dianugrahkan nikmat oleh Allah.&lt;br /&gt;(QS. 1 : 7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;didirikan islam itu&lt;br /&gt;atas 5 (lima) dasar yaitu&lt;br /&gt;’persaksian tidak ada Tuhan selain&lt;br /&gt;Allah’ dan Muhammad adalah Rasul Allah&lt;br /&gt;Mendirikan shalat, mengeluarkan&lt;br /&gt;Zakat, berpuasa Ramadhan&lt;br /&gt;dan menunaikan ibadah&lt;br /&gt;H a j i&lt;br /&gt;(HR. Bukhari-Muslim)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Ihsan – Muhsin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ihsan secara maknawi berarti ”berbuat baik”, baik terhadap Khaliq maupun makhluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila sifat ihsan sudah menjadi kebiasaan dari setiap insan, apapun amaliah dan tuntutan ia selalu sadar, karena ia yakin seluruh aktivitasnya selalu diawasi dengan ”remote control” nurani yang langsung mendapat pengawasan dari Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;demikian yang disebutkan Rasul saw&lt;br /&gt;tatkala menjawab sebuah&lt;br /&gt;pertanyaan yang&lt;br /&gt;diajukan&lt;br /&gt;oleh&lt;br /&gt;seseorang yang&lt;br /&gt;berpakaian serba putih&lt;br /&gt;(malaikat Jibril) coba terangkan&lt;br /&gt;tentang ”ihsan” kepadaku ?&lt;br /&gt;Nabi saw menjawab&lt;br /&gt;ihsan adalah&lt;br /&gt;engkau&lt;br /&gt;menyembah Allah&lt;br /&gt;seolah-olah engkau melihat-Nya&lt;br /&gt;dan jika engkau tidak&lt;br /&gt;melihatnya&lt;br /&gt;maka&lt;br /&gt;sesungguhnya Dia Melihatmu&lt;br /&gt;(HR. Bukhari – Muslim)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian gambaran Rasul saw tentang ”ihsan” suatu upaya untuk mengisi kebaikan di setiap dimensi ruang dan waktu.&lt;br /&gt;Sehingga seorang hamba termotivasi untuk selalu berbuat kebajikan, baik terhadap dirinya sendiri, keluarga, masyarakat, agama, nusa dan bangsa- karena waskat langsung dari Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;dan berbuatlah ihsan&lt;br /&gt;sesungguhnya Allah menyukai&lt;br /&gt;orang-orang yang berbuat ihsan&lt;br /&gt;(QS. 2 : 195)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Ikhlas – Mukhlis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;...” Allah tidak menghargai agama&lt;br /&gt;kalau  tidak   diamalkan&lt;br /&gt;dan tidak menerima&lt;br /&gt;suatu amal&lt;br /&gt;apabila&lt;br /&gt;tidak&lt;br /&gt;ikhlas melaksanakan”...&lt;br /&gt;( hukama)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;alangkah indahnya bila&lt;br /&gt;wajahmu tetap manis walau&lt;br /&gt;problematik kehidupan terasa penuh&lt;br /&gt;getiran – kepahitan&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;alangkah mulianya&lt;br /&gt;bila hatimu penuh keikhlasan&lt;br /&gt;walau di sekitarmu penuh gemerlapan&lt;br /&gt;kebencian dan kemarahan&lt;br /&gt;                                     (syair  Arab)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhlas, berarti suci yakni sesuatu yang kita kerjakan baik ibadah maupun muamalah selalu dilandasi dengan nawa (niat) yang suci hanya karena Allah semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhlas, juga berarti tulus, baik terhadap sesama maupun al-Khaliq sebagai manifestasi imany seseorang yang merupakan bimbingan moral dalam setiap aktivitas dan tindakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;orang yang ikhlas&lt;br /&gt;seperti diuraikan di atas&lt;br /&gt;dinamakan ”mukhlis” yakni orang&lt;br /&gt;yang senantiasa mengharapkan&lt;br /&gt;”mardhatillah” (keridhaan Allah)&lt;br /&gt;dalam beramal tanpa&lt;br /&gt;mengharap&lt;br /&gt;balasan&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;pujian orang lain&lt;br /&gt;apalagi ”riya’” (unjuk pamer)&lt;br /&gt;ujub (takjub) dan&lt;br /&gt;takabbur (sombong)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindarkan sifat-sifat tersebut diperlukan langkah-langkah antara lain ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- ’nawa’ (niat yang tulus hanya karena Allah, karena Rasul saw mengingatkan ”setiap amal tergantung dengan landasan niatnya”.-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- ’tawaddhu’ (pengendalian diri) yang terkontrol rapi, suatu sikap stabilitas mental yang sangat positif dalam dinamisitas amaliah yang hanya untuk Allah.-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- ’thabi’iyah’ (pembiasaan) yang memerlukan latihan kontinyu dalam rangka memupuk kebiasaan dalam memaksa pribadi untuk mendekati maqam Khaliq al-Wahidul Qahhar.-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- ’masyiah’ (mempunyai kemauan keras) dalam konstruktivitas amaliah sebagai motivasi, memupuk jiwa mengharap huda dan maghfirah-Nya.-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- ’raja’ dan khauf’ (mengharap yang penuh cemas), untuk menciptakan ’lathifulqalbiyah’ (kelembutan hati) hanya kepada Allah swt semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;...”katakanlah, sesungguhnya&lt;br /&gt;shalatku, ibadahku&lt;br /&gt;hidup &amp;amp; matiku&lt;br /&gt;hanya&lt;br /&gt;karena Allah semata&lt;br /&gt;Tuhan Alam Semesta’...&lt;br /&gt;(QS. 6 : 162)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Taqwa – Muttaqin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata ’taqwa’ mengandung pengertian yang berbeda-beda di kalangan ulama, namun semuanya bermuara pada satu pengertian yakni seorang hamba melindungi dirinya dari kemurkaan Allah swt dengan melaksanakan yang diperintahkan dan menjauhi yang dilarang-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;...”hai orang-orang yang beriman&lt;br /&gt;bertakwalah kepada Allah&lt;br /&gt;dan hendaklah&lt;br /&gt;setiap diri&lt;br /&gt;memperhatikan&lt;br /&gt;yang telah diperbuatnya&lt;br /&gt;untuk hari esok (akhirat)&lt;br /&gt;dan bertakwalah&lt;br /&gt;kepada Allah&lt;br /&gt;sesungguhnya Allah&lt;br /&gt;Maha Mengetahui apa yang&lt;br /&gt;kamu kerjakan”...&lt;br /&gt;(QS. 59 : 18)&lt;br /&gt;ketakwaan seorang&lt;br /&gt;hamba kepada Rabbnya&lt;br /&gt;adalah dia senantiasa melindungi&lt;br /&gt;dirinya dari hal-hal yang dia takuti&lt;br /&gt;yang datang dari Allah yaitu&lt;br /&gt;dengan melakukan&lt;br /&gt;ketaatan&lt;br /&gt;kepada-Nya dan&lt;br /&gt;menjauhi kemaksiatan-Nya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Hafidz Ibnu Rajab berkata ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;’asal takwa’ adalah&lt;br /&gt;seorang hamba membuat&lt;br /&gt;pelindung yang melindungi dirinya&lt;br /&gt;dari hal-hal yang ditakuti&lt;div align="center"&gt;Aku-lah yang patut ditakuti&lt;br /&gt;maka barangsiapa yang takut kepada-Ku&lt;br /&gt;dan tidak menjadikan ILAH selain Aku&lt;br /&gt;(untuk ditakutinya), maka Aku-pun&lt;br /&gt;patut memberikan ampun baginya&lt;br /&gt;(HR.Ahmad)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Qayyim berkata ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;hakikat takwa adalah&lt;br /&gt;mentaati Allah&lt;br /&gt;atas dasar&lt;br /&gt;iman&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;ihtisab&lt;br /&gt;terhadap hal&lt;br /&gt;yang diperintah atau&lt;br /&gt;yang dilarang-Nya.&lt;div align="center"&gt;...”dan hanya kepada-Ku-lah&lt;br /&gt;kamu harus bertakwa”...&lt;br /&gt;(QS. 2 : 41)&lt;br /&gt;...”dan peliharalah&lt;br /&gt;(jagalah) dirimu dari&lt;br /&gt;(azab yang terjadi pada)&lt;br /&gt;hari ketika itu kamu semua&lt;br /&gt;dikembalikan kepada Allah”...&lt;br /&gt;(QS. 2 : 281)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua :&lt;br /&gt;Taat dan beribadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;...”hai orang-orang yang beriman&lt;br /&gt;bertakwalah kepada&lt;br /&gt;Allah dengan&lt;br /&gt;sebenar-benar&lt;br /&gt;takwa kepada-Nya”...&lt;br /&gt;(QS. 3 : 102)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mujahid berkata ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takwa kepada Allah artinya ; Allah harus ditaati dan pantang dimaksiati, selalu diingat dan tidak dilupakan, diyakini dan tidak dikufuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga :&lt;br /&gt;Membersihkan hati dari noda dan dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;...”dan barangsiapa yang&lt;br /&gt;mentaati Allah&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;Rasul-Nya dan takut&lt;br /&gt;kepada Allah dan bertakwa&lt;br /&gt;kepada-Nya (membersihkan hati&lt;br /&gt;dan dosa) maka itulah&lt;br /&gt;orang-orang&lt;br /&gt;yang&lt;br /&gt;beruntung”...&lt;br /&gt;(QS. 24 : 5)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Mufassir menginterpretasikan makna takwa sebagai berikut ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memelihara dan menjaga dari syirik&lt;br /&gt;2. Memelihara dan menjaga dari bid’ah&lt;br /&gt;3. Memelihara dan menjaga dari maksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;maka takwa yang hakiki&lt;br /&gt;adalah upaya seseorang hamba&lt;br /&gt;dengan sungguh-sungguh untuk meninggalkan&lt;br /&gt;dosa secara menyeluruh dengan usaha&lt;br /&gt;m a k s i m a l i s.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;...”maka bertakwalah kamu&lt;br /&gt;kepada Allah menurut kesanggupanmu”...&lt;br /&gt;(QS. 64 : 16)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw bersabda ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;...”bertakwalah kepada Allah dimana saja&lt;br /&gt;kamu berada, barengilah&lt;br /&gt;perbuatan jelek&lt;br /&gt;dengan&lt;br /&gt;kebaikan agar&lt;br /&gt;dapat menghapusnya&lt;br /&gt;berprilakulah kepada sesama&lt;br /&gt;manusia dengan akhlak&lt;br /&gt;yang terpuji”...&lt;br /&gt;(HR. Tarmidzi)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara komulatif makna takwa mempunyai makna sebagai berikut ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Takwa adalah sebaik-baik bekal ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;...” berbekallah, sesungguhnya&lt;br /&gt;sebaik-baik bekal&lt;br /&gt;adalah takwa&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;bertakwalah&lt;br /&gt;kepada-Ku, hai orang-&lt;br /&gt;orang yang berakal”.....&lt;br /&gt;(QS. 2 : 197)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Katsir menerangkan dalam tafsirnya tentang ayat ini ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;sesungguhnya sebaik-baik bekal&lt;br /&gt;adalah ’takwa’ menunjukkan&lt;br /&gt;bahwa tatkala&lt;br /&gt;Allah swt&lt;br /&gt;memerintahkan&lt;br /&gt;kepada hambanya untuk&lt;br /&gt;mengambil bekal dunia maka Allah&lt;br /&gt;menunjuki kepadanya tentang bekal&lt;br /&gt;menuju akhirat (yaitu takwa)&lt;br /&gt;dengan demikian&lt;br /&gt;takwa&lt;br /&gt;adalah teman&lt;br /&gt;terbaik bepergian&lt;br /&gt;menuju akhirat&lt;br /&gt;subhanallah&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Takwa adalah sebaik-baik pakaian :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;hai anak Adam, sesungguhnya&lt;br /&gt;Kami telah menurunkan&lt;br /&gt;kepadamu&lt;br /&gt;pakaian&lt;br /&gt;untuk menutupi&lt;br /&gt;auratmu dan pakaian&lt;br /&gt;indah untuk perhiasan dan&lt;br /&gt;pakaian takwa itulah&lt;br /&gt;yang terbaik&lt;br /&gt;(QS. 7 : 26)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam al-Qurthubi menjelaskan, bahwa takwa adalah sebaik-baik pakaian disebutkan oleh Abul Atakiyah dalam syairnya ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;jika seseorang tidak berpakaian&lt;br /&gt;dengan pakaian takwa sama&lt;br /&gt;halnya dengan tidak&lt;br /&gt;berpakaian&lt;br /&gt;sekalipun pada&lt;br /&gt;lahirnya ia berpakaian&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Qasim bin Malik, maksud pakaian takwa adalah ’al-haya’ (malu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Ibnu Abbas berpendapat bahwa pakaian takwa adalah amal saleh, wajah yang simpatik dan bisa juga bermakna segala sesuatu yang Allah ajarkan dan tunjukkan.&lt;br /&gt;wallahu a’lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;kebahagiaan&lt;br /&gt;adalah cita-cita setiap insan&lt;br /&gt;maka bunga-bunga takwa&lt;br /&gt;adalah jalan menuju&lt;br /&gt;k e s a n a &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;3&lt;br /&gt;WASIAT RASUL SAW&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Irbadh bin Sariyah bahwa Rasul saw shalat subuh bersama kami, kemudian memberi nasehat yang cukup baik dan menyentuh hati para pendengarnya.&lt;br /&gt;Lalu salah seorang sahabat berkata ; ya Rasul, apakah ini  seperti nasehat terakhir layaknya ? Oleh sebab itu ya Rasul, nasehatilah kami, Rasul bersabda ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;...”aku wasiatkan kepadamu,&lt;br /&gt;agar kamu bertakwa&lt;br /&gt;kepada&lt;br /&gt;Allah&lt;br /&gt;mendengar&lt;br /&gt;dan mentaati&lt;br /&gt;sekalipun kepada&lt;br /&gt;seorang hamba sahaya&lt;br /&gt;keturunan Habsyi. Maka&lt;br /&gt;sesungguhnya barangsiapa&lt;br /&gt;diantara kamu masih hidup&lt;br /&gt;(pada saat itu) maka ia akan&lt;br /&gt;menyaksikan banyak perbedaan&lt;br /&gt;pendapat. Oleh karena itu hendaklah&lt;br /&gt;kamu mengikuti sunnahku dan&lt;br /&gt;sunnah Khulafaurrasyidin&lt;br /&gt;(yang mendapat petunjuk)&lt;br /&gt;gigitlah kuat-kuat&lt;br /&gt;dengan gigi&lt;br /&gt;gerahammu&lt;br /&gt;(peganglah sunnah ini erat-erat)&lt;br /&gt;dan waspadalah kamu&lt;br /&gt;terhadap bid’ah&lt;br /&gt;(hal yang-&lt;br /&gt;diada-adakan)&lt;br /&gt;karena setiap bid’ah&lt;br /&gt;itu adalah sesat”...&lt;br /&gt;(HR. Ahmad).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;bertakwalah kepada Allah&lt;br /&gt;dimana saja kamu&lt;br /&gt;berada&lt;br /&gt;barengilah&lt;br /&gt;perbuatan jelek&lt;br /&gt;itu dengan kebaikan&lt;br /&gt;agar dapat menghapusnya&lt;br /&gt;berprilakulah kepada sesama&lt;br /&gt;manusia dengan akhlak&lt;br /&gt; yang terpuji&lt;br /&gt;(HR. Tarmidzi).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;...” aku wasiatkan&lt;br /&gt;kepadamu agar bertakwa&lt;br /&gt;kepada Allah dan mengucapkan&lt;br /&gt;takbir (allahu akbar)&lt;br /&gt;atas setiap&lt;br /&gt;kemuliaan”...&lt;br /&gt;(HR. Ahmad)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SENARAI  RUJUKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. AL-Qur’anul Karim ;&lt;br /&gt;-Terjemahan Departemen Agama RI&lt;br /&gt;-Tafsir Ibnu Katsir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Asmawi, H.M.E&lt;br /&gt;- Islamika / 1996&lt;br /&gt;- Daun Makrifat / 1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Syekh Ahmad Farid&lt;br /&gt;- at-Taqwa, al-Ghayatul Mansyudah&lt;br /&gt;  wadduratul mafqudah/Darul Iman&lt;br /&gt;  Iskandariyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Asy-Syarqawi, Hasan, DR&lt;br /&gt;- Manhaj Ilmiah Islamy / 1994&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Nawawi&lt;br /&gt;- al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab&lt;br /&gt;  Darul Fikri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Effendy Asmawi Alhajj&lt;br /&gt;- Cinta (dalam perspektif Tasauf)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Muhammad Qutb&lt;br /&gt;- Manhajuttarbiyah al-Islamiyah&lt;br /&gt; Darus Syuruq-Cet.8-1408 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEKILAS PENULIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Effendy Asmawi Alhajj&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilahirkan di Jantur Kutai Kartanegara, 24 November 1964 anak ke-4 dari 9 bersaudara pasangan Bapak Asmawi dan Ibu Khamsiyah ini, mempunyai hobby membaca kemudian memproduksikan kembali dalam tulisan.---------&lt;br /&gt;BUNGA-BUNGA TAQWA ini memberikan gambaran bahwa kebahagiaan adalah cita-cita setiap insan. -------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;andaikan&lt;br /&gt;penduduk bumi ini&lt;br /&gt;merasakan sedikit saja dari&lt;br /&gt;apa yang diperoleh orang bertakwa&lt;br /&gt;pastilah mereka&lt;br /&gt;gigit jari&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Maka bunga-bunga taqwa memberikan kreasi tentang konstruktivitas kehidupan, baik dalam melaksanakan ibadah maupun muamalah, bunga itu mekar, menebar harum semerbak wangi menuju muslih kehidupan – insan muttaqin dengan memupuk ihsan yang disiram dengan air ikhlas menumbuhkan kuntum bunga-bunga mahabbah dalam rangkaian kalimah thayyibah, SUBHANALLAH.---------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8876234604453952038-3030208641747399737?l=effendyalhajj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/feeds/3030208641747399737/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/bunga-bunga-taqwa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/3030208641747399737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/3030208641747399737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/bunga-bunga-taqwa.html' title='BUNGA-BUNGA TAQWA'/><author><name>Effendy Alhajj</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10635396318028267105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SiYXZe54YwI/AAAAAAAAABI/nhOkFPDgV6c/S220/KELUARGA2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8876234604453952038.post-573168369197897923</id><published>2009-06-01T21:00:00.003+07:00</published><updated>2009-06-01T22:26:23.699+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL PENDIDIKAN'/><title type='text'>Madrasah dan Pendidikan Politik Kita</title><content type='html'>Adalah John Dewey, filosof pendidikan kenamaan yang secara pasti mengatakan bahwa pendidikan adalah metode yang paling  fundamental di dalam kemajuan sosial dan reformasi.&lt;br /&gt;Menurut John Dewey, pendidikan adalah sarana par excellent yang menumbuhkan kehidupan demokrasi (dalam Tilaar, 2000 : p. 34).&lt;br /&gt; Pendapat ini  menarik dan tepat, sebab bagaimana mungkin demokrasi dapat berjalan baik jika  masyarakat kurang terdidik untuk memahami hak dan kewajibannya  sebagai warga yang beradab.&lt;br /&gt;Lihat saja bagaimana tingkah kita apalagi dalam suasana seperti sekarang dan kitapun lantang bersuara dengan dalih “reformasi” bung.&lt;br /&gt;Perbedaan pendapat  para elit politik tidak diwujudkan dalam perdebatan di parlemen dengan adu argumentasi yang nuchter, tapi secara kurang bertanggungjawab diturunkan menjadi aksi-aksi sepihak dalam bentuk kekerasan massa.&lt;br /&gt;Anehnya lagi, adu argumentasi di parlemen maupun media massa secara terbuka malah oleh sementara kalangan yang sudah telanjur dininabobokan oleh situasi “seakan-akan demokratis” di era orde baru justru dianggap sebagai perbuatan yang membahayakan persatuan. &lt;br /&gt;Padahal semacam itulah yang menjadi kembangnya demokrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kembali kepada soal pendidikan sebagaimana  disebut Jhon Dewey di atas, bagi kita persoalannya  menjadi tidak sederhana.&lt;br /&gt;Sebab hampir segala sektor, politik, ekonomi, hukum termasuk pendidikan kita, bangun sistemnya belum terjalin menjadi satu kesatuan sistem sosial yang memadai.&lt;br /&gt;Di sektor politik, misalnya kita memang telah mengalami kemajuan  yang cukup signifikan ke arah situasi yang  lebih demokratis.&lt;br /&gt;Amandemen UUD 1945 adalah tonggak penting kea rah demokratisasi sistem politik kita.&lt;br /&gt;Akan tetapi, pada saat yang sama kita dapat menyaksikan bagaimana ketidak siapan sebahagian masyarakat termasuk para politisi dan birokrat untuk hidup dalam suasana yang terbuka seperti yang diamanatkan UUD yang telah diamandemen; masih ada saja birokrat yang alergi pada kritik anggota parlemen, masih banyak politisi yang samimawon, bukan hanya adu argumentasi tapi menggunakan ototnya.&lt;br /&gt; Hal ini berarti dari sisi pendidikan, ada sesuatu yang salah pada diri kita. Tingkah laku politik seperti itu sedikit banyaknya diakibatkan oleh proses pendidikan politik yang tidak berjalan baik.&lt;br /&gt;Meminjam istilah Prof. Dr. Winarno Surakhmad, “para politisi dan birokrat itu cuma tersekolahkan, tidak terdidik”.Dalam bahasa teman-teman saya, hanya masuk madrasah, tapi tidak menerima didikan  madrasah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus dalam sektor pendidikan, ada empat masalah pokok dan pokok masalah yang dialami oleh madrasah kita dewasa ini.&lt;br /&gt; Pertama kepala madrasah belum mampu membawa visi madrasah itu ke level tertinggi dengan alasan finansial yang pas-pasan (pengganti kata dari kekurangan), kedua kemampuan manajemen kepala madrasah pada umumnya rendah, ketiga tuntutan dinamika kehidupan yang serba menuntut dan keempat kecilnya perhatian / peran masyarakat kita dalam pengelolaan madrasah.&lt;br /&gt; Implikasi dari nilai tersebut memberikan otonomisasi kepada madrasah dengan memberikan bimbingan dan koridor minimal dalam  pengelolaan madrasah yang dinamis sesuai dengan tuntutan dan perkembangan yang diharapkan.&lt;br /&gt;Jangan madrasah dibiarkan dalam ketidak mampuannya hingga “hidup segan matipun tak mau”.&lt;br /&gt;Madrasah oh madrasah. Tapi persoalannya memang tidak sesederhana itu. Sebab pendidikan kita, apalagi pendidikan politik kita masih jauh api dari panggang.&lt;br /&gt;Kendati demikian, membangun sistem madrasah sama ruwetnya dengan membangun sistem perpolitikan kita yang selalu tebar pesona dalam dinamika dan perkembangannya.  Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8876234604453952038-573168369197897923?l=effendyalhajj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/feeds/573168369197897923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/madrasah-dan-pendidikan-politik-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/573168369197897923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/573168369197897923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/madrasah-dan-pendidikan-politik-kita.html' title='Madrasah dan Pendidikan Politik Kita'/><author><name>Effendy Alhajj</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10635396318028267105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SiYXZe54YwI/AAAAAAAAABI/nhOkFPDgV6c/S220/KELUARGA2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8876234604453952038.post-7194582950403779081</id><published>2009-06-01T18:20:00.003+07:00</published><updated>2009-06-01T20:48:39.671+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUSTAKA'/><title type='text'>PUISI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AKU DALAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUISI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Effendy Asmawi Alhajj&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku Dalam Puisi&lt;br /&gt;Oleh ; Effendy Asmawi Alhajj&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desain sampul : EA’s Computer&lt;br /&gt;Lay out  : Juju offset&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak Cipta dilindungi undang-undang&lt;br /&gt;All right reserved&lt;br /&gt;@EA 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cetakan I, Juni 2009 /J. Awal 1430&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.hmeasmawi.com&lt;br /&gt;e-mail : effendyasmawi@yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diterbitkan :&lt;br /&gt;Yayasan Paramakkiya Batam&lt;br /&gt;PO.BOX 1002/BTAMN- Batam Island 29432&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU&lt;br /&gt;(1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku&lt;br /&gt;tidak sama dengan kamu&lt;br /&gt;aku, ya aku&lt;br /&gt;berkaca di depan cermin retak seribu&lt;br /&gt;ka-ku&lt;br /&gt;tapi, biarkan aku&lt;br /&gt;membaca huruf-huruf gagu&lt;br /&gt;berirama sendu&lt;br /&gt;namun&lt;br /&gt;di balik itu&lt;br /&gt;semu&lt;br /&gt;biarkan ombak bergelombang&lt;br /&gt;biarkan angin&lt;br /&gt;menerjang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;mengukir keindahan bayangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun&lt;br /&gt;aku&lt;br /&gt;tetap  aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menepi&lt;br /&gt;sendu&lt;br /&gt;aku&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;AKU&lt;br /&gt;(2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku&lt;br /&gt;dalam termangu&lt;br /&gt;mengigau sesuatu&lt;br /&gt;mengingat kamu&lt;br /&gt;rindu&lt;br /&gt;namun hidupini&lt;br /&gt;ya seperti ini&lt;br /&gt;bergelimang antara mimpi&lt;br /&gt;kemudian sepi&lt;br /&gt;lalu pergi&lt;br /&gt;kemudia datang lagi&lt;br /&gt;mengukir integritas khayali&lt;br /&gt;berpadu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;antara merah dan ungu&lt;br /&gt;antara&lt;br /&gt;jingga- kelabu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua berpadu&lt;br /&gt;berlalu&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;akupun membisu&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;AKU&lt;br /&gt;(3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku&lt;br /&gt;ingin bercerita&lt;br /&gt;padamu&lt;br /&gt;tentang sepasang kaki&lt;br /&gt;dan tangan berkelahi&lt;br /&gt;tentang siapa&lt;br /&gt;yang lebih berjasa&lt;br /&gt;ketika pemiliknya sedang tidur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kaki berkata&lt;br /&gt;tanpa dia&lt;br /&gt;orang ini tak bisa jalan&lt;br /&gt;tanganpun menyanggah,tanpa dia&lt;br /&gt;orang ini tak bisamakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena&lt;br /&gt;takmau ada yang mengalah&lt;br /&gt;mereka bertempur mati-matian&lt;br /&gt;sementara pemiliknya&lt;br /&gt;tak tahu apa-apa&lt;br /&gt;dan kepala&lt;br /&gt;yang menjadi saksi mata&lt;br /&gt;mencoba menengahi mereka&lt;br /&gt;kata  kepala&lt;br /&gt;kaki dan tangan hanya bergerak&lt;br /&gt;kalau ia memberi perintah&lt;br /&gt;akibatnya&lt;br /&gt;kepalapun&lt;br /&gt;babak-belur,setelah&lt;br /&gt;sepasang kaki dan sepasang tangan&lt;br /&gt;mengeroyoknya&lt;br /&gt;bersatu padu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karenatak punya tenaga&lt;br /&gt;kepala&lt;br /&gt;menyerah kalah&lt;br /&gt;lalu ambil keputusan&lt;br /&gt;lebih baik pergi daripada dianggap&lt;br /&gt;remeh&lt;br /&gt;dan pemiliknya merasa malu&lt;br /&gt;dan kalangkabut&lt;br /&gt;ketika&lt;br /&gt;ia&lt;br /&gt;terbangun tanpa kepala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inilah “satire”kamu&lt;br /&gt;bukan aku&lt;br /&gt;oleh sebab itu&lt;br /&gt;kamu dan kamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;harus berpadu&lt;br /&gt;jangan menggerutu&lt;br /&gt;jangan cemburu,jangan membisu&lt;br /&gt;jangan&lt;br /&gt;dan jangan&lt;br /&gt;biarkan berlalu&lt;br /&gt;pilu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin mencoba&lt;br /&gt;menengahi seperti kepala&lt;br /&gt;tapi &lt;br /&gt;aku berpikir jangan-jangan&lt;br /&gt;dikeroyok&lt;br /&gt;babak-belur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi kalau aku biarkan&lt;br /&gt;merasa malu&lt;br /&gt;dan kalangkabut&lt;br /&gt;seperti badan tanpa kepala&lt;br /&gt;kalau itu nyata&lt;br /&gt;maka &lt;br /&gt;hantu&lt;br /&gt;namanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;AKU&lt;br /&gt;(4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku&lt;br /&gt;ingin bernostalgia&lt;br /&gt;tapi susah&lt;br /&gt;untuk mengingatnya&lt;br /&gt;tentang setangkai bunga&lt;br /&gt;yang berduri&lt;br /&gt;sukma&lt;br /&gt;membentang&lt;br /&gt;bagai pelangi siang&lt;br /&gt;menabur mega&lt;br /&gt;menuai lara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengukir alpa&lt;br /&gt;menyimpai sengsara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kucoba&lt;br /&gt;membuka kenangan&lt;br /&gt;lama&lt;br /&gt;menggelora&lt;br /&gt;namun hari&lt;br /&gt;sudah senja, pelangi&lt;br /&gt;tenggelam bersamanya &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;AKU&lt;br /&gt;(5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku&lt;br /&gt;mencoba&lt;br /&gt;menatap langit senja&lt;br /&gt;membentang&lt;br /&gt;fatamorgana,kudengar azan&lt;br /&gt;menggema&lt;br /&gt;memanggil insan&lt;br /&gt;ntuk bersujud kepada-Nya&lt;br /&gt;kurangkai doa&lt;br /&gt;dalam kelam&lt;br /&gt;ilahi,&lt;br /&gt;tangan apa yang kami pakai&lt;br /&gt;dalam suasana  seperti ini&lt;br /&gt;ntuk menutupi rasa malu dan luka hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebanggaan&lt;br /&gt;apa yang masih tersisa&lt;br /&gt;ntuk menampakkan sosok&lt;br /&gt;wajah orang&lt;br /&gt;yang mengaku beriman&lt;br /&gt;bahasa apakah yang pantas&lt;br /&gt;kami ucapkan&lt;br /&gt;selain&lt;br /&gt;istighfar dan sujud &lt;br /&gt;kepada-Mu&lt;br /&gt;pikiran&lt;br /&gt;dan rasa apa&lt;br /&gt;yang harus kami pakai&lt;br /&gt;ntuk mengakumenyembah-Mu&lt;br /&gt;dengan penuh rasa cinta&lt;br /&gt;tapi hati kami &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;compang-camping&lt;br /&gt;penuh maksiat diamuk&lt;br /&gt;oleh badai kebodohan dan &lt;br /&gt;kesombongan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ilahi,&lt;br /&gt;kami berlumur noda&lt;br /&gt;tapi kami masih tertawa&lt;br /&gt;kami bersimpuh dalam dosa&lt;br /&gt;sadar sejenak&lt;br /&gt;kemudian lupa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ilahi,&lt;br /&gt;banyak yang kami pinta&lt;br /&gt;namun hanya&lt;br /&gt;angan-anagan belaka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami hanya pandai&lt;br /&gt;mengucap&lt;br /&gt;setelah itu&lt;br /&gt;lenyap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;astaghfirullahal azdim&lt;br /&gt;innallaha ghafurur rahim &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;AKU&lt;br /&gt;(6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku&lt;br /&gt;pagi ini, kutelusuri maknawi&lt;br /&gt;melihat gawatnya suasana&lt;br /&gt;DPR berantam&lt;br /&gt;Ekskutif bungkam&lt;br /&gt;Mahkamah diam&lt;br /&gt;Polisi tawuran&lt;br /&gt;koran-koran mencekam&lt;br /&gt;semua berita&lt;br /&gt;alamak,&lt;br /&gt;guru berdemonstran&lt;br /&gt;pelajar keluyuran&lt;br /&gt;pedagang seenak dewe&lt;br /&gt;penjual menghujat pembeli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aturan nihi&lt;br /&gt;hokum kerdil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ya aku&lt;br /&gt;kamu ya seperti itu&lt;br /&gt;habis mau dikemanakan bangsaku&lt;br /&gt;semua a-u-u&lt;br /&gt;ayo kita bertanya&lt;br /&gt;kepada awan&lt;br /&gt;kepada mega&lt;br /&gt;kepada guruh, kepada&lt;br /&gt;guntur&lt;br /&gt;kepada pelangi&lt;br /&gt;kepada pak Long,kepada&lt;br /&gt;pak Ngah, kepada pak Su&lt;br /&gt;semua membisu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhirnya,aku&lt;br /&gt;bertanya&lt;br /&gt;kepada alif, kepada ba&lt;br /&gt;kepada takepada tsa hatta kepada&lt;br /&gt;hamzah&lt;br /&gt;tapi tak menjawab&lt;br /&gt;hanya nun, nan jauh disana&lt;br /&gt;itupun nyaris&lt;br /&gt;tak bersuara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ayo,kita mulai&lt;br /&gt;dengan ibda’binafsik&lt;br /&gt;walaupun hanya&lt;br /&gt;berbisik&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;AKU&lt;br /&gt;(7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku,&lt;br /&gt;dalam termangu&lt;br /&gt;melihat tatanan kota ini&lt;br /&gt;mulai ruko&lt;br /&gt;hingga&lt;br /&gt;hotel berbintang&lt;br /&gt;penuh dengan ajang yang&lt;br /&gt;menjual, rok mini&lt;br /&gt;lipstick&lt;br /&gt;yang dikebiri&lt;br /&gt;tante, yang menawarkan bibir&lt;br /&gt;om yang suka beer&lt;br /&gt;akhirnya&lt;br /&gt;berputar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenggelam dalam kelam&lt;br /&gt;hitam-legam&lt;br /&gt;kejam&lt;br /&gt;jahannam &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;AKU&lt;br /&gt;(8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku,&lt;br /&gt;malam ini, semua duduk di sini&lt;br /&gt;aku,dia dan kamu&lt;br /&gt;membincangkan Batam&lt;br /&gt;sebagai bandar dunia madani&lt;br /&gt;ada yang menceber&lt;br /&gt;berdesir&lt;br /&gt;adayang cemberut&lt;br /&gt;berkerut&lt;br /&gt;adajuga yang bertafakkur&lt;br /&gt;lalu mendengkur&lt;br /&gt;menyaksikan berbagai kejadian&lt;br /&gt;kutulis puisi ini&lt;br /&gt;karena aku masih punya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sedikit determinasi&lt;br /&gt;aku tulis puisi ini&lt;br /&gt;karena aku berhutang pada&lt;br /&gt;Tuhanku&lt;br /&gt;aku&lt;br /&gt;berhutang  pada negeriku&lt;br /&gt;aku berhutang pada diriku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku tulis puisi ini&lt;br /&gt;karena sebahagian besar&lt;br /&gt;orang terlalu disibukkan&lt;br /&gt;oleh persoalan hidup,mencari makan&lt;br /&gt;sehingga sering melupakan tugas&lt;br /&gt;tanggungjawab&lt;br /&gt;dan panggilan hidupnya&lt;br /&gt;sebagaimanusia ciptaan Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau bukan aku&lt;br /&gt;siapa ?&lt;br /&gt;kalau bukan sekarang&lt;br /&gt;kapan ?&lt;br /&gt;akutulis puisi ini&lt;br /&gt;karena aku pernah bernyanyi&lt;br /&gt;padamu negeri aku berbakti&lt;br /&gt;padamu negeri aku mengabdi&lt;br /&gt;bagimu negeri&lt;br /&gt;jiwa raga kami&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;(9)&lt;br /&gt;aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tafakkur&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;ya Allah&lt;br /&gt;aku tak berdayamengukur-Mu&lt;br /&gt;seukuranlebar atau tinggi benda-benda&lt;br /&gt;seukuran bundarnya dunia&lt;br /&gt;seukuran luasnya nebula&lt;br /&gt;seukuran panjangnya aksara&lt;br /&gt;sebab Kau-lah&lt;br /&gt;asalnya segenap jarak&lt;br /&gt;awalnya segenap nada&lt;br /&gt;mulanya segenap sabda&lt;br /&gt;cikalnya segenap warna&lt;br /&gt;yang maha bijak menata ruang&lt;br /&gt;yang maha pandai menggelar pandang&lt;br /&gt;yang mahaperkasamenjalin runtunan waktu&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang maha kuasa mencipta bahkan memupus&lt;br /&gt;kejelmaanku,oleh sebab itu&lt;br /&gt;pupuslah aku&lt;br /&gt;sujud&lt;br /&gt;di sajadah biru-Mu&lt;br /&gt;di sejadah merah-Mu&lt;br /&gt;di sejadah kuning-Mu&lt;br /&gt;yang menggelar dariujung&lt;br /&gt;ke ujung keikhlasan, yang melebar&lt;br /&gt;ke sisi-sisi kesucian, yang menikar di segenap keimanan,yang berbinar dipurus&lt;br /&gt;k.e.b.e.n.a.r.a.n.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;(10)&lt;br /&gt;aku&lt;br /&gt;dalam titik hujan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;titik-titik hujan terus&lt;br /&gt;mengetuk-ngetuk malam dinginku&lt;br /&gt;mengabarkan kesedihan langit&lt;br /&gt;sekali-kali  kulihat kilat&lt;br /&gt;matanya yang geram tajam&lt;br /&gt;menyeruak pekat&lt;br /&gt;seperti mencariku&lt;br /&gt;hendak menikam&lt;br /&gt;hatiku yang kecil kecut&lt;br /&gt;kupeluk diriku&lt;br /&gt;kencang-kencang&lt;br /&gt;dalam gigil yang semakin&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dahsyat&lt;br /&gt;Tuhan,&lt;br /&gt;selimuti aku&lt;br /&gt;dengan rahmat-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8876234604453952038-7194582950403779081?l=effendyalhajj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/feeds/7194582950403779081/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/puisi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/7194582950403779081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/7194582950403779081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/06/puisi.html' title='PUISI'/><author><name>Effendy Alhajj</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10635396318028267105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SiYXZe54YwI/AAAAAAAAABI/nhOkFPDgV6c/S220/KELUARGA2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8876234604453952038.post-5094556482983295746</id><published>2009-05-06T16:25:00.003+07:00</published><updated>2009-05-06T16:37:31.363+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUSTAKA'/><title type='text'>RAMADAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;BEING ME ON MINE&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;EFFENDY ASMAWI ALHAJJ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;bismillahirrahmanirrahim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RAMADHAN&lt;br /&gt;BEING ME ON MINE&lt;br /&gt;oleh : Effendy Asmawi Alhajj&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desain Sampul : EA’s Computer&lt;br /&gt;Lay Out  : Mutiara Offset&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak cipta dilindungi undang-undang&lt;br /&gt;All right reserved&lt;br /&gt;@ 2009  EA&lt;br /&gt;http ://www.hmeasmawi.com&lt;br /&gt;e-mail : effendy@hmeasmawi.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cetakan I,  Agustus  2009 / Sya’ban 1430&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diterbitkan oleh :&lt;br /&gt;Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam&lt;br /&gt;PO. Box 1002/BTAMN-Batam 29444&lt;br /&gt;Telp. 0778 – 7020324 HP. 08127002701&lt;br /&gt;Fax, 0778 – 451547&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buat shaimin dan shaimat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;good luck for you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT&lt;br /&gt;MENUNAIKAN IBADAH RAMADHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan,&lt;br /&gt;kau simpai makna kehidupan ;&lt;br /&gt;--- dalam kerendahan hati ada ketinggian budi,&lt;br /&gt;--- dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa,&lt;br /&gt;--- dalam kesempitan hidup ada keluasan ilmu,&lt;br /&gt;hidup ini indah jika Allah selalu di hati. ---------&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;keep Ramadhan !&lt;br /&gt;rekreasi terbesar adalah bekerja,&lt;br /&gt;misteri terbesar adalah kematian&lt;br /&gt;kehormatan terbesar adalah kesetiaan&lt;br /&gt;karunia terbesar adalah anak shaleh dan&lt;br /&gt;sumbangan terbesar adalah berpartisipasi. -----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan mengajarkan ;&lt;br /&gt;EDIT khilaf with muhasabah,&lt;br /&gt;DELETE dosa INSERT  kebaikan&lt;br /&gt;tekan ENTER pilih YES maka akan muncul&lt;br /&gt;di komputer hati anda RAMADHAN MUBARAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bulan terbesar adalah Ramadhan,&lt;br /&gt;dosa terbesar adalah ketakutan&lt;br /&gt;keberanian terbesar adalah kesabaran&lt;br /&gt;musibah terbesar adalah keputus-asaan&lt;br /&gt;modal terbesar adalah kemandirian&lt;br /&gt;guru terbesar adalah pengalaman .---------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan,&lt;br /&gt;ibarat MENTARI yang sinarmu membuat hatiku sebening XL dan nge-FREN mengajarkan sifat yang FLEXI-bel kau mampu BEBAS-kan manusia dari tirani jahiliyah.&lt;br /&gt;Kesabaran dan keteguhanmu menjadikan Tuhan berSIMPATI padamu, hingga kau dijadikan STAR ONE dan satu-satunya bulan yang mendapat acungan JEMPOL dari-Nya, semakin dekat denganmu, semakin banyak HOKI salah satunya adalah syurga yang kenikmatannya, IM3 (no limits). -----------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika  hati sejernih air, jangan biarkan ia keruh,&lt;br /&gt;jika hati seputih awan, jangan biarkan ia mendung, jika hati seindah bulan, hiasi ia dengan iman.&lt;br /&gt;MARHABAN   YA  RAMAADHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan is like a computer ;&lt;br /&gt;he ENTERS our live, SAVES you her heart&lt;br /&gt;FORMATS our problems, SHIFTS you to opprtunities and never DELETES you frim her memory. -------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keep Ramadhan !&lt;br /&gt;harta yang paling menguntungkan adalah sabar,&lt;br /&gt;teman yang paling waspada adalah diam,&lt;br /&gt;bahasa yang paling manis adalah senyum&lt;br /&gt;dan ibadah yang paling indah adalah ikhlas. -----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warning of Ramadhan  !&lt;br /&gt;yang tidak berpuasa,ingat !&lt;br /&gt;dosa dapat menyebabkan kanker hati,&lt;br /&gt;serangan gelisah, impotensi iman, gangguan&lt;br /&gt;keamanan dan zaman. -----------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AWAL KALAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, tulisan ini dapat diselesaikan sebagai rasa suka-cita menyambut kedatangan bulan suci RAMADHAN sekaligus sebagai evaluasi terhadap langkah dinamis kita dalam menyusuri makna dan hakikat puasa kita masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini merupakan rasa ta’dzim menyongsong kedatangan Ramadhan. Berpuasalah kamu niscaya SEHAT, menggelitik kita untuk mencoba mencari makna dan merupakan isyarat IMANIYAH  dan ILMIYAH kita dalam mencari ”the power of puasa” kita masing-masing.&lt;br /&gt;Tulisan ini amat sederhana, tapi mudah-mudahan dapat memberikan motivasi kepada kita untuk rajin melaksanakan amaliah dan silabus Ramadhan demi perbaikan kehidupan dalam menggapai nilai-nilai takwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat, amin.&lt;br /&gt;  Batam,   Agustus  2008&lt;br /&gt;      Sya’ban 1429&lt;br /&gt;  Penulis,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Effendy Asmawi Alhajj&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RAMADHAN&lt;br /&gt;BE MINE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita sibuk setiap Ramadhan tiba&lt;br /&gt;berteriak sekuat tenaga&lt;br /&gt;harga semua&lt;br /&gt;bahan&lt;br /&gt;pokok makanan&lt;br /&gt;melambung tinggi, NAIK&lt;br /&gt;namun&lt;br /&gt;kita tidak pernah teriak&lt;br /&gt;tentang ke-NAIK-an&lt;br /&gt;harga diri&lt;br /&gt;kita&lt;br /&gt;di hadapan  Allah swt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;puasa kita rasanya&lt;br /&gt;hanya sekadar mengubah jadual&lt;br /&gt;makan, minum dan saat istirahat&lt;br /&gt;tanpa menggeser acara  buat syahwat&lt;br /&gt;ketika datang lapar dan haus&lt;br /&gt;kitapun manggut-manggut&lt;br /&gt;lalu bersungut&lt;br /&gt;o, beginilah rasanya&lt;br /&gt;dan kita&lt;br /&gt;sudah merasa&lt;br /&gt;memikirkan&lt;br /&gt;saudara-saudara kita&lt;br /&gt;yang melarat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;m.a.s.y.a. A.l.l.a.h&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR  ISI&lt;br /&gt;    halaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Ihda     5&lt;br /&gt;Renungan     7&lt;br /&gt;Awal Kalam     11&lt;br /&gt;Ramadhan be Mine    13&lt;br /&gt;Munajat Ramadhan    19&lt;br /&gt;1. Iftitah     25&lt;br /&gt;2. Mengapa Puasa Disyariatkan ? 31&lt;br /&gt;3. Pesan Moral Ibadah Ramadhan 37&lt;br /&gt;4. Ramadhan &amp;amp; Orientasi Hidup  43&lt;br /&gt;5. Puasa dan Nilai Kepekaan  49&lt;br /&gt;6. Puasa dan Kualitas Ibadah  55&lt;br /&gt;7. Ramadhan &amp;amp; Maghfirah  Tuhan 61&lt;br /&gt;8. Puasa &amp;amp; Hidup Sederhana  67&lt;br /&gt;9. Ramadhan  dan Kebahagiaan  73&lt;br /&gt;10. Ramadhan &amp;amp; Lailatul Qadr  79&lt;br /&gt;11. Ramadhan mnuju Fitri Kehidupan 83&lt;br /&gt;12. Serba – Serbi Ramadhan  91&lt;br /&gt;13. Daftar Pustaka    95&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUNAJAT  RAMADHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUNAJAT RAMADHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, Tuhan Seru Sekalian Alam,&lt;br /&gt;kami  diberi kesempatan bersua Ramadhan&lt;br /&gt;bulan agung  yang dirindukan&lt;br /&gt;bagi insan yang mengaku beriman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berbagai aktivitas dikerjakan&lt;br /&gt;memenuhi  tuntutan  Ramadhan&lt;br /&gt;coba  menggapai tangga ketakwaan&lt;br /&gt;rindu lailatulqadr yang Engkau janjikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mushalla dan masjid penuh jamaah&lt;br /&gt;bahkan sampai melimpah&lt;br /&gt;semangat beribadah&lt;br /&gt;mengharap maghfirah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi ini hanya minggu pertama&lt;br /&gt;kedua dan ketiga lain lagi ceritanya&lt;br /&gt;mulai sepi menjunjung tanda tanya&lt;br /&gt;ada apa di balik itu semua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inilah insan,  manusia dunia&lt;br /&gt;sadar sejenak kemudian lupa&lt;br /&gt;masih bangga berbuat dosa&lt;br /&gt;bahkan sambil tertawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ILAHANA, Tuhan Alam Semesta&lt;br /&gt;jauhkan itu dari kami semua&lt;br /&gt;kami ingin ramadhan bersama&lt;br /&gt;walaupun kami masih terbata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya muqallibal qulub&lt;br /&gt;tsabbit qalbi ala dinika wa ’ala tha’atika&lt;br /&gt;ilahi anta maqshudi, waridhaka mathlubi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya Rahman&lt;br /&gt;kami ingin mencapai puncak Ramadhan&lt;br /&gt;lailatulqadr yang Engkau janjikan&lt;br /&gt;itulah dambaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun kami terasa malu&lt;br /&gt;puasapun kadang tak tentu&lt;br /&gt;kadang lupa pula  mengingat-Mu&lt;br /&gt;Engkau-lah yang Maha Tahu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pantaslah ujian dan bencana silih berganti&lt;br /&gt;sebagai peringatan tapi kami tak peduli&lt;br /&gt;sedikit sekali yang mengerti&lt;br /&gt;namun itupun masih sirri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahkan kami percaya dukun dan paranormal&lt;br /&gt;walaupun kadang tidak masuk akal&lt;br /&gt;jin dijadikan pengawal&lt;br /&gt;tapi itu masih dianggap tawakkal ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;subhanallah&lt;br /&gt;tawakkaltu alallah&lt;br /&gt;laahaula walaaquwata illa billah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada kiyai yang berlagak dukun&lt;br /&gt;ada dukun yang berlagak kiyai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada pelacur yang berlagak pengusaha&lt;br /&gt;ada pengusaha yang berlagak pelacur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada ustadz jadi politisi&lt;br /&gt;politisi jadi ustadz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inilah insan,  manusia dunia&lt;br /&gt;sadar sejenak kemudian lupa&lt;br /&gt;masih bangga berbuat dosa&lt;br /&gt;bahkan sambil tertawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;astaghfirullahal azdim&lt;br /&gt;alladzi laailahailla huwal hayyul qayyum&lt;br /&gt;wa atubu ilaih.-------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya Allah, ya  Adzim&lt;br /&gt;ya Wasialmaghfirah, anta Rabbuna,&lt;br /&gt;rabbul Arsyistawa,&lt;br /&gt;kami sadar, banyak yang kami kerjakan&lt;br /&gt;melanggar aturan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami berharap ya Rabb&lt;br /&gt;tuntunlah kami di Ramadhan yang mubarak ini&lt;br /&gt;sehingga kami mendapatkan ke-fitri-an  sejati&lt;br /&gt;bersih laksana bayi&lt;br /&gt;yang baru dilahirkan oleh rahim ibu kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;walhamdulillahi rabbil alamien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&lt;br /&gt;IFTITAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Iftitah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan&lt;br /&gt;adalah bola api yang dinyalakan Allah&lt;br /&gt;dalam hati kekasih-kekasih-Nya&lt;br /&gt;dan membakar seluruh&lt;br /&gt;isi yang ada&lt;br /&gt;berjuta&lt;br /&gt;kecemasan, bermacam keinginan&lt;br /&gt;berbagai rintangan&lt;br /&gt;dan beragam&lt;br /&gt;kebutuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;... ”dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui”... (QS. 2 : 184)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kedatangan Ramadhan selalu kita rindukan, bukan saja berbagai fadhilat / keutamaan yang terkandung di dalamnya, tapi juga juga memberikan tips hidup sehat sekaligus sebagai penyeimbang dari makna kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahlan bika ya Ramadhan,&lt;br /&gt;Engkau kembali datang setelah penantian selama setahun penuh. Pada tahun ini telah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meninggal sekian orang dan telah lahir sekian bayi ; sebahagian orang menjadi kaya, sebahagian lainnya menjadi miskin, sebahagian orang berbahagia sementara sebahagian lainnya nistapa dan sebahagian orang mendapat petunjuk sementara sebahagian lainnya tersesat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Ramadhan,&lt;br /&gt;Engkau datang untuk berkata kepada mata agar berpuasa dari melihat hal-hal yang haram sebelum sang Raja yang Maha Perkasa murka  mencampakkannya ke api yang teramat panas (neraka).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu engkau juga berkata agar mata berpuasa dari memandang yang haram dan memerintahkannya untuk menangis di tengah kegelapan malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau juga berkata kepada lisan, wahai lisan, berpuasalah dari ghibah (membicarakan orang lain) dan namimah (mengadu domba), kata-kata keji dan kotor, begitu juga dari ungkapan-ungkapan cabul dan  senda gurau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lisanmu ! jangan sebut dengannya rahasia&lt;br /&gt;orang lain, setiap kita juga punya&lt;br /&gt;rahasia, sedang manusia&lt;br /&gt;punya lidah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jagalah matamu !&lt;br /&gt;Jika ia memperlihatkan kepadamu&lt;br /&gt;aib suatu kaum, maka katakanlah wahai mata&lt;br /&gt;orang lain juga punya mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau datang wahai Ramadhan, untuk berkata kepada tangan, wahai tangan, berpuasalah dari memukul, membunuh, mencuri dan korupsi.&lt;br /&gt;Berpuasalah dari perbuatan risywah (suap-menyuap) sebelum datang suatu hari nanti, engkau direbus dalam keadaan terbelenggu, yakni pada hari  dimana tidak bermanfaat lagi alasan yang dikemukakan oleh orang-orang zalim, bagi mereka laknat dan tempat kembali yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;... ”pada hari ini Kami tutup mulut mereka dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka lakukan”....&lt;br /&gt;(QS. Yasin : 65)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau datang wahai Ramadhan, untuk berkata kepada kaki, wahai kaki ! berpuasalah dari berjalan menuju yang haram juga berpuasalah dari berjalan menuju tempat-tempat maksiat lagi sesat dan dari pulang –pergi dalam kemurkaan Rabb langit dan bumi dari jalan-jalan yang tercela, rendah serta hina !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkaupun datang untuk berkata kepada perut agar berpuasa dari memakan yang haram dan hasil penipuan sebelum engkau  bertemu Allah Yang Maha Mengetahui segala rahasia dari segala yang tersembunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Bukhari dan al-Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah r a berkata bahwa Rasul saw bersabda dalam sebuah hadits qudsi  Allah berfirman ;&lt;br /&gt;... ”semua amal bani Adam adalah untuknya sendiri kecuali puasa, sesungguhnya ia untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Ia tinggalkan makanan, minuman dan syahwatnya hanya karena Aku”...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa adalah perisai menjadikan kita untuk stabil dalam mengarungi makna kehidupan ini.&lt;br /&gt;SUBHANALLAH !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.&lt;br /&gt;MENGAPA PUASA DISYARIATKAN ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mengapa Puasa Disyariatkan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak rahasia di balik sesuatu yang disyariatkan Allah swt kepada makhluknya yang mengandung hikmah di balik hukum-hukum yang Allah tetapkan baik yang diketahui oleh manusia atau yang tidak terjangkau oleh akal-pikirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkenaan dengan sebahagian hikmah puasa Allah berfirman ;&lt;br /&gt;...” hai orang-orang yang beriman telah diwajibkan atasmu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”...&lt;br /&gt;( QS. 2 : 283 ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi puasa adalah jalan menuju ketakwaan kepada Allah swt dan orang yang berpuasa adalah orang yang terdekat dengan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat perut kosong, hati bersih dan ketika hati merasakan kepuasan, saat rongga perut merasakan lapar, matapun tertunduk  menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka puasa  mempunyai implekasi nilai syariat sebagai berikut ;&lt;br /&gt;1. Puasa mempersempit aliran makanan dan darah yang notebene merupakan aliran setan sehingga dengan demikian bisikannya menjadi sedikit.&lt;br /&gt;2. Puasa melemahkan syahwat, hasrat jahat dan keinginan maksiat sehingga ruh menjadi tak ternoda.&lt;br /&gt;3. Puasa mengingatkan orang tentang nilai lapar dan haus yang berorientasi nilai kepada orang-orang yang kurang mampu agar kita selalu peduli dan eksis terhadap mereka.&lt;br /&gt;4. Puasa adalah media pendidikan jiwa, pensucian hati, pengendalian pandangan dan menjaga anggota tubuh dari dosa.&lt;br /&gt;5. Puasa adalah rahasia antara hamba dengan Tuhannya.&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadits Qudsi Allah berfirman ;&lt;br /&gt;...” setiap amal bani Adam untuk dirinya kecuali puasa. Ia adalah untukku dan Aku sendiri yang akan membalasnya”...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para salafus-shaleh mengenal puasa&lt;br /&gt;sebagai media pendekatan kepada Allah, medan pacu dalam kebaikan, musim berbuat kebaikan, maka mereka menangis karena gembira menyambutnya demikian juga tatkala berpisah dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para salafus-shaleh tahu benar tentang&lt;br /&gt;puasa, maka mereka mencintai  Ramadhan, berusaha keras menjadikan ramadhan sebagai bulan ibadah dan dakwah.&lt;br /&gt;Puasa dijadikan  sebagai hal yang amat menyenangkan mata dan menenangkan jiwa sebagai tarbiyah insaniyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Puasa sebagai alat pemersatu ukhuwah kaum muslimin dalam persaudaraan dan kesetiakawanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Puasa sebagai penghapus kesalahan dan perisai kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Puasa itu sehat sebab menjadikan perut kosong dan semua materi yang destruktif, mengistirahatkan pencernaan, membersihkan darah, menormalkan kerja hati, ruh mnjadi cerah, jiwa yang brsih dan akhlak menjadi terbina karenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Puasa menjadikan diri menjadi kerdil di hadapan Allah swt, hatinya mudah trenyuh, rasa rakusnya menipis, syahwatnya sirna, sehingga dengan demikian doanya makbul insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Puasa melahirkan ketaatan terhadap perintahnya dan tuntuk terhadap syariatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Puasa adalah ekspremen luar biasa bagi jiwa dalam beribadah, beramal saleh, menghidupkan gerakan infak, sedekah dan berzakat serta berkorban lainnya demi jihad fi sabilillah.&lt;br /&gt;Dengan isyarat inilah syariat puasa menjadi sebuah paket unggulan yang amat luar biasa plus ”lailatul qadr”-nya menjadikan ibadah ini selalu dirindu sebagai manifestasi imany kita kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.&lt;br /&gt;PESAN MORAL IBADAH RAMADHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. PESAN MORAL IBADAH RAMADHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibadah puasa (shaum) seperti halnya ibadah-ibadah yang lain di dalam Islam, merupakan salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah swt.&lt;br /&gt;Dan puasa merupakan ibadah ”riyadhah”  untuk olah moral kita dalam mengasah nurani taqarrub kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap ibadah, baik ibadah shaum ataupun ibadah lainnya di dalamnya terkandung pesan moral.&lt;br /&gt;Bahkan begitu mulianya pesan moral ini sampai Rasul saw menilai harga suatu ibadah itu dinilai sejauh mana kita menjalankan pesan moralnya. Apabila ibadah itu tidak meningkatkan akhlak kita, Rasul menganggap bahwa ibadah itu tidak bermakna. Dengan kata lain, kita tidak melaksanakan pesan moral ibadah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam suatu hadits diriwayatkan bahwa pada bulan Ramadhan ada seorang wanita sedang mencaci maki pembantunya dan Rasul saw mendengarnya. Kemudian beliau menyuruh seseorang untuk membawa makanan dan memanggil perempuan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Rasul saw bersabda ; makanlah makanan ini, perempuan itu menjawab, saya sedang berpuasa ya Rasul.&lt;br /&gt;Rasul saw bersabda ; ”bagaimana mungkin kamu berpuasa pada hal kamu mencaci-maki pembantumu. Sesungguhnya puasa adalah sebagai penghalang bagi kamu untuk tidak berbuat hal-hal yang tercela.&lt;br /&gt;Betapa  sedikitnya orang yang shaum dan betapa banyaknya orang yang kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Rasul saw mengatakan ” betapa sedikitnya orang yang shaum dan betapa banyaknya yang kelaparan ” Nabi menunjukkan kepada kita bahwa orang-orang yang hanya menahan lapar dan dahaga saja, tetapi tidak sanggup mewujudkan pesan moral ibadah itu, tidak lebih sekadar orang-orang yang lapar saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits lain, Rasul saw bersabda ; ”banyak sekali orang yang berpuasa tetapi tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang bisa saja melakukan ibadah puasa, dia sanggup mematuhi seluruh ketentuan fiqih, tapi dia tidak sanggup mewujudkan pesan moral puasa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, kita temukan orang-orang yang tidak sanggup berpuasa, di dalam al-Qur’an, kita diharuskan untuk untuk membayar fidyah buat orang-orang miskin. Jadi pesan moral Ramadhan ialah menyantuni para fakir dan miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, semua ajaran Islam itu mengandung pesan moral dan pesan moral itulah yang dipandang  sangat urgen dalam tatanan akhlak dan ubudiyah kita kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.&lt;br /&gt;Ramadhan dan Orientasi&lt;br /&gt;Hidup Orang yang Beriman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ramadhan dan Orientasi Hidup&lt;br /&gt;Orang yang Beriman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Imam a-Bukhari, at-Turmuzi dan Ahmad dari Ibnu Umar, Nabi Muhammad saw bersabda ;&lt;br /&gt;...”bahwa orang mukmin makan dengan satu usus (perut) sedangkan orang kafir makan dengan tujuh usus”...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini jangan dipahami secara tekstual, sebab secara kedokteran tidak ada perbedaan mendasar anatomi tubuh manusia, apalagi berdasarkan iman dan kufur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan Nabi ini hanyalah simbolis dan harus dipahami secara kontekstual.&lt;br /&gt;Perbedaan usus (perut) dalam teks (matan) hadits ini menunjukkan perbedaan cara pandang dan sikap hidup antara orang mukmin dan kafir terhadap nikmat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang mukmin tidak melihat apa yang disediakan oleh Allah sebagai tujuan hidup karena itu dalam mencari harta ia akan senantiasa menjaga rambu-rambu dari-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia akan bersifat selektif tidak melakukan penipuan dan sejenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang mukmin  akan selalu bersikap istiqamah &amp;amp; qanaah, merasa cukup dengan karunia yang telah diberikan Allah dan selalu bersikap sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, bukan berarti bahwa orang mukmin tidak memiliki motivasi untuk berusaha dan malas bekerja. Ia akan tetap  giat dalam mencari rezeki dari Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam tidak menghalangi umatnya untuk mencari nikmat sebanyak-banyaknya.&lt;br /&gt;Dalam surah al-Jumuah, 62 : 10, Allah memerintahkan hambanya untuk bertebaran di muka bumi mencari karunia Allah, setelah mereka menunaikan shalat Jum’at akan tetapi di akhir ayat tetap dikunci dengan perintah untuk mengingat Allah sebanyak-banyaknya supaya beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Buya HAMKA  dalam karyanya Tafsir Al-Azhar Juz 28, dengan selalu mengingat Allah, orang beriman dapat mengendalikan diri sehingga tidak  terperosok kepada perbuatan yang tidak diridhai-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia akan selalu menjaga rambu-rambu-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejarah Islam, kesederhanaan dan kerelaan berkorban untuk sesama saudaranya diperlihatkan oleh kaum Anshar Madinah terhadap kaum Muhajirin dari Mekkah.&lt;br /&gt;Kaum Anshar menolong dan lebih mengutamakan kaum Muhajirin, padahal mereka sendiri hidup dalam kesusahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian gambaran ukhuwah para sahabat, benar-benar ”ta’awun”/tolong-menolong yang  tinggi hanya karena Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw mengajarkan kepada kita bahwa kecintaan kepada saudara adalah barometer keimanan seseorang.&lt;br /&gt;Puasa juga merupakan alat pendidikan yang sangat efektif dalam mengarahkan kembali orientasi kehidupan mukmin bahwa harta yang mereka miliki harus mampu berfungsi sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang mukmin akan mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri. Oleh sebab itu harta yang dimilikinya akan dijadikannya sebagai alat untuk membantu saudara-saudaranya yang kurang beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian seseorang yang beriman, dimanapun ia berada akan selalu menjadi sumber kedamaian dan kebaikan bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sinilah pentingnya kita menghidupkan kembali nilai-nilai kesederhanaan dan kebersamaan dalam masyarakat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...”mereka memberikan makanan yang mereka sukai untuk orang miskin, anak yatim dan tawanan perang (mereka berkata) ; sesungguhnya kami memberi makan ini hanya mengharap keridhaan Allah dan tidak menghendaki balasan atau ucapan terima kasih”... (QS. al-Insan : 7 – 10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.&lt;br /&gt;Puasa dan Nilai&lt;br /&gt;Kepekaan Kita terhadap sesama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Puasa dan Nilai&lt;br /&gt;Kepekaan Kita terhadap sesama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...”barangsiapa yang berpuasa ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu ”...&lt;br /&gt;(HR. Bukhari- Muslim, at-Tarmizdi, An-Nasa’i dan lainnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul saw bersabda : ...” wahai manusia !  siapa yang memperbaiki akhlaknya pada bulan ini, kelak ia akan  melintasi shirat (dengan mudah), ketika semua kaki tergelincir pada waktu itu !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang meringankan beban hamba sahaya pada bulan ini, maka Allah akan meringankan hisab baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangsiapa  yang mencegah perbuatan buruk, Allah tidak akan murka dengannya saat bertemu nanti dengan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibadah puasa merupakan ibadah yang sangat banyak mengandung kebajikan, diantaranya yang sangat penting adalah bahwa ibadah puasa dapat meningkatkan rasa kepekaan dan kepedulian kepada sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya Nabi saw menyebut bulan Ramadhan sebagai ” syahrul muwasat” (bulan kepekaan terhadap sesama).&lt;br /&gt;HR. Ibn Khuzaimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepekaan itu timbul karena orang yang berpuasa pasti merasakan lapar dan dahaga seperti yang biasa dirasakan oleh orang-orang yang tidak mampu yakni fakir-miskin dan kaum dhuafa lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ibadah puasa  sesungguhnya  memiliki fungsi penting yaitu mengasah  dan mempertajam rohani manusia sehingga ia dapat melihat dan merasakan penderitaan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukti mengengai kepekaan itu dapat dilihat dari perintah Nabi saw agar kaum muslimin di bulan Ramadhan ini banyak memberi makan atau menyediakan buka bagi orang yang berpuasa.&lt;br /&gt;Rasul saw bersabda ; ...”barangsiapa memberi makan atau menyediakan buka bagi orang yang berpuasa, maka hal itu dapat menjadi  tebusan atas dosa-dosanya dan pembebasan dirinya dari api neraka, ia juga beroleh pahala seperti pahala  orang yang berpuasa itu tidak berkurang pahalanya barang sedikitpun”...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar pernyataan Rasul saw di atas, para sahabat meminta penjelasan lebih lanjut dari beliau. Mereka berkata, tidak semua orang dari kami memiliki kemampuan untuk memberikan makan kepada orang yang berpuasa ?”&lt;br /&gt;Lalu Rasul saw menjawab : ...” Allah swt telah menyediakan pahala besar untuk kalian. Apakah kalian tidak sanggup menyediakan buka walau hanya  sebutir kurma, segelas air putih atau secangkir susus ?”. Kemudian beliaupun menegaskan kepada para sahabat bahwa kepedulian kepada orang yang berpuasa itu dapat membuat seseorang meraih rahmat dan ampunan dari Allah swt...”&lt;br /&gt;(HR. Baihaqy dan Ibn Hibban).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad saw sendiri, seperti tersebut dalam Hadits Bukhari, dikatakan sebagai orang yang paling peka terhadap kebaikan dan kepekaannya itu mencapai puncaknya di bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;Dikatakan, kepekaan Rasul saw ”ibrat angin kencang” (karrihil mursalah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebaikan Rasul saw, menurut Ibn Hajar al-Asqalani, diserupakan dengan angin karena ada aspek kesamaan antara keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan, angin itu angin syurga yang diutus oleh Allah untuk menurunkan air hujan, sehingga membasahi dan menghidupkan bumi yang kering dan mati.&lt;br /&gt;Kebaikan Nabi sama dengan air hujan itu juga, menyejukkan dan memberikan kesejahtraan bagi seluruh umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepekaan terhadap sesama ini menjadi problem tersendiri bagi kita sebagai umat dan bangsa. Tanpa kepekaan seperti  ini akan timbul kerawanan-kerawanan sosial yang memberikan gap dan perbedaan (disparitas) antara si kaya dan si miskin akan semakin besar.&lt;br /&gt;Dalam situasi demikian, maka penyakit lama akan segera timbul yaitu kecemburuan sosial yang setiap saat dapat menyulut permusuhan dan kerusuhan.&lt;br /&gt;Rasa permusuhan ini tentu dapat mengganggu ketentraman kita sebagai umat dan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, kita perlu belajar mengasah dn mempertajam kepekaan sosial kita melalui ibadah puasa.&lt;br /&gt;Ibadah puasa dapat membuat kita sehat, tidk hanya  sehat secara pribaadi tapi juga sehat secara sosial – sesama kita. (wallahu a’lam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.&lt;br /&gt;Puasa dan Kualitas Ibadah Kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Puasa dan Kualitas Ibadah Kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga 12 bulan mendatang&lt;br /&gt;penuh keimanan&lt;br /&gt;52 minggu&lt;br /&gt;penuh&lt;br /&gt;ketakwaan, 365 hari&lt;br /&gt;dengan ibadah, 8.760 jam&lt;br /&gt;penuh ke-ihsan-an dan 525.600&lt;br /&gt;menit penuh dengan ke-ikhlas-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini kita sudah melaksanakan ibadah Ramadhan. Bagi banyak Muslim, puasa Ramadhan tahun ini merupakan puasa untuk yang kesekian kalinya.&lt;br /&gt;Alangkah baiknya puasa yang telah dilakukan tersebut dievaluasi agar diketahui kualitas pelaksanaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga tingkatan kualitas puasa yang dilakukan kita sebagai orang Muslim.&lt;br /&gt;Pertama ;&lt;br /&gt;Puasa yang dilakukan kebanyakan orang atau disebut ”shaum al-umum”, biasanya puasa yang dilaksanakan kelompok ini sekadar menahan diri dari makan, minum, melakukan hubungan seksual dan segala yang membatalkan puasa dari terbit pajar hingga terbenam matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua ;&lt;br /&gt;Puasa orang-orang shaleh atau disebut pula ”shaum al-khusus”, puasa yang dilakukan kelompok ini bukan semata  menahan lapar dan dahaga tapi diiringi dengan memuasakan diri mereka dari segala perbuatan dosa dan hal-hal yang bisa merusak puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga ;&lt;br /&gt;Puasa para Nabi, Shiddiqin dan muqarrabin. Puasa ini disebut dengan ”shaum khusus bil khusus”.&lt;br /&gt;Mereka yang termasuk kelompok ini berhasil  memuasakan diri mereka dari keinginan yang bersifat duniawi dan memikirkan keduniaan serta hati mereka selalu ingat kepada Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selaku orang yang berusaha menjadi muslim sejati, kita tentu berupaya agar puasa Ramadhan tahun ini bergeser dari puasa  kebanyakan orang menuju puasa orang shaleh, meskipun belum mencapai kualitas puasa para Rasul.&lt;br /&gt;Untuk itu  ada beberapa hal yang harus  dipenuhi, antara lain ; kita harus menundukkan pandangan dari melihat yang tercela, dilarang agama dan melihat segala sesuatu yang melalaikan hati dan ingat kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul saw bersabda ;&lt;br /&gt;...”pandangan mata kita bisa dimasuki oleh unsur iblis laknatullah, siapa yang mampu mengendalikan pandangannya karena takut kepada Allah, niscaya Allah rasakan kepada orang itu manisnya iman di dalam hatinya”...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita dituntut pula memelihara lisan dari ucapan yang tidak dibolehkan agama, seperti bohong, bergunjing dan fitnah.&lt;br /&gt;Lisan digunakan hanya untuk mengucapkan perkataan yang baik, seperti zikir dan membaca al-Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada mengucapkan kata-kata kotor dan dilarang agama lebih baik diam, sebagaimana disabdakan Rasul saw ; ...”siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia mengucapkan perkataan yang baik atau lebih baik diam”... (HR. Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai puasa berkualitas, kita perlu mengendalikan pendengaran dari mendengarkan yang makruh dan diharamkan agama. Hal ini diikuti pula oleh upaya  menahan dan mengendalikan seluruh anggota tubuh dari melakukan dosa dan melanggar larangan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu kita dituntut bersikap  sederhana dan tidak berlebih-lebihan ketika berbuka puasa. Ini penting karena orang yang penuh perutnya menjadi berat dan malas beribadah, khususnya mendirikan malam-malam Ramadhan dengan berbagai amalan ibadah.&lt;br /&gt;Karena itu, sikap berlebih-lebihan dalam berbuka tidak disenangi Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa Ramadhan seharusnya melatih kita untuk merasakan keprihatinan orang-orang miskin yang biasa lapar dan serba kekurangan.&lt;br /&gt;Secara matematispun dengan berkurangnya frekuensi dan juadual makan seharusnya secara ekonomi, pengeluaran selama ramadhan semakin berkurang.&lt;br /&gt;Andaikan melonjak pengeluaran rumah tangga, labih banyak karena digunakan untuk menyantuni fakir-miskin dan kepentingan di jalan Allah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memperhatikan beberapa pedoman tersebut, mudah-mudahan puasa kita tahun ini lebih berkualitas dari tahun-tahun sebelumnya.&lt;br /&gt;wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.&lt;br /&gt;Ramadhan &amp;amp;&lt;br /&gt;Maghfirah Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Ramadhan &amp;amp; Maghfirah Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...” fa-iza azamta fatawakkal alallah”...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul Muhammad saw sebagai teladan terbaik bagi umat manusia telah mengajarkan kepada kita bahwa sejatinya setiap manusia harus memohon ampunan Allah atas segala dosa yang dilakukannya.&lt;br /&gt;Rasul mencontohkan  dalam sehari minimal beliau beristighfar sebanyak 100  kali.&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadits Rasul saw bersabda ; ...”bertobatlah kamu kepada Allah dan beristighfarlah kepada-Nya, sesungguhnya aku  bertobat kepada Allah dalam sehari 100 kali”...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai manusia yang terbatas usianya, maka wajib bagi kita untuk menyegerakan memohon ampunan kepada Allah swt.&lt;br /&gt;Hal ini disebabkan pada kenyataan bahwa kematian kita tidak bisa diprediksi dan tidak bisa dimundurkan ataupun dimajukan.&lt;br /&gt;Allah swt mengingatkan ; ...”dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan seseorang apabila telah  datang waktu kematiannya dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan”...&lt;br /&gt;(QS. 63 : 11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat lainnya  Allah swt memerintahkan ; ...” dan bersegeralah  kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa” ... (QS. 3 : 133).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan ramadhan adalah bulan ampunan Allah, namun tidak semua orang yang berpuasa mendapat ampunan Allah. Paling tidak ada dua hal yang menyebabkan puasa mendatangkan ampunan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama ;&lt;br /&gt;Berpuasa dengan landasan keimanan dan dalam rangka mencari pahala dan keridhaan Allah. Iman merupakan landasan utama apakah sebuah perbuatan atau amal ibadah bernilai di sisi Allah. Tanpa adanya iman, maka suatu perbuatan atau amal tidak akan bernilai di sisi Allah, artinya puasa yang tidak dilandasi  oleh keimanan dan ketakwaan  tidak akan mendatangkan ampunan Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini sejalan dengan perintah puasa sendiri yang Allah nyatakan  dalam firman-Nya ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...”hai orang-orang yang beriman telah diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana  telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”...&lt;br /&gt;(QS. 2 : 183).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua ;&lt;br /&gt;Berpuasa dengan sebenar-benarnya puasa. Maksudnya, puasanya tidak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga. Rasul saw bersabda ;&lt;br /&gt;...”dan puasa itu adalah perisai, jika salah seorang diantara kamu berada pada hari puasa, maka janganlah berkata atau berbuat kotor, fasik dan bodoh, jika ada seseorang mencelanya atau hendak membunuhnya, maka katakanlah, saya sedang berpuasa”... (HR. Bukhari – Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah swt  membimbing kita untuk dapat berpuasa dengan landasan keimanan dan berpuasa dengan landasan keimanan yang sebenar-benarnya sehingga kelak di akhir Ramadhan kita mendapatkan ampunan dari Allah swt.  --- wallahu a’lam ---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setetes hidayah Allah&lt;br /&gt;jauh lebih berarti&lt;br /&gt;dari kumpulan&lt;br /&gt;mutiara&lt;br /&gt;di laut&lt;br /&gt;yang dipunyai&lt;br /&gt;oleh para saudagar&lt;br /&gt;kehidupan dan hidayah Allah&lt;br /&gt;hanya diberikan kepada&lt;br /&gt;orang-orang&lt;br /&gt;yang selalu&lt;br /&gt;taqarrub&lt;br /&gt;kepada-&lt;br /&gt;Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka bangunlah&lt;br /&gt;pribadimu dengan melaksanakan&lt;br /&gt;seluruh amaliah ramadhan&lt;br /&gt;tanpa sedikitpun&lt;br /&gt;terlewatkan&lt;br /&gt;yang&lt;br /&gt;sudah tentu&lt;br /&gt;melahirkan brilian&lt;br /&gt;ubudiyah kita kepada Allah swt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.&lt;br /&gt;Puasa dan Hidup Sederhana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Puasa &amp;amp; Hidup Sederhana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...”bertakwa dan taatlah kalian&lt;br /&gt;kepada Allah. Jangan&lt;br /&gt;kalian mentaati&lt;br /&gt;perintah&lt;br /&gt;orang&lt;br /&gt;orang yang suka&lt;br /&gt;berlebih-lebihan yaitu&lt;br /&gt;mereka yang sering melakukan&lt;br /&gt;kerusakan tanpa mau memperbaikinya”...&lt;br /&gt;(QS. 26 : 150 – 152)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan adalah bulan pengekangan diri dari  segala macam keinginan hawa nafsu negatif dengan mengurangi makanan atau minuman. Karena  orang yang terlalu banyak makan dan minum maka nafsu atau keinginannya untuk berbuat hal-hal yang negatif cukup besar. Untuk itulah sebagai langkah kontrol terhadap keinginan-keinginan tersebut Allah mewajibkan berpuasa.&lt;br /&gt;Kewajiban puasa lebih jauh  ternyata tidak saja dimaksudkan untuk mengontrol hawa nafsu diri sendiri namun berfungsi juga mengontrol prilaku sosial seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang berpuasa akan merasakan kelaparan dan kehausan seperti halnya yang dialami orang-orang miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berpuasa, seseorang akan menjadi makhluk empatik yang merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain.&lt;br /&gt;Ketika empati ini semakin membesar pada diri seseorang, ia akan cepat menyadari bahwa ternyata kekayaan yang dimiliki, sejatinya bukan hanya untuk diri sendiri tapi ada bagian orang lain yang mesti ditunaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup sederhana menjadi salah satu tujuan utama yang ingin digapai ibadah puasa. Orang yang sederhana dalam penampilannya merupakan titik tolak kesadaran tertinggi dalam kehidupan sosial.&lt;br /&gt;Dengan demikian, sikap atau gaya hidup berlebihan, glamour dan sombong adalah lawan yang harus dimusnahkan dalam sikap hidup keseharian seseorang. Karena orang yang suka berlebihan merupakan tanda sikap individualistik yang hanya mementingkan diri sendiri tanpa mempedulikan nasib orang lain di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya hidup berlebih-lebihan inilah yang sering Allah kecam dalam al-Qur’an karena sikap ini adalah awal  bencana dalam kehidupan sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dalam diri seseorang telah tertanam ambisi untuk memperkaya diri sendiri ia akan sangat mudah terseret untuk menghalalkan segala cara demi meraih apa yang ia cita-citakan.&lt;br /&gt;Dan ini sangat berbahaya bagi kehidupan sosial. Dampak negatif yang ditimbulkannya tentu cukup besar. Orang akan makin asyik dengan prilaku negatif yang dilakukannya.&lt;br /&gt;Akhirnya, jika gaya hidup berlebih-lebihan terus dipupuk lambat laun ia akan menjadi budaya yang berakar kuat dan sulit dicabut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul saw adalah suatu teladan mulia yang memperihatkan sikap sederhana. Meskipun beliau memiliki kedudukan terpanang di masyarakat Arab kala itu, beliau sama sekali tidak terobsesi dan beringinan untuk memamerkan kedudukannya.&lt;br /&gt;Rumah beliau sangat sederhana, alas tidurpun hanya pelepah daun kurma yang membekas di pipi beliau setiap kali bangun tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap hidup sederhana ini pulalah yang dibudayakan oleh para  Khalifah sepeninggal Rasul saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menahan makan dan minum pada sang hari di bulan Ramadhan merupakan cara efektif melatih seseorang menjadi sosok-sosok manusia sederhana dalam kehidupan sosialnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang sederhana  dalam hidup akan mudah bergaul dengan masyarakat segala lapisan. Interaksi ini pada akhirnya akan mengantarkan pada tercapainya keseimbangan dalam kehidupan sosial.&lt;br /&gt;Jika keseimbangan ini terjadi, maka besar kemungkinan problematika yang sedang dihadapi akan dengan mudah terselesaikan.&lt;br /&gt;Allah swt berfirman ; ...”ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang yang kafir”... (QS. 3 : 147).&lt;br /&gt;wallahu a’lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.&lt;br /&gt;Ramadhan &amp;amp; Kebahagiaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Ramadhan &amp;amp; Kebahagiaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hidup ini bukan ditentukan oleh&lt;br /&gt;panjangnya usia kita tapi&lt;br /&gt;banyaknya manfaat&lt;br /&gt;bagi orang&lt;br /&gt;lain&lt;br /&gt;dan itulah&lt;br /&gt;suatu kebahagiaan sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan, menurut filosof muslim al-Farabi, adalah kebaikan tertinggi (tamamul khairat) yang di atasnya tidak ada lagi sesuatu yang lebih tinggi atau lebih berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai kebaikan tertinggi, kebahagiaan adalah kebaikan yang dicari untuk dirinya sendiri, ia adalah ”ghiyatul hayat” (tujuan hidup) dan merupakan keinginan terakhir manusia, sehingga apabila seseorang telah berhasil menggapai kebahagiaan itu maka  ia tidak membutuhkan lagi sesuatu yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan sebaga kebaikan tertinggi dibentuk oleh kebaikan-kebaikan yang sangat banyak jumlahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filosof Aristoteles menyebut beberapa diantaranya ; kecantikan, kesehatan, kekayaan, kekuasaan, kecerdasan, ilmu pengetahuan dan  kearifan (wisdom).&lt;br /&gt;Semua nilai ini dipandang sebagai komponen-komponen yang dicari dan dikejar oleh manusia untuk mendapatkan kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam satu pengertian, seperti banyak dikemukakan para ahli agama, kebahagiaan (saadah) adalah lawan dari penderitaan (syaqawah). Dalam pengertian ini  orang yang bahagia adalah ”ahluts-tsawab” (orang yang banyak mendapat pahala dari Allah) sedangkan orang yang menderita adalah ”ahlul iqab” (orang yang mendapat siksa), dengan kata lain, orang yang bahagia adalah orang yang berdasarkan janji Allah dipastikan mendapat syurga, sedangkan orang yang menderita adalah orang yang berdasarkan ancaman Allah pasti masuk neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sudut pandang ini, maka orang yang berpuasa adalah termasuk orang yang bahagia. Betapa tidak ? kepada mereka yang berpuasa dijanjikan oleh Allah pahala yang sangat besar berupa kasih sayang Allah, pengampunan dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;syurga atau pembebasa dari api neraka. Jadi orang  yang berpuasa jelas tergolong ”ahlults-tsawab” yaitu orang yang bahagia karena dijanjikan kepadanya syurga nikmat Allah yang terbesar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits shahih, Rasul saw menjanjikan dua kegembiraan (kebahagiaan) kepada orang yang berpuasa.&lt;br /&gt;Sabda beliau, ”bagi orang yang berpuasa itu ada dua kegembiraan, yaitu kegembiraan pada waktu berbuka puasa dan kegembiraan pada waktu berjumpa dengan Allah swt”... (HR.Bukhari &amp;amp; Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegembiraan yang pertama, menurut Ulama Al-Azhar, Mahmud Syaltut adalah kegembiraan karena kemampuan menjalankan tugas atau kewajiban agama (farhatul qiyam bilwajib). Sedangkan kegembiraan yang kedua dipahami sebagai kegembiraan karena yakin dan optimistis dengan pahala yang berlipat ganda yang disediakan oleh Allah swt (farhatul isiqah bihusnil jaza’).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Mahmud Syaltut, kedua hal di atas yakni  kemampuan menjalankan tugas dan harapan yang  besar terhadap pahala dari Allah, merupakan dua faktor yang secara psikologis amat berpengaruh bagi kebahagiaan manusia.&lt;br /&gt;Pertama ;&lt;br /&gt;Kemampuan melaksanakan tugas dapat menimbulkan  ketenangan jiwa (thuma’ninatun-nafs).&lt;br /&gt;Kedua ;&lt;br /&gt;Harapan mendapatkan  dapat meningkatkan dorongan dan motivasi untuk bekerja dan beramal shaleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ketika umat Islam berhasil mengakhiri Ramadhan dengan baik dalam arti mengisinya dengan banyak beribadah dan beramal, mereka akan benar-benar bahagia.&lt;br /&gt;Mereka bahagia karena pahala dan ampunan. Lebih bahagia lagi karena sebentar lagi Idul Fitri akan tiba yang merupakan pangkal tolak untuk memulai hidup baru yang lebih baik.&lt;br /&gt;wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.&lt;br /&gt;Ramadhan &amp;amp; Lailatul Qadr&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Ramadhan &amp;amp; Lailatul Qadr&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keselamatan, kesejahtraan dan kedamaian adalah tujuan utama pencarian dan pertemuan kembali dengan ”lailatulqadr” (malam kemuliaan), suatu malam  di bulan Ramadhan yang lebih baik daripada seribu bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah ; ...:keselamatan/kesejahtraan di malam itu hingga terbit pajar”...&lt;br /&gt;(QS. 97 : 5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara bahasa, keselamatan dan kesejahtraan memang di malam itu saja, karena malam dimulai dari tibanya waktu shalat maghrib hingga terbit pajar.&lt;br /&gt;Namun itu juga berarti mereka yang tidak mendapat keberkahan-Nya di malam itu takkan mendapatkannya di hari dan malam lain, kecuali taubat dan memohon maghfirah agar  tahun depan untuk mendapatkannya dan memberikan maghfirah-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul saw bersabda ; ...”di dalamnya (bulan ramadhan) ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, barangsiapa yang tidak diberikan kebaikan (di malam itu), maka sungguh dia tercegah dari menerima kebaikan”...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(HR. An-Nasai).&lt;br /&gt;Lailatulqadr memang mulia, sebab dengan mendapat sekali lailatulqadr seakan-akan  seumur hidup telah diberkahi karena seribu bulan setara dengan 83 tahun lebih, padahal amat jarang manusia mencapai umur itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat lailatulqadr memang hanya bagi orang tertentu yakni orang-orang yang menjadikan apa yang diturunkan Allah di malam itu yakni Al-Qur’an, sebagai imam kehidupannya.&lt;br /&gt;s.u.b.h.a.n.a.l.l.a.h&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.&lt;br /&gt;Ramadhan Menuju ke-Fitri-an kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Ramadhan Menuju kefitirian Kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----Allahuma sallimna liramadhana wasallim ramadhana lana, wasallimhu  minna mautaqabbala.-----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga 12 bulan mendatang&lt;br /&gt;penuh keimanan&lt;br /&gt;52 minggu&lt;br /&gt;penuh&lt;br /&gt;ketakwaan, 365 hari&lt;br /&gt;dengan ibadah&lt;br /&gt;8.760jam&lt;br /&gt;penuh&lt;br /&gt;keikhlasan&lt;br /&gt;dan 525.600 menit&lt;br /&gt;penuh dengan keikhlasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia pada asalnya suci, bersih  tak bernoda, apalagi berdosa.. Demikian bunyi satu hadits yang nabi  saw sampaikan ; ...”setiap anak itu terlahir sebagai makhluk yang suci dan  bersih”... (HR. Bukhari – Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun faktor lingkunganlah yang kemudian mempengaruhinya, hingga ia menjadi Muslim atau non Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang digambarkan lebih lanjut oleh Nabi  saw : ...”maka kedua orang tuanyalah yang menjadikan anak itu sebagai seorang Yahudi, Nasrani atau Majusi”... (HR. Bukhari – Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fitri atau fitrah bermakna suci, bersih dan  tak bernoda.  Fitrah manusia sejatinya adalah suci karena ia berasal dari Zat Yang Maha Suci, Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesucian  manusia ini lalu Allah kemudian memuliakannya dibanding makhluk-makhluk lainnya.&lt;br /&gt;...”sungguh kami telah muliakan anaak keturunan Adam, lalu Kami tempatkan mereka di daratan dan di lautan, kemudian Kami beri  mereka rezeki dari jalan-jalan yang terbaik, Kami  unggulkan  derajat  mereka dibandingkan  dengan makhluk-makhluk Kami  yang  lain”....&lt;br /&gt;( al-Isra’ :  71)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelahiran manusia yang suci, lalu berubah menjadi sosok-sosok yang beragam.&lt;br /&gt;Ada yang teguh mempertahankan kesuciannya ada yang berubah menjadi kotor lalu  menyucikan diri dan ada pula yang kotor tapi tidak mau membersihkankotoran-kotoran dosa itu hingga kematian menjemputnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu adalah proses yang mesti dialami dan dilalui oleh umat manusia di alam dunia  ini.&lt;br /&gt;Dunia adalah ladang proses yang menentukan arah dan tujuan manusia ke tempat asalnya semula, yaitu Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang selalu berusaha membersihkan dirinya dari dosa, maka ia akan berjumpa dengan Allah  swt dalam keadaan  yang juga bersih  dan suci seperti  awalnya.&lt;br /&gt;Namun jika jiwa kotor  maka  ia akan menghadap Allah swt dalam kekotorannya dan sesungguhnya Allah  tidak menerima hamba-hamba-Nya yang kotor. Ia akan menerima  jiwa-jiwa yang tenang dan bersih :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...”wahai jiwa-jiwa yang bersih dan tenang, kembalilah kepada Tuhan sejatimu dalam keridhaan. Masuklah kalian ke dalam golongan hamba-hamba-Ku yang akan masuk syurga”...&lt;br /&gt;(al-Fajr : 27 -30).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah titik ujung perjalanan umat manusia sesungguhnya.Menjadi hamba-hamba Allah swt yang suci kembali setelah melewati berbagai macam cobaan dan godaan di alam dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa merupakan salaah satu alat untuk membimbing orang-orang beriman ke jalan kesucian hakiki, karena dalam ibadah, seseorang yang berpuasa berpotensi besar mampu meraih kesuciannya kembali dengan  catatan bahwa ibadah puasa itu  tidak hanya  untuk menahan lapar dan  dahaga.&lt;br /&gt;Akan tetapi, puasa dilakukan untuk mengekang keinginan-keinginan kotor nafsu yang setiap bergejolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpuasa dengan demikian adalaha jalan efektif meraih kembali kesucian jiwa yang telah lama ternoda oleh dosa yang selal bergelora.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nafsu di bulan puasa dikekang semaksimal mungkin untuk itu semua. Ketika nafsu sudah terkontrol jiwa akan mudah terisi penuh dengan sinaran cahaya Allah swt yang suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, orang yangberpuasa yang sukses hakikatnya ia telah meraih kebahagiaan sejati sebab telah menemukan kesuciannya kembali.&lt;br /&gt;Sabda rasul saw : ...”orang yang berpuasa itu memiliki dua kebahagiaan,pertama ketika  berbuka puasa dan kedua kebahagiaan ketika bertemu dengan Tuhannya”... (HR.Bukhari-Muslim dan lainnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahagia ketika sukses menyucikan jiwanya dengan berpuasa dan juga bahagia ketika  kesucian jiwa itulah yang mampu  mempertemukannya dengan Allah yang Maha Suci.  (wallahu a’lam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.&lt;br /&gt;Serba-serbi Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Serba-Serbi Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUASA  RAMADHAN :&lt;br /&gt;1. Definisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa atau shaum ialah menahan diri dengan niat beribadah kepada Allah dari perkara yang membatalkan puasa sejak terbitnya fajar shadiq hingga terbenamnya matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hukum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai kesepakatan (ijma’ Ulama) puasa Ramadhan adalah wajib lelaki  dan perempuan yang sesuai dengan syarat yang ditentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Rukun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Niat&lt;br /&gt;b. Imsak (menahan diri dari yang membatalkan puasa).&lt;br /&gt;c.  waktu yakni pada siang hari Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Adab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Makan sahur dan mengakhirkannya&lt;br /&gt;b. Berbuka dan mensegerakannya&lt;br /&gt;c. Menjaga lisan&lt;br /&gt;d. Menahan emosi &amp;amp; syahwat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Hal-hal yang Merusak Puasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Makan dan  minum dengan sengaja&lt;br /&gt;b. Muntah dengan sengaja&lt;br /&gt;c. Bersetubuh&lt;br /&gt;d. Suntikan yang mengandung makanan&lt;br /&gt;e. Haidh dan Nifas&lt;br /&gt;f. Keluar air mani&lt;br /&gt;g. Murtad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERPUASALAH  !&lt;br /&gt;INSYA  ALLAH,  SEHAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika bulan puasa tiba&lt;br /&gt;maka seluruh pintu syurga dibuka&lt;br /&gt;dan seluruh pintu neraka ditutup serta&lt;br /&gt;setan-setan dibelenggu (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR  PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR  PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ayo, Buruan Puasa&lt;br /&gt;H.M.E. Asmawi&lt;br /&gt;Perhimpunan KB.PII  tahun 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ramadhan be agood personality&lt;br /&gt;Effendy Asmawi Alhajj&lt;br /&gt;MUI Kota Batam tahun 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Misteri Bulan Ramadhan&lt;br /&gt;Yusuf Burhanuddin&lt;br /&gt;QultumMedia tahun 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. RamadhaN bersama Rasul&lt;br /&gt;Atthiyah Muhammad Salim&lt;br /&gt;Citra Media tahun 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Puasa&lt;br /&gt;Muhammad Rusli Malik&lt;br /&gt;Pustaka Zahra  tahun  2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. ber-Puasa-lah&lt;br /&gt;Salman Nano&lt;br /&gt;Al-Huda tahun 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Ramadhan&lt;br /&gt;Agar Puasa tak sekadarlapar dan dahaga&lt;br /&gt;A’idh al-Qarni, DR.M.A&lt;br /&gt;Aqwam  tahun 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. 30 Renungan Ramadhan&lt;br /&gt;A’idh al-Qarni, DR&lt;br /&gt;Al-Kautsar tahun 1996&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Ramadhan dan pencerahan Spritual&lt;br /&gt;Muhammad Iqbal&lt;br /&gt;Erlangga tahun 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Renungan di Bulan Ramadhan&lt;br /&gt;Aidh Abdullah al-Qarny&lt;br /&gt;Cakrawala tahun 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Untuk Apa  Berpuasa&lt;br /&gt;Agus Mustofa&lt;br /&gt;Padma Press tahun 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Sahur Bersama Quraish Shihab&lt;br /&gt;Mizan tahun 1977&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan,&lt;br /&gt;ibarat MENTARI yang sinarmu membuat hatiku sebening XL dan nge-FREN mengajarkan sifat yang FLEXI-bel kau mampu BEBAS-kan manusia dari tirani jahiliyah.&lt;br /&gt;Kesabaran dan keteguhanmu menjadikan Tuhan berSIMPATI padamu, hingga kau dijadikan STAR ONE dan satu-satunya bulan yang mendapat acungan JEMPOL dari-Nya, semakin dekat denganmu, semakin banyak HOKI salah satunya adalah syurga yang kenikmatannya, IM3 (no limits). -----------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Effendy Asmawi Alhajj&lt;br /&gt;http:www.hmeasmawi.com&lt;br /&gt;email : effendy@hmeasmawi.com&lt;br /&gt;Fax :0778 - 451547&lt;br /&gt;HP.08127002701&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerbit : MUI Kota Batam&lt;br /&gt;PO.Box 1002 / BTAMN-Batam 29444&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memo :&lt;br /&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memo :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8876234604453952038-5094556482983295746?l=effendyalhajj.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/feeds/5094556482983295746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/05/ramadan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/5094556482983295746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8876234604453952038/posts/default/5094556482983295746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://effendyalhajj.blogspot.com/2009/05/ramadan.html' title='RAMADAN'/><author><name>Effendy Alhajj</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10635396318028267105</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_m-dujLvYr68/SiYXZe54YwI/AAAAAAAAABI/nhOkFPDgV6c/S220/KELUARGA2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8876234604453952038.post-1079884096814417478</id><published>2009-05-06T15:48:00.002+07:00</published><updated>2009-05-06T16:24:50.403+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUSTAKA'/><title type='text'>NOSTALGIA YANG HILANG</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5Cwilson%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="Edit-Time-Data" href="file:///C:%5CUsers%5Cwilson%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_editdata.mso"&gt;&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:usefelayout/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-US; 	mso-fareast-language:EN-US;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="EN-US" &gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" style="'width:91.5pt;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\wilson\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image001.jpg" title="K6"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5Cwilson%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="Edit-Time-Data" href="file:///C:%5CUsers%5Cwilson%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_editdata.mso"&gt;&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="Street"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="PostalCode"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="address"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:usefelayout/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:SimSun; 	panose-1:2 1 6 0 3 1 1 1 1 1; 	mso-font-alt:宋体; 	mso-font-charset:134; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:3 680460288 22 0 262145 0;} @font-face 	{font-family:"\@SimSun"; 	panose-1:2 1 6 0 3 1 1 1 1 1; 	mso-font-charset:134; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:3 680460288 22 0 262145 0;} @font-face 	{font-family:"Comic Sans MS"; 	panose-1:3 15 7 2 3 3 2 2 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:script; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:"Monotype Corsiva"; 	panose-1:3 1 1 1 1 2 1 1 1 1; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:script; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:"Script MT Bold"; 	panose-1:3 4 6 2 4 6 7 8 9 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:script; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:3 0 0 0 1 0;} @font-face 	{font-family:Algerian; 	panose-1:4 2 7 5 4 10 2 6 7 2; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:decorative; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:3 0 0 0 1 0;} @font-face 	{font-family:"Berlin Sans FB"; 	panose-1:2 14 6 2 2 5 2 2 3 6; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:3 0 0 0 1 0;} @font-face 	{font-family:"AvantGarde Md BT"; 	mso-font-alt:"Century Gothic"; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:135 0 0 0 27 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-US; 	mso-fareast-language:EN-US;} a:link, span.MsoHyperlink 	{color:blue; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed 	{color:purple; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} @page Section1 	{size:419.75pt 595.45pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:107240339; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1337115340 67698713 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l1 	{mso-list-id:993797493; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-569863294 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l1:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l2 	{mso-list-id:1037387403; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1173384166 67698713 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l2:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l3 	{mso-list-id:1286693860; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:395862168 728812774 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l3:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:38.25pt; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:38.25pt; 	text-indent:-20.25pt;} @list l4 	{mso-list-id:1418095835; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1064995784 624595554 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l4:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:-; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:"Comic Sans MS"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @list l5 	{mso-list-id:1458257554; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1480679800 67698713 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l5:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l6 	{mso-list-id:1582105396; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:488377328 67698713 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l6:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l7 	{mso-list-id:1593199011; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-694526974 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l7:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l8 	{mso-list-id:1719087943; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-413473516 67698713 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l8:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l9 	{mso-list-id:1862358449; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-2069854408 67698713 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l9:level1 	{mso-level-start-at:2; 	mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l10 	{mso-list-id:1877035108; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-349305268 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l10:level1 	{mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l11 	{mso-list-id:2041977849; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1103332634 -2053205622 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l11:level1 	{mso-level-start-at:4; 	mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:-; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	font-family:"Comic Sans MS"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t170" coordsize="21600,21600" spt="170" adj="7200" path="m@0,l@1,m,21600r21600,e"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="val #0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 21600 0 @0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod #0 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 21600 0 @2"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @1 21600 @0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path textpathok="t" connecttype="custom" connectlocs="10800,0;@2,10800;10800,21600;@3,10800" connectangles="270,180,90,0"&gt;  &lt;v:textpath on="t" fitshape="t"&gt;  &lt;v:handles&gt;   &lt;v:h position="#0,topLeft" xrange="0,10792"&gt;  &lt;/v:handles&gt;  &lt;o:lock ext="edit" text="t" shapetype="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1026" type="#_x0000_t170" style="'width:204.75pt;" adj="2158" fillcolor="#520402" strokecolor="#b2b2b2" strokeweight="1pt"&gt;  &lt;v:fill color2="#fc0" focus="100%" type="gradient"&gt;  &lt;v:shadow on="t" type="perspective" color="#875b0d" opacity="45875f" origin=",.5" matrix=",,,.5,,-4768371582e-16"&gt;  &lt;v:textpath style="'font-family:" trim="t" fitpath="t" string="(KUMPULAN SURAT SAHABAT)"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;KUMPULAN SURAT SAHABAT&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1029" type="#_x0000_t75" style="'width:91.5pt;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\wilson\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image004.jpg" title="K6"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;Effendy Asmawi Alhajj&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1035" type="#_x0000_t75" style="'width:139.5pt;height:104.25pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\wilson\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image006.png" title="A001"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:Algerian;font-size:14;color:purple;"   lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;NOSTALGIA YANG HILANG&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;(Kumpulan Surat Sahabat)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;Oleh : Effendy Asmawi Alhajj&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;Desain sampul&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;: EA’s Computer&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;Lay out&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;: Mutiara Offset Batam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;Hal cipta dilindungi undang-undang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;All right reserved&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;@ 2007&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;&lt;a href="http://www.hmeasmawi.com/"&gt;http://www.hmeasmawi.com&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;e-mail : &lt;a href="mailto:effendy@hmeasmawi.com"&gt;effendy@hmeasmawi.com&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;Cetakan I, Oktober 2007 / Syawal 1428&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Diterbitkan oleh :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;Yayasan Paramakkiya Batam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:address st="on"&gt;&lt;st1:street st="on"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;PO.Box&lt;/span&gt;&lt;/st1:street&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;1002&lt;/span&gt;&lt;/st1:address&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;/&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;BTAMN-Batam Island&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:postalcode st="on"&gt;29444&lt;/st1:postalcode&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;Telp/Fax : 0778- 7020324 / 451547&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;Mobile phone : 081536006299&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="EN-US" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1027" type="#_x0000_t136" style="'width:65.25pt;height:27pt'" fillcolor="#369" stroked="f"&gt;  &lt;v:shadow on="t" color="#b2b2b2" opacity="52429f" offset="3pt"&gt;  &lt;v:textpath style="'font-family:" trim="t" fitpath="t" string="al-ihda"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/wilson/AppData/Local/Temp/msohtml1/01/clip_image008.gif" alt="al-ihda" shapes="_x0000_i1027" border="0" height="39" width="91" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1036" type="#_x0000_t75" style="'width:106.5pt;height:150pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\wilson\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image009.png" title="A006"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/wilson/AppData/Local/Temp/msohtml1/01/clip_image010.gif" shapes="_x0000_i1036" border="0" height="200" width="142" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;untuk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;Seorang SAHABAT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1037" type="#_x0000_t75" style="'width:63.75pt;height:88.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\wilson\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image011.jpg" title="K7"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/wilson/AppData/Local/Temp/msohtml1/01/clip_image012.jpg" shapes="_x0000_i1037" border="0" height="118" width="85" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;PELANGI PENGALAMAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;ADALAH&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;NOSTALGIA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;KE-HI-DUP-AN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1038" type="#_x0000_t75" style="'width:63.75pt;height:88.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\wilson\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image011.jpg" title="K7"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/wilson/AppData/Local/Temp/msohtml1/01/clip_image012.jpg" shapes="_x0000_i1038" border="0" height="118" width="85" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;...’tidaklah mungkin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;mentari mendapatkan rembulan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;dan malampun tidak dapat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;mendahului siang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;dan masing-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;masing&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;(sabar)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;beredar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;pada garis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;e d a r n y a ...’&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;(QS. 36 : 40)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1039" type="#_x0000_t75" style="'width:63.75pt;height:88.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\wilson\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image011.jpg" title="K7"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/wilson/AppData/Local/Temp/msohtml1/01/clip_image012.jpg" shapes="_x0000_i1039" border="0" height="118" width="85" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;“ sungguh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;setiap kesusahan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;terdapat kelapangan ”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1040" type="#_x0000_t75" style="'width:63.75pt;height:88.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\wilson\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image011.jpg" title="K7"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/wilson/AppData/Local/Temp/msohtml1/01/clip_image012.jpg" shapes="_x0000_i1040" border="0" height="118" width="85" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;Pengalaman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;adalah guru yang &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="SV"&gt;banyak diam dan kitalah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;yang terlalu banyak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;B I C A R A&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: 150%;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1041" type="#_x0000_t75" style="'width:63.75pt;height:88.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\wilson\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image011.jpg" title="K7"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/wilson/AppData/Local/Temp/msohtml1/01/clip_image012.jpg" shapes="_x0000_i1041" border="0" height="118" width="85" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;...” haruslah kamu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;berteman karena&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;teman itu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;adalah alat media&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;di dunia dan akhirat”...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1042" type="#_x0000_t75" style="'width:63.75pt;height:88.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\wilson\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image011.jpg" title="K7"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/wilson/AppData/Local/Temp/msohtml1/01/clip_image012.jpg" shapes="_x0000_i1042" border="0" height="118" width="85" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;Seribu khayalan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;tidaklah sama dengan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;satu surat yang kau kirimkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;k-e-p-a-d-a-n-y-a&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1030" type="#_x0000_t75" style="'width:63.75pt;height:88.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\wilson\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image011.jpg" title="K7"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/wilson/AppData/Local/Temp/msohtml1/01/clip_image012.jpg" shapes="_x0000_i1030" border="0" height="118" width="85" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="EN-US"&gt;WHAT IS MORAL TODAY&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="EN-US"&gt;MUST BE&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="EN-US"&gt;MORAL&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="EN-US"&gt;TOMORROW&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;color:blue;"   lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1031" type="#_x0000_t75" style="'width:63.75pt;height:88.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\wilson\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image011.jpg" title="K7"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/wilson/AppData/Local/Temp/msohtml1/01/clip_image012.jpg" shapes="_x0000_i1031" border="0" height="118" width="85" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="FI"&gt;merangkai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="FI"&gt;menebar nuansa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="FI"&gt;dalam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="FI"&gt;kenangan masa&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="PT-BR"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1032" type="#_x0000_t75" style="'width:63.75pt;height:88.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\wilson\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image011.jpg" title="K7"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/wilson/AppData/Local/Temp/msohtml1/01/clip_image012.jpg" shapes="_x0000_i1032" border="0" height="118" width="85" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;sesungguhnya dunia ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;adalah samudera yang dalam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;telah banyak manusia yang tenggelam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;maka jadikanlah kapalmu di dunia ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;takwa kepada Allah, muatannya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;iman dan layar/mesinnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;tawakkal, maka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;engkau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;selamat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;(al-hukama)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="FI" &gt;Tafakkur Penulis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1033" type="#_x0000_t75" style="'width:109.5pt;height:28.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\wilson\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image013.png" title="A025"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/wilson/AppData/Local/Temp/msohtml1/01/clip_image014.gif" shapes="_x0000_i1033" border="0" height="38" width="146" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Al-hamdulillah, tulisan ini dapat diselesaikan, dalam rangka membagi pengalaman, ketika penulis berada di Kota Singa Damaskus Republik Arab Suriah. Disebut ”kota singa” sebab pada waktu itu presidennya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hafidz el-Asad yang berarti ’tukang pelihara singa’&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Banyak sekali surat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang penulis terima dari teman-teman di tanah air, khususnya teman-teman dekat (soheb).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Surat yang berisi tentang berbagai gejolak dan dinamika remaja tatkala penulis dan teman-teman berada di SLTA pada waktu itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Hanya tinggal memilah dan sedikit memberi warna sehingga menjadi sebuah cerita unik yang sudah tentu menarik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Nostalgia yang hilang, memberikan gambaran ilustrasi kehidupan, bukan hanya dalam pembelajaran tapi juga dalam interaksi pergaulan sehari-hari plus nilai komunikatif kepada Sang Khaliq, tempat mengadu segala hamba.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Diharapkan tulisan seperti ini memberikan motivasi kepada pembaca dalam mengitari makna dan hakikat kehidupan duniawi yang fana menuju kehidupan yang baqa dalam ”processing clean” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;memaknai proses kehidupan ini dan hidup sebuah perjuangan yang mesti diperjuangkan !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Semoga bermanfaat, amin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;Batam,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Oktober 2007 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;span style=""&gt;                                                &lt;/span&gt;Syawal&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;1428&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;Penulis,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;Effendy Asmawi Alhajj&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;DAFTAR&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ISI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;span style=""&gt;                                                            &lt;/span&gt;Halaman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1034" type="#_x0000_t75" style="'width:84.75pt;height:126.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\wilson\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image009.png" title="A006"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/wilson/AppData/Local/Temp/msohtml1/01/clip_image015.gif" shapes="_x0000_i1034" border="0" height="169" width="113" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="PT-BR" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Surat Pertama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;NOSTALGIA YANG HILANG&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Surat Pertama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;NOSTALGIA YANG HILANG&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Teriring doa keselamatan dan kesehatan padamu, juga kesuksesan sehingga kamu selalu lebih lincah dalam setiap menatap wawasan dan masa depan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Informasi dan ketajaman wawasanmu kuharapkan, juga doamu, semoga kita semua selalu sehat dn sukses, aamiin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Rinduku padamu selalu membayang, terbayang sikapmu, terbayang tabiatmu, terbayang humormu dan kepandaianmu dalam interaksi pergaulan, sehingga kepergianmu ke luar negeri, semua teman-teman kita membicarakanmu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Sehingga kami bak malam tanpa bintang, tanpa badai dan juga sobat air sungai mahakam tenang setenang kepergianmu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Kalau boleh aku meminjam istilahmu ”menunggu badai yang memang sudah pasti berlalu, adalah suratan”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Tapi kepergianmu adalah untuk menambah ilmu, membuka wawasan dalam meniti dan menatap masa depan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Tadi malam kami berkumpul di rumahmu, ibumu bercerita tentang tingkah lakumu waktu kecil yang ganjil, ketenanganmu yang stabil dan emosi yang menggebu-gebu, seolah-olah ingin menerkam suasana dalam dimensi perputaran masa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Kami semua teman-temanmu mengurut dada atas disiplin pribadi dan keuletanmu dalam belajar bahasa asing (Arab dan Inggris).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Sehingga kata ibumu, malampun kamu sering mengigau bercerita panjang dalam bahasa asing yang sudah tentu ibumu dan juga keluargamu yang lain tak mengerti, membuat kami galak tertawa dan akupun langsung teringat padamu pada waktu kita diskusi tempo hari tentang apalah arti sebuah nama, apalah arti sebuah makna dan apalah arti tatakrama bahasa ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Kamu diam, seolah-olah tak tahu-menahu dengan topik yang kami bahas. Banyak pendapat teman-teman yang lucu, lugu dan juga tak mengerti apa yang tersirat di balik tersurat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Setelah kami berdebat sampai kepada bertengkar, berbeda persuasi dalam menerjemahkan makna yang berarti.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Kamu nyeletuk, kalau berdiskusi jangan ngalur-ngidul, ikuti jalan pemikiran permasalahan, batasi ruang lingkup dan berusaha mendapatkan satu persepsi yang mendekati persamaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Itulah diskusi, bukan berdebat memperbesar perselisihan, tapi carilah titik persamaan pendekatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Kami yang bertengkar, tersipu malu, temanku yang ngotot jadi lembut dan kamu juga pasti ingat si Dyah yang urat lehernya membesar pada waktu itu menangis tersedu, tersipu malu sebab dialah yang memancing suasana menjadi neraka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;                                                        &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Di situlah aku dan teman-teman, baru menyadari, kamu memang pantas menjadi Ketua OSIS.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Sifat tenang, wawasan konstruktif dan teguh terhadap pendirian serta mau mendengar pendapat dan saran juga memilah halal dan haram.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Aku mencari teman seperti ini, sekarang langka, aku banyak berkenalan dengan kawan yang lain ;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;Ada yang berlagak seperti kiyai,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;padahal menjadi dukun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;berlagak pandai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;padahal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;pandir&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;berlagak kaya &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;padahal dhuafa, berlagak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;dewasa padahal cengeng tatkala&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;berhadapan dengan problema&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;menganggap diri suci&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;padahal hati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;berdebu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;menjadi pejuang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;mencampuradukkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;antara hak dn bathil juga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;mencampur antara halal dan haram.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;Benar katamu, manusia berilmu pengetahuan tanpa iman akan melahirkan fir’aun kecongkakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;Sekarang aku jumpai sobat, kau pasti ingat, kalau aku sebut namanya, tapi kukira lebih baik ”of the record” biarlah kupendam dalam lumpur yang dalam sebagai pengalaman dalam meniti kehidupan, biar tidak terjadi terhadap diriku dan juga kawan-kawan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;Begini ceritanya ;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;Setelah kita sama-sama tempo hari menyelesaikan pendidikan SLTA di kota Samarinda, aku meneruskan pendidikan diploma, kawan kita itupun sama, aku dan dia mengikuti test pegawai negeri dan alhamdulillah sukses, maka terjadilah lagu lama yang sering kau ucapkan ”learning by doing” yakni belajar sambil bekerja.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;Tapi sobat, memang itulah keangkuhan, membakar semua kebaikan, hingga pada suatu hari ia berkirim surat kepada ibunya di kampung, lengkap dengan nomor induk pegawainya plus bahasa ilmiahnya, seolah-olah lupa bahasa daerahnya, sehingga teman-temanku menganggap dia sudah bocor ringan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;Ditambah lagi sobat, dia sudah lupa dengan kita, dia tidak mau berteman lagi, dia tidak mau mudik kampung lagi, sehingga ibunya pernah menangis tersedu kepadaku, melihat tingkah polah anaknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;Pengalamanku yang menyedihkan, aku berpapasan dengannya tak ada bertegur sapa dan ia memalingkan mukanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;Perasaan sedih, kupendam ke dalam lumpur sungai Mahakam bersama beriaknya air sungai pertanda dangkalnya nuansa kehidupan ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;Kemudian aku teringat ucapanmu, penyejuk kemarahanku, sabar kawan bukankah kita hidup ini belajar untuk menjadi sabar, sesabarnya mentari menunggu berakhirnya malam untuk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;muncul ke permukaan dan rembulan sabar menunggu giliran malam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;Tuhan sudah menggariskan ;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="NO-BOK" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;”tidaklah mungkin mentari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;mendapatkan rembulan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;dan malampun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;tidak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;dapat mendahului&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;siang. Masing-masing (sabar)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;beredar pada garis edarnya”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;(QS.36 : 40)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Langsung kuberwudhu’ kubuka al-Qur’an, kubaca berulang tentang ayat yang kautunjukkan itu, aku sedih, sesedih rembulan yang tidak bisa mendahului siang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Dan kini sobat, dunia seolah berputar, nyanyian lamamu sudah berbalik, sehingga kalau kita lihat pelajar hari ini sudah berubah 180 derajat, belajar bukan untuk mencari ilmu tapi asal mendapat buku (ijazah).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Kemajuan iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) memang kita akui, tapi dampak iptek tersebut terhadap masyarakat yang belum siap, akan bisa berubah fungsi lebih-lebih lagi terhadap pelajar, mungkin bisa berubah nilai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Sebagaimana terjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang dialami oleh kawan kita yang saya sebutkan di atas tadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Dulu kita mengaji mengisi waktu di malam hari, tapi kini malam digunakan untuk nonton tv, sampai habis acaranya malah mencari lagi siaran tv lain dengan lewat antena parabola, hingga berubah fungsi, malam menjadi siang dan siang menjadi malam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Dan kalau kita dulu, kau pasti ingat kawan-kawan kita pacaran paling banter lewat surat ini sudah di tingkat SMP, tapi kini anak-anak SD sudah berani bergandengan tangan, bercerita tentang masa depan, bercerita tentang gelapnya malam, bercerita tentang bunga rampai kehidupan, bercerita tentang hubungan suami istri, daki dan mandi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Maka aku terbayang, teman-teman kita sekelas tempo hari, banyak nostalgia yang kini bertukar, berbalik hilang – melayang, ditelan masa digilas zaman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Akhirulkalam sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Wassalam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t156" coordsize="21600,21600" spt="156" adj="2809,10800" path="m@25@0c@26@3@27@1@28@0m@21@4c@22@5@23@6@24@4e"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="val #0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @0 41 9"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @0 23 9"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @2"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 21600 0 #0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 21600 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 21600 0 @3"&gt;   &lt;v:f eqn="sum #1 0 10800"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 21600 0 #1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @8 2 3"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @8 4 3"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @8 2 1"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 21600 0 @9"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 21600 0 @10"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 21600 0 @11"&gt;   &lt;v:f eqn="prod #1 2 3"&gt;   &lt;v:f eqn="prod #1 4 3"&gt;   &lt;v:f eqn="prod #1 2 1"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 21600 0 @15"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 21600 0 @16"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 21600 0 @17"&gt;   &lt;v:f eqn="if @7 @14 0"&gt;   &lt;v:f eqn="if @7 @13 @15"&gt;   &lt;v:f eqn="if @7 @12 @16"&gt;   &lt;v:f eqn="if @7 21600 @17"&gt;   &lt;v:f eqn="if @7 0 @20"&gt;   &lt;v:f eqn="if @7 @9 @19"&gt;   &lt;v:f eqn="if @7 @10 @18"&gt;   &lt;v:f eqn="if @7 @11 21600"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @24 0 @21"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @4 0 @0"&gt;   &lt;v:f eqn="max @21 @25"&gt;   &lt;v:f eqn="min @24 @28"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @0 2 1"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 21600 0 @33"&gt;   &lt;v:f eqn="mid @26 @27"&gt;   &lt;v:f eqn="mid @24 @28"&gt;   &lt;v:f eqn="mid @22 @23"&gt;   &lt;v:f eqn="mid @21 @25"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path textpathok="t" connecttype="custom" connectlocs="@35,@0;@38,10800;@37,@4;@36,10800" connectangles="270,180,90,0"&gt;  &lt;v:textpath on="t" fitshape="t" xscale="t"&gt;  &lt;v:handles&gt;   &lt;v:h position="topLeft,#0" yrange="0,4459"&gt;   &lt;v:h position="#1,bottomRight" xrange="8640,12960"&gt;  &lt;/v:handles&gt;  &lt;o:lock ext="edit" text="t" shapetype="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1028" type="#_x0000_t156" style="'width:195pt;" fillcolor="#99f"&gt;  &lt;v:fill color2="#099" focus="100%" type="gradient"&gt;  &lt;v:shadow on="t" color="silver" opacity="52429f" offset="3pt,3pt"&gt;  &lt;v:textpath style="'font-family:" trim="t" fitpath="t" xscale="f" string="MENITI PELANGI KEHIDUPAN&amp;#13;&amp;#10;b e r a r t i&amp;#13;&amp;#10;MENYIBAK WARNI PENGALAMAN"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/wilson/AppData/Local/Temp/msohtml1/01/clip_image016.gif" alt="MENITI PELANGI KEHIDUPAN b e r a r t i MENYIBAK WARNI PENGALAMAN" shapes="_x0000_i1028" border="0" height="98" width="265" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;demi masa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;manusia rugi sepanjang masa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;kecuali mereka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;beriman dan mengerjakan amal saleh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;terbiasa, nasehat menyapa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;sesama dalam &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;kebenaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;dan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;kesabaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;(QS. 103 : 1-3)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" style="'width:84.75pt;height:126.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\wilson\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image009.png" title="A006"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/wilson/AppData/Local/Temp/msohtml1/01/clip_image015.gif" shapes="_x0000_i1043" border="0" height="169" width="113" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;surat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kedua&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;HIDUP PERLU ADA SANDIWARA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;surat kedua&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;HIDUP PERLU ADA SANDIWARA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;-------------------------------------&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Bagaimana suasana luar negeri yang serba menggiurkan, bagaimana suasana pembelajaran dan bagaimana suasana pergantian musim ? Serta bagaimana canda-ria dan nuansa pergaulan di sana ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Ingin aku mendengarkan ceritamu sekaligus analisismu terhadap tatanan masyarakat dan budaya bangsanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Dua hari yang lalu kuterima suratmu, perasaanku senang bercampur bangga, sebab merupakan surat yang pertama kali kuterima darimu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Sentuhan penamu sekaligus tatanan kalimatnya, membuat aku terbelalak, kau menggunakan bahasa daerah yang kental, kukira kau pasti menggunakan bahasa keseharianmu di sana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Ceritamu padat, cukup puas aku dengan argumentasimu, banyak hal-hal baru yang menjadikanku sedikit menambah perbendaharaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Kubaca berulang kali suratmu, kusimpan dalam dekapan pengetahuan, sebagai motivasi mengitari arti, hakikat kehidupan ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Benar apa yang kau katakan, hidup ini adalah rangkaian yang menjadikan pengalaman dan pengalaman adalah guru yang banyak diam dan kitalah yang terlalu banyak bicara, sehingga menjadikan kita lupa, selupa embun pagi yang pernah jatuh di daun keladi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Kau pasti ingat jalan Kusuma Bangsa Samarinda, tempat kompleks pendidikan kita tempo hari, kalau dulu kita sekelas diisi dengan dua kesebelasan yakni 11 putra dan 11 putri, kini sudah membludak, tingkatan yang sama sudah diisi menjadi 11 kelas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Kau pasti heran atau mungkin juga tak percaya, tapi itulah kenyataan. Dulu kita pernah mendapat cemoohan, sekolah yang ketinggalan, kamu pasti ingat waktu kita mengikuti acara cerdas cermat di sport hall Segiri, sebelum kita bertanding, kita sudah dipastikan oleh panitia tidak bekal diperhitungkan, sebab lawan-lawan kita sekolah yang tangguh dan favorit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Dengan nadamu yang sabar, kau berucap kepada panitia tersebut dengan suara berat ”kami inikan hanya sekedar pelengkap”, aku masih ingat betapa sinisnya panitia terhadap kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Tapi waktu itu tampil, kau langsung mengambil alih jurubicara dariku, padahal pada waktu itu kau hanya sebagai pendamping, sehingga guru pendamping kita memberikan isyarat tangan padamu pertanda kurang setuju.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Tapi dengan kelembutan sifatmu, akhirnya beliau setuju. Dan pada waktu itulah kau babat semua soal tanpa memberikan kesempatan kapada lawan pada waktu soal rebutan, sehingga menjadikan kita juara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Dan setelah juara kau marah padaku karena aku kurang sabar atas perbuatan panitia terhadap kita, aku mencoba membalasnya. Tapi kau sobat malah menyalami panitia dengan segala hormatnya dan kau berucap terima kasih atas motivasinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Salah seorang panitia dan guru pendamping kita menyekat air mata atas sikap dan perbuatanmu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Maka mulailah sekolah kita dikenal sekaligus diperhitungkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Dari kejadian itu, sekolah kita heboh, seluruh Guru dan Kepala Sekolah serta Guru BP-nya tidak percaya, tapi itulah kenyataan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Aku langsung teringat dengan anekdotmu November 84, waktu kau bercerita tentang apel malam Minggu (wakuncar), kau mengunjungi pacarmu dengan pakaian sedikit compang (badut) sekaligus mukamu sedikit dicoreng, sehingga pacarmu dan orangtuanya tidak mengenalimu dan bahkan mengusirmu. Tapi kau ngotot, bahwa kau adalah pacarnya, mereka membanting pintu dan sekali lagi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;mengusirmu, lalu kau pergi berlari sambil tertawa lebar, membawa malu – sandiwara berlalu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Aha, dua jam kemudian kau datang lagi, tapi tidak seperti yang pertama tadi, kau datang sebagai kau sendiri, kau dipersilakan dan keluarga pacarmu bercerita, baru saja tadi lebih kurang dua jam yang lalu mengusir orang yang menyerupaimu dan mengaku-ngaku pacarmu sebagai pacarnya, jelas ibu marah dan ibu usir dia, kata ibu pacarmu dengan nada garang. Tapi kau menjawab pelan ”hidup perlu ada sandiwara”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Seminggu kemudian di harian pagi MenuntunG (koran pagi di daerah Kaltim) kau menulis cerpen sudut kiri halaman 5 dengan judul besar ; ” HIDUP PERLU ADA SANDIWARA ”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Cerpen yang cukup menarik, menyingkap tabir, menyimpai mimpi, berpadu antara khayal dan realita kalau orang membaca, pasti tertawa sekaligus pilu, sabar, harap, cemas, cerdas sekaligus jenaka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Dengan nama samaran kau tulis namamu, sehingga orang bertanya siapa penulis cerpen yang baru di daerah ini yang bisa menggugah perasaan semua pembaca, bahkan koran MenuntunG laris hari itu bukan kepalang dan dicari sampai ke dasar Mahakam, menyusuri Teluk Selili dan terus mengalir ke Muara Jawa Kutai Lama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Di akhir cerpenmu kau menulis, mimpi suatu yang indah dan fantastis, mengusik&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kekhusyuk an tidur menjelma suatu khayalan, berperan dan bagaimanakah mewujudkan mimpi itu dalam kenyataan ? Jawabmu pelan ”bangun”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Di samping itu juga aku teringat tentang kau yang manksir cewek bangsawan keturunan Indo. Kata kau matanya yang biru, memberikan seberkas tantangan dan hidung yang mancung mendatangkan problema serta kulitnya yang mulus memberikan khayalan. Dalam benakku mengapa kau naksir ? jawabmu pelan ”sandiwara”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Lalu kau mencoret kertas berwarna jingga, berdoa dan tawakkal kepada-Nya, aku salut padamu sobat ada satu kebiasaanmu yang tidak bisa aku tiru, yakni sebelum mengerjakan sesuatu kau berdoa begitu khusyuknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Kebetulan anak itu bersekolah di sekolah kita, ia baru masuk sedangkan engkau sudah berada di penghujung kelas terakhir yang sudah tentu untuk menyiram bunga yang sedang mekar tidak semudah menyiram keladi di pagi hari, walaupun hanya dengan embun pagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Kertas berwarna jingga yang kau titipkan, sedikitpun tidak mendapat respon malah kau mendapat hinaan, tapi kau tetap bertahan, seteguh benteng tembok tugu makam pahlawan Kusuma Bangsa Samarinda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Pada hari Senin setelah upacara, kau dipanggil ke kantor, kami semua disuruh berkumpul di Aula Serba Guna, jantungku berdetak kuat, sebab aku tahu cewek Indo yang kau taksir itu mungkin membuat perhitungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Kita semua tahu sebab kalau orang kaya plus bangsawan jangankan darah orang, lautan, daratan dan angkasawan kalau perlu ia beli.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Lebih-lebih aku pucat, kulihat orang tua cewek Indo itu bersama bapak Kepala Sekolah dan Majelis Guru lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Aku mencarimu sobat, tapi tak tampak, aku pergi brlari ke masjid di kompleks sekolah kita, benar aku melihatmu sedang sujud khusyuk dengan berlinang air mata.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Kau ucapkan tasbih pujian, Tuhan Maha Rahman- Tuhan Maha Rahman, itulah kata yang dapat kudengar darimu. Akhirnya kau kupeluk dan dalam hatiku apabila kau diusir dari sekolah, akupun dan teman-temanmu sekelas siap untuk berhenti.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;Kau bmbing aku berjalan menuju aula, kemudian kau masuk dan duduk bagian paling depan bersama-samaku. Wajahmu tegar, senyumanmu memberikan sinar, mukamu masih basah bekas air wudhu’ yang belum kering.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Tapi kulihat cewek Indo itu laksana setan, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;benci, jelek itulah umpatanku dalam hatiku waktu itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Namun apa yang terjadi rupanya kau hari itu beruntung, menerima hadiah yang cukup lumayan plus piagam penghargaan atas prestasi karanganmu di koran MenuntunG tempo hari dan barulah aku tahu orang tua cewek Indo itu adalah pimpinan koran tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Dari isak tangisku, berubah menjadi tepuk tangan dan setelah Kepala Sekolah membuka acara, kemudian dilanjutkan sambutan pimpinan koran tersebut tentang prestasi sobat dan ia memperkenalkan anaknya yang Indo itu, sekaligus untuk diajari menulis dan berorganisasi yang baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;”pucuk dicinta ulam tiba”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Barulah aku mengerti kau bersujud rupanya cita-citamu terkabul. Belum pernah seumur hidupku orang yang cita-citanya terkabul sujud begitu khusyuknya kepada Tuhan yang sering aku saksikan adalah apabila orang-orang mengalami kegagalan, ia begitu dekat dengan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Tuhan sedangkan apabila ia sukses, pesta bermegah-megahan dan kadang-kadang sampai mabuk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Dengan langkah tegar kita tinggalkan aula lalu kita bercerita tentang gadis Indo pujaanmu dan aku lebih tidak mengerti lagi kau tidak mau menjadikan ia pacarmu, tapi cukup sebagai persahabatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Padahal ia mulai hari itu surat cintanya bertumpuk di mejamu dan ia sungguh jatuh cinta padamu tapi jawabmu pelan ”sandiwara”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Dari kejadian-kejadian itu, betul-betul memberikan kenangan selama hidupku dan mudah-mudahan muncul lagi kejadian-kejadian baru yang sudah tentu aku tunggu jawabanmu, suratmu, anekdotmu dan juga oleh-olehmu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Wassalam, sobatku !&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" style="'width:84.75pt;height:126.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\Users\wilson\AppData\Local\Temp\msohtml1\01\clip_image009.png" title="A006"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/wilson/AppData/Local/Temp/msohtml1/01/clip_image015.gif" shapes="_x0000_i1044" border="0" height="169" width="113" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;surat ketiga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;SAUJANA SENJA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;DI RIBATHUL-KHAIL&lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;surat ketiga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Saujana Senja di Ribathul-Khail&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;------------------------------------&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Masih ingatkah kau, waktu kita mandi di tepi sungai Mahakam waktu itu ikan pesut menyamburkan air ke tepi dan kau menggigil ketakutan dan teman-teman kita yang lain berlari ketakutan mereka ramai bercerita tentang kejadian ikan pesut itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Menurut legenda daerah Kutai kata teman kita dari Melak bercerita bahwa, pesut itu dulu adalah seperti kita, ia dua bersaudara laki dn perempuan yang sedang menyaksikan Pekan Erau di Kutai Lama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Puncak acara erau tersebut diadakanlah perlombaan memakan bubur yang lagi panas. Dua orang bersaudara tersebut tertarik dengan hadiah yang akan di dapat maka mereka langsung menjadi peserta perlombaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Dengan motivasi dan semangat yang tinggi mereka langsung melahap semua bubur yang ada sampai kepada bubur yang belum lagi masak di kawah yang lagi mengepul asapnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="SV" &gt;----- NOSTALGIA YANG HILANG&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;-----&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;span style=""&gt;                                                       &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Akhirnya mereka kepanasan, berlari ke tepi sungai dn menyelam kemudian muncul menjadi ikan pesut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Oleh sebab itu kata teman kita tadi, pesut selalu menyamburkan air dari mulutnya yang asalnya kepanasan hingga sekarang pesut masih menyamburkan air sebagaimana yang kita saksikan tadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Sekarang ikan pesut itu sudah jarang kelihatan di sungai Mahakam hanya sekali-sekali saja, sebagai pertanda bahwa ikan itu sudah langka. Dan kitapun sekarang tidak takut lagi dengan ikan yang sebenarnya penuh bersahabat dengan manusia dan pandai menirukan apa saja yang kita ajarkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Sobat,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  lang="FI" &gt;Kepunahan ikan tersebut sebagaimana hilangnya pelangi yang sering membentang di muara Kutai Lama k
